Rabu, 17 Jun 2026 15:17 WIB

Misteri Kematian Wanita Tanpa Busana di Sungai Jagir, Begini Kesaksian Sepupu

Sepupu wanita tenggelam di sungai Jagir
Sepupu wanita tenggelam di sungai Jagir

selalu.id  –  Kematian Ludia Ratnaningsih (43), yang ditemukan meninggal dunia tanpa busana di bantaran Sungai Jagir, Surabaya, masih diselimuti misteri.  Kesaksian Mustofa (60), sepupu korban, memberikan gambaran tentang aktivitas Ludia sebelum kematiannya.  Menurut Mustofa, Ludia sehari-hari berjualan koran dan air mineral di sekitar exit tol Gunungsari.

"Biasanya, suaminya mengantar Ludia ke lokasi jualan sekitar pukul 04.00 pagi.  Suaminya menyediakan koran, satu dus air mineral, dan kopi untuknya," ujar Mustofa kepada selalu.id saat dijumpai di Kamar Mayat RSUD dr. Soetomo Surabaya, Senin (10/3/2025) petang. 

Baca Juga: Dua Bocah Tercebur Waduk di Mojokerto, 1 Selamat 1 Meninggal Dunia

Mustofa menambahkan bahwa Ludia selalu berjualan di lokasi tersebut dan tidak pernah mengalami masalah sebelumnya.  Aktivitas ini berjalan lancar setiap hari tanpa ada kejadian yang mencurigakan.

Namun, pada Sabtu, 8 Maret 2025,  sesuatu yang tidak biasa terjadi.  Taupan (43) selaku suami Ludia menunggu hingga pukul 18.00, namun Ludia tak kunjung kembali.  HP Ludia dalam keadaan mati.  Suami Ludia pun menghubungi Mustofa, melaporkan hilangnya istrinya.  Mustofa kemudian menghubungi kakak Ludia yang berprofesi sebagai polisi di Jember.

"Suaminya panik dan menghubungi saya, mengatakan istrinya hilang dan mungkin diculik," jelas Mustofa menirukan kata suaminya Ludia.

Mustofa juga menjelaskan bahwa saat ditemukan, dompet dan HP Ludia tidak ada di lokasi.  Hanya ada cincin dan pita rambut yang masih melekat di rambut korban yang membantu identifikasi.  "Suaminya mengenali Ludia dari cincin dan pita rambutnya," tambah Mustofa.

Baca Juga: Berusaha Menolong Teman, Enam Santri Tewas Tenggelam di Bekas Galian Bukit Jeddih

Mustofa juga menjelaskan bahwa lokasi ditemukannya jenazah Ludia dekat dengan sebuah toilet umum di pinggir sungai.  "Toiletnya kurang terawat, dan sering digunakan oleh orang-orang yang lewat," katanya. 

Kemungkinan korban buang air di lokasi tersebut sebelum kejadian.  Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Jumat malam juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.

Polisi dari Polsek Wonokromo masih menyelidiki kasus ini.  Meskipun keluarga menolak autopsi,  polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kematian Ludia.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Korban Kedua Tenggelam di Sungai Gunungsari Surabaya

Dugaan sementara adalah tenggelam,  namun berbagai kemungkinan lain masih dipertimbangkan, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana.  Misteri kematian Ludia Ratnaningsih masih menjadi teka-teki yang harus dipecahkan oleh pihak kepolisian.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Membahas Pekerjaan, Kesehatan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua dibahas lengkap.

Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan.

RLD Soroti Ancaman Penghapusan Konten Digital pada Independensi Kerja Jurnalistik

Menurut Fatchur, fenomena tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan preseden yang dapat mengganggu kemerdekaan pers.