Kamis, 04 Jun 2026 23:51 WIB

SMA/SMK Negeri di Jatim Diisukan Bakal Berbayar, Kadindik: Info dari Siapa?

SMK-SMA
SMK-SMA

selalu.id – Beredar isu mengenai adanya biaya tambahan di sejumlah SMA/SMK negeri di Jawa Timur, padahal pemerintah provinsi mengklaim program pendidikan gratis. Temuan investigasi selalu.id menunjukkan adanya pos-pos biaya dalam Rencana Kebutuhan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dan Rancangan Analisis Kebutuhan Pembiayaan Pendidikan (RAKPP) beberapa sekolah. 

Dokumen tersebut mencantumkan sejumlah biaya yang dibebankan kepada siswa. Data menunjukkan orang tua siswa menanggung biaya tambahan hingga Rp 300.000 per bulan per anak, di luar bantuan operasional sekolah (BOS) dan bantuan operasional pendidikan daerah (BOPDA).

Perbandingan anggaran antara perguruan tinggi dan SMA/SMK juga menjadi sorotan.  Anggaran Rp 3,5 miliar di perguruan tinggi dapat menampung 300-400 mahasiswa, sedangkan di beberapa SMA/SMK di Jawa Timur, anggaran yang hampir sama hanya untuk 170 siswa. Kondisi ini terjadi di tengah peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur yang berada di posisi 15 nasional.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Pawai, melalui pesan WhatsApp menyatakan tidak ada istilah Sistem Pembiayaan Pendidikan (SPP) dan menegaskan tidak ada konsep berbayar dalam pendidikan di Jawa Timur. 

Aries juga meminta konfirmasi lebih lanjut mengenai sumber informasi tersebut. "Info dari siapa? Dan tidak ada istilah SPP. Tidak ada konsep berbayar," jawab singkat Kadindik Jatim tersebut via chatt WhatsApp.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadapi tantangan dalam pemerataan pembangunan dan akses pendidikan.  Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pendidikan menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan IPM di Jawa Timur.

Baca Juga: Kompetisi Panjat Tebing di YPPI II, Wadah Cari Bibit Atlet Muda Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.