Minggu, 08 Feb 2026 19:51 WIB

Momen Ramadan, Kanwil DJP Jatim I Ajak Jaga Keimanan dan Profesionalisme Kerja

Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P sebagai pemateri.
Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P sebagai pemateri.

selalu.id - Dalam rangka meningkatkan ketaqwaan di bulan suci Ramadan, Kanwil DJP Jatim I mengajak seluruh Pegawai dan masyarakat mengikuti kajian spesial Ramadhan 1446 Hijriyah.  Mengusung tema Penguatan Iman Untuk Meningkatkan Integritas dan Profesionalisme Dalam Bekerja”, Kanwil DJP Jatim I secara khusus menghadirkan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P sebagai pemateri.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Sigit Danang Joyo, menyampaikan bahwa, kajian ini merupakan bagian dari upaya pembinaan spiritual bagi pegawai, guna memperkuat nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang keuangan negara.

Kami berharap, melalui kajian ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh pegawai bahwa bekerja bukan hanya soal pencapaian target, tetapi juga tanggung jawab moral dan integritas yang harus dijaga,” ucap Sigit usai kajian spesial Ramadhan 1446 H pada Senin, (10/03/25) di Masjid Salahuddin Kanwil DJP Jatim I Surabaya.

Menurut Sigit, dengan iman yang kuat, semua orang dapat bekerja lebih baik, lebih jujur dan lebih professional. Oleh karena itu, kajian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai DJP untuk terus mengedepankan prinsip kejujuran dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.

“Sehingga, semua karyawan dapat berkontribusi lebih baik dalam mengoptimalkan penerimaan negara demi kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan kajian tersebut, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD menjelaskan bahwa, ramadhan adalah bulan penuh cahaya. Dimana, setiap doa adalah harapan dan setiap ibadah adalah kebahagiaan. Oleh karena itu, pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan kegiatan positif.

“Salah satunya, seperti kegiatan kajian Ramadhan yang diadakan oleh Kanwil DJP Jatim I. Agar, seluruh masyarakat khususnya pegawai internal bisa menjalankan tugas dengan baik dan tidak melanggar aturan agama maupun Negara,” tandas Prof. Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2008 – 2013 ini juga menegaskan bahwa, pentingnya menguatkan iman agar bisa meningkatkan integritas dan profesionalime dalam bekerja. Sehingga, tidak ada lagi pimpinan maupun karyawan yang melanggar aturan.

“Bekerja keraslah demi keluarga dan Negara. Tapi ingatlah, kejujuran harus tetap dijunjung tinggi. Karena, sekali melangkah salah atau melanggar hukum, dampaknya sangat luar biasa, Tidak saja kena sanksi hukum Negara tapi juga sanksi sosial,” ungkap Prof. Mahfud MD.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ironi Mengakusisi Bumi Kita Sendiri, Sebuah Memoar Panjang "Merakyatkan" Hutan

Tulisan ini didedikan untuk Almarhum Rurid Rudianto, Ketua Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim yang berpulang pada 8 Februari 2026.

Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

Kebanyakan pelanggan pria meminta atau request panggangan sate daging setengah matang.

Sidak ke Pasar Wonokromo, Menteri LH: Adipura Surabaya Perlu Dikoreksi 

Hanif melanjutkan bahwa kawasan di sepanjang jalan protokol juga menunjukkan adanya tempat penimbunan sampah sementara yang tidak terkelola dengan baik.

Di Tengah Proses Hukum, KBS Nyatakan Perawatan Satwa Masih Prioritas Utama

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Nurika

Usai 14 Bulan Misi Perdamaian di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kembali ke Surabaya 

Selama bertugas di Laut Mediterania, kapal ini melaksanakan 33 kali operasi.

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.