Minggu, 19 Jul 2026 19:41 WIB

DPRD Jatim Dorong Regulasi Tegas Atasi Maraknya Judi Online dan Pinjol Ilegal

Ilustrasi judi online
Ilustrasi judi online

selalu.id – Komisi A DPRD Jawa Timur mendesak pemerintah pusat untuk segera merampungkan regulasi yang lebih tegas dalam menangani maraknya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.  Ketua Komisi A, Dedi Irwansa, menyatakan keprihatinan atas dampak meluas dari kedua praktik ilegal tersebut yang telah menimbulkan masalah ekonomi, sosial, dan keamanan di Jawa Timur.

"Kami di DPRD Jatim sangat memperhatikan perkembangan ini.  Dampak judol dan pinjol ilegal sudah sangat terasa, dan regulasi yang kuat dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini secara efektif," tegas Dedi saat dikonfirmasi, Senin (10/3/2025).

Dedi menjelaskan bahwa meskipun regulasi nasional masih dalam proses finalisasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak tinggal diam.  Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah berupaya melakukan penanggulangan, terutama melalui program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Namun, upaya di tingkat daerah akan lebih efektif jika didukung oleh payung hukum yang kuat dari pemerintah pusat," tambahnya. 

Sebagai langkah proaktif, DPRD Jatim saat ini tengah menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang fasilitasi penanggulangan judi online.  Raperda ini diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam memberantas judol di Jawa Timur.

Dedi menambahkan bahwa pemerintah pusat juga telah menyiapkan strategi penguatan literasi keuangan digital untuk masyarakat.  Langkah ini dinilai sangat penting mengingat maraknya judol dan pinjol ilegal seringkali menyasar masyarakat yang kurang memahami risiko finansial dan keamanan digital.

"Kominfo telah menyiapkan program penguatan literasi keuangan digital, dan kami sangat mendukungnya.  Edukasi yang memadai merupakan kunci utama untuk melindungi masyarakat dari modus-modus penipuan digital yang semakin canggih," jelasnya.

Dedi menekankan pentingnya literasi digital dan keuangan dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya di sektor keuangan.  Masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali dan menghindari jebakan judol dan pinjol ilegal.

"Ke depan, kita tidak bisa menghindari transaksi keuangan digital.  Oleh karena itu, literasi digital dan keuangan menjadi sangat penting agar masyarakat lebih cerdas dan waspada terhadap berbagai modus penipuan," ujarnya.

Dedi juga berharap agar OPD di lingkungan Pemprov Jatim lebih aktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi terkait literasi keuangan digital, serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan lembaga terkait lainnya untuk memberantas judol dan pinjol ilegal secara efektif.  "Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga terkait lainnya dalam mengatasi masalah ini," pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Judi Online Serang Anak-anak, Bahaya Menanti

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.