Jumat, 05 Jun 2026 03:49 WIB

Dugaan Korupsi Revitalisasi Pabrik Gula Assembagoes, Kantor PTPN XI Digeledah

Penggeledaha  Kantor PTPN XI
Penggeledaha Kantor PTPN XI

selalu.id  –  Tim penyidik Korps Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mabes Polri menggeledah kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI di Jalan Merak, Surabaya, Rabu (12/3/2025). Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi dan modernisasi Pabrik Gula Assembagoes di Situbondo, Jawa Timur.

Penggeledahan berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga sore hari.  Sejumlah petugas terlihat membawa beberapa boks kontainer berisi dokumen dari gedung kantor PTPN XI.  Seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penggeledahan tersebut, namun ia mengaku tidak mengetahui secara detail apa yang dilakukan oleh tim penyidik.

Sebelumnya, pada Selasa (11/3/2025), tim penyidik juga menggeledah kantor PT MI di Jalan Kedung Cowek, Surabaya. PT MI merupakan bagian dari konsorsium KSO Wika-Barata-Multinas, kontraktor utama proyek revitalisasi Pabrik Gula Assembagoes.

Penyidik Tipikor Mabes Polri, Rahmad, membenarkan penggeledahan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait proyek yang telah memasuki tahap penyidikan.  "Kami mengamankan sekitar 109 item dokumen dalam empat boks kontainer," ujar Rahmad. 

Dokumen-dokumen tersebut akan menjadi bukti penting dalam proses penyidikan. Proyek revitalisasi Pabrik Gula Assembagoes yang berlangsung sejak 2016 hingga 2022 ini menelan biaya fantastis.  Proyek yang merupakan program strategis BUMN ini mendapatkan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 650 miliar dan pinjaman lebih dari Rp 462 miliar, dengan total nilai kontrak mencapai Rp 716,6 miliar.

Namun, proyek tersebut gagal mencapai target utama, seperti kapasitas giling, kualitas produk, dan produksi listrik untuk ekspor.  Salah satu penyebab kegagalan diduga karena kontraktor utama tidak melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam teknologi gula.  PTPN XI akhirnya memutus kontrak dengan KSO Wika-Barata-Multinas setelah pembayaran mencapai 99,3 persen dari nilai kontrak.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman kasus dan belum menetapkan tersangka.  Penggeledahan di kantor PTPN XI dan PT MI menjadi langkah penting dalam mengungkap dugaan korupsi yang merugikan negara dalam proyek revitalisasi Pabrik Gula Assembagoes ini. 

Baca Juga: Kritik Keras Warga Jatim untuk Gubernur Khofifah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.