Minggu, 27 Sep 2026 08:08 WIB

Surabaya Darurat Lahan Makam! 13 TPU Hampir Penuh dan Sebagian Sudah Ditutup

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Mar 2025 18:32 WIB
Kondisi makam di TPU Ngagel Surabaya
Kondisi makam di TPU Ngagel Surabaya

selalu.id - Sebanyak 13 Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Surabaya hampir penuh dan tidak bisa menampung lagi. Hal ini perlu perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa beberapa TPU sudah mencapai kapasitas maksimal, seperti TPU Babat Jerawat dan TPU Ngagel Rejo. Meski demikian, opsi sistem tumpang masih dapat diterapkan untuk jenazah keluarga yang ingin dimakamkan di lokasi yang sama.

Baca Juga: Makam Keputih Surabaya Bakal Diterapkan Parkir Non-Tunai dan Sistem Gate Ber-CCTV

“Kalau di Babat Jerawat sudah penuh, tapi masih boleh tumpang, misalnya ada keluarga sebelumnya dimakamkan di sana, jenazah baru bisa ditumpangkan. Begitu juga di Ngagel Rejo, selama masih ada izin dari keluarga, bisa dilakukan sistem tumpang,” ujar Dedik, saat dihubungi selalu.id, Selasa (4/3/2025).

Selain Babat Jerawat dan Ngagel Rejo, warga juga bisa memilih TPU lain yang masih tersedia, seperti TPU Keputih yang memiliki lahan lebih luas.

“Untuk non-Muslim bisa ke Kembang Kuning atau Keputih, karena masih memungkinkan,” tambahnya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menyebut bahwa kondisi TPU yang hampir penuh membuat Pemkot harus segera mencari solusi. Saat ini, dua lokasi yang dikaji untuk pembukaan lahan baru adalah Waru Gunung dan Sumberejo.

“Di Sumberejo, dari total 44 hektare yang direncanakan, Pemkot sudah menguasai 40 hektare. Tapi masih ada 4 hektare yang harus dibebaskan agar bisa digunakan sepenuhnya,” ungkap Eri.

Sementara itu, kata dia, di Waru Gunung, dari total 80 hektare yang direncanakan, Pemkot baru membebaskan 10 hektare.

Baca Juga: Patroli Malam Satpol PP Surabaya Temukan WRSE di TPU Kembang Kuning

“Proses pembebasan lahan ini masih dalam kajian, tapi kami harapkan bisa rampung tahun depan,” jelasnya.

Selain dua lokasi tersebut, Pemkot juga mempertimbangkan opsi lain di Surabaya Barat. “Tadi pagi dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), kami membahas pembukaan lahan makam baru. Opsi di Surabaya Barat sedang dikaji, termasuk di Bulak Bandarejo yang merupakan aset Pemkot,” tambahnya.

Di TPU Keputih sendiri, Pemkot tidak hanya berencana menambah lahan, tetapi juga mengoptimalkan area yang sudah ada. Kepala UPTD Pemakaman DLH Surabaya, Khoirun Nisa, mengatakan bahwa beberapa area di Keputih masih belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami lebih fokus pada efektivitas lahan. Ada area yang masih tertutup rumput dan belum digunakan. Kami akan bersihkan agar bisa dimanfaatkan lebih baik,” katanya.

Baca Juga: Makam Penuh, BHS Desak Pemkot Surabaya Perluas Lahan Pemakaman

Selain itu, Pemkot juga mengusulkan pembebasan lahan di area tengah antara Makam Lama dan Makam Baru di Keputih.

“Kami sudah mengajukan sekitar 3.000 meter persegi ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BRKPP) agar dua area itu bisa terhubung. Namun, proses ini masih menunggu antrean prioritas,” tambah Khoirun.

Saat ini, Pemkot Surabaya mengelola 13 TPU, yaitu
1. TPU Keputih
2. TPU Babat Jerawat
3. TPU Kembang Kuning
4. TPU Putat Gede
5. TPU Simo Kwagean
6. TPU Kalianak
7. TPU Asemjajar
8. TPU Karang Tembok
9. TPU Wonokusumo Kidul
10. TPU Kapas Krampung
11. TPU Tembok Gede
12. TPU Ngagel Rejo
13. TPU Belanda Peneleh

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia

Kedekatan imam dengan masyarakat menjadikan pemimpin keagamaan memiliki posisi strategis untuk membangun dialog.

Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang

Ia juga mengingatkan BPD bukan lawan, melainkan mitra kerja kades.

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.

Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Penyidik telah memeriksa sekitar 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.