Jumat, 04 Sep 2026 15:18 WIB

Pasar Ikan Hias Gunungsari jadi Primadona Ngabuburit di Surabaya

Pasar ikan hias Gunungsari
Pasar ikan hias Gunungsari

selalu.id  –  Di tengah ramainya aktivitas Ramadan, Pasar Ikan Hias Gunungsari di Surabaya tetap menjadi primadona bagi para pecinta ikan hias.  Pasar yang telah berdiri selama 15 tahun ini menawarkan beragam jenis ikan hias air tawar dan air laut, menjadikannya surga bagi kolektor dan penggemar ikan di Kota Pahlawan.

Keunikan Pasar Ikan Hias Gunungsari terletak pada keberagaman ikan yang dijual.  Mulai dari ikan guppy, arwana, cupang, koki, hingga ikan koi dengan berbagai warna, semuanya tersedia di sini.  Bahkan, ikan hias air laut pun turut meramaikan pasar ini.

Di bulan Ramadan, pasar ini mengalami peningkatan pengunjung yang signifikan.  Para pecinta ikan menjadikan Pasar Ikan Hias Gunungsari sebagai salah satu tempat ngabuburit favorit.  Hal ini berdampak positif bagi para pedagang, yang merasakan peningkatan omzet penjualan.

Widodo (45), salah satu pedagang di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penjualan ikannya meningkat drastis selama Ramadan.  "Biasanya, dalam sehari hanya laku 5-10 ekor ikan.  Namun, di bulan puasa ini, penjualan bisa mencapai 20 ekor atau lebih per hari," kata Widodo saat ditemui di Pasar Ikan Hias Gunungsari, Senin (10/3/2025).

Pasar Ikan Hias Gunungsari tidak hanya ramai dikunjungi pada sore hari menjelang berbuka puasa.  Sejak pagi hingga malam hari, pasar ini selalu ramai dipadati pengunjung.  Pada hari Rabu dan Sabtu, pasar ini bahkan mendapatkan pasokan ikan tambahan dari pedagang grosir di luar Surabaya, seperti Kediri, Banyuwangi, dan Tulungagung.

Suasana pasar sangat semarak.  Deretan plastik berisi ikan hias dengan berbagai ukuran dan warna menghiasi sepanjang jalan di kawasan pasar.  Para pedagang menawarkan ikan-ikan mereka dengan harga yang bervariasi, membuat pengunjung seakan dimanjakan dengan pilihan yang melimpah.

Keberadaan Pasar Ikan Hias Gunungsari tidak hanya menjadi tempat bagi para pecinta ikan untuk mendapatkan ikan hias kesayangan, tetapi juga menjadi bukti geliat ekonomi di tengah Ramadan. Juliana (25) salah satu pecinta ikan sekaligus pengunjung pasar ikan hias ini mengungkapkan, dirinya sangat menyukai tempat (pasar ikan hias) ini. 

"Pasar ini menjadi contoh bagaimana sebuah tempat usaha tradisional dapat beradaptasi dan berkembang di tengah perubahan zaman, sekaligus menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga Surabaya," ungkapnya.

Baca Juga: Pasar Ikan Gunungsari Surabaya Ramai di Bulan Ramadhan, Omzet Pedagang Naik Signifikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.