Sabtu, 22 Agu 2026 15:10 WIB

Misteri Kematian Wanita Tanpa Busana di Sungai Jagir, Begini Kesaksian Sepupu

Sepupu wanita tenggelam di sungai Jagir
Sepupu wanita tenggelam di sungai Jagir

selalu.id  –  Kematian Ludia Ratnaningsih (43), yang ditemukan meninggal dunia tanpa busana di bantaran Sungai Jagir, Surabaya, masih diselimuti misteri.  Kesaksian Mustofa (60), sepupu korban, memberikan gambaran tentang aktivitas Ludia sebelum kematiannya.  Menurut Mustofa, Ludia sehari-hari berjualan koran dan air mineral di sekitar exit tol Gunungsari.

"Biasanya, suaminya mengantar Ludia ke lokasi jualan sekitar pukul 04.00 pagi.  Suaminya menyediakan koran, satu dus air mineral, dan kopi untuknya," ujar Mustofa kepada selalu.id saat dijumpai di Kamar Mayat RSUD dr. Soetomo Surabaya, Senin (10/3/2025) petang. 

Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya, Nomor 4 dan 5 Bikin Penasaran

Mustofa menambahkan bahwa Ludia selalu berjualan di lokasi tersebut dan tidak pernah mengalami masalah sebelumnya.  Aktivitas ini berjalan lancar setiap hari tanpa ada kejadian yang mencurigakan.

Namun, pada Sabtu, 8 Maret 2025,  sesuatu yang tidak biasa terjadi.  Taupan (43) selaku suami Ludia menunggu hingga pukul 18.00, namun Ludia tak kunjung kembali.  HP Ludia dalam keadaan mati.  Suami Ludia pun menghubungi Mustofa, melaporkan hilangnya istrinya.  Mustofa kemudian menghubungi kakak Ludia yang berprofesi sebagai polisi di Jember.

"Suaminya panik dan menghubungi saya, mengatakan istrinya hilang dan mungkin diculik," jelas Mustofa menirukan kata suaminya Ludia.

Mustofa juga menjelaskan bahwa saat ditemukan, dompet dan HP Ludia tidak ada di lokasi.  Hanya ada cincin dan pita rambut yang masih melekat di rambut korban yang membantu identifikasi.  "Suaminya mengenali Ludia dari cincin dan pita rambutnya," tambah Mustofa.

Baca Juga: Polisi Periksa 6 Saksi dalam Kasus Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya

Mustofa juga menjelaskan bahwa lokasi ditemukannya jenazah Ludia dekat dengan sebuah toilet umum di pinggir sungai.  "Toiletnya kurang terawat, dan sering digunakan oleh orang-orang yang lewat," katanya. 

Kemungkinan korban buang air di lokasi tersebut sebelum kejadian.  Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Jumat malam juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.

Polisi dari Polsek Wonokromo masih menyelidiki kasus ini.  Meskipun keluarga menolak autopsi,  polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kematian Ludia.

Baca Juga: Kesaksian Tetangga dan Sosok Pria di Balik Tewasnya Janda Jombang di Surabaya

Dugaan sementara adalah tenggelam,  namun berbagai kemungkinan lain masih dipertimbangkan, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana.  Misteri kematian Ludia Ratnaningsih masih menjadi teka-teki yang harus dipecahkan oleh pihak kepolisian.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.

Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Atas perbuatannya itu, terdakwa divonis 18 tahun penjara dan denda Rp2,5 miliar. Bila tak dibayar, akan diganti hukuman 310 hari.

Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Eri menegaskan, panti yang tidak memiliki izin tidak akan diberi toleransi. Jika ditemukan dalam pemeriksaan, operasionalnya akan langsung dihentikan.