Jumat, 05 Jun 2026 08:21 WIB

Dispendik Saran Hentikan Sementara MBG selama Ramadan, Begini Tanggapan DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Feb 2025 17:21 WIB
Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i
Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i

selalu.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya menyarankan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama bulan Ramadan.

Hal ini mempertimbangkan mayoritas siswa yang menjalankan ibadah puasa. Tak hanya itu, juga menghemat anggaran efisiensi.

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait usulan ini.  Ia mengatakan masih perlu berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum mengambil keputusan.

“Maaf, saya koordinasi dulu dengan BGN,” ujarnya singkat, kepada selalu.id, Rabu (26/2/2025).

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, menegaskan bahwa jika program MBG tetap dijalankan di bulan Ramadan, maka harus ada penyesuaian.

Menurutnya, jangan sampai program ini justru bertentangan dengan semangat puasa siswa.

“Kalau sampai mendekati Ramadan belum ada perubahan atau pemberitahuan, kami tentu menyesalkan. Jangan sampai seperti mengajarkan anak untuk tidak puasa. Mestinya teknisnya disesuaikan saja,” kata Imam.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini koordinasi terkait MBG lebih banyak dilakukan langsung oleh BGN dengan sekolah, tanpa melibatkan Dinas Pendidikan secara aktif.

Bahkan, menurutnya, rapat koordinasi program ini sempat digelar di pos-pos militer sebelum akhirnya dilaporkan ke Dinas Pendidikan.

“Karena ini menyangkut anggaran besar, sebaiknya optimalisasi programnya benar-benar dipikirkan agar manfaatnya tetap maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut politisi NasDem itu menyebut dengan adanya usulan penghentian sementara MBG di bulan Ramadan, DPRD Surabaya meminta agar pemerintah segera memberikan kepastian mengenai teknis pelaksanaannya.

Opsi lain yang bisa dipertimbangkan adalah menggeser waktu pemberian makanan atau mengganti jenis makanan yang dibagikan agar tetap selaras dengan ibadah puasa siswa.

“Saya pikir pemerintah pusat terutama yang ngurusi tentang pembagian makanan misi yang lebih tahu. Mereka selama ini koordinasinya langsung dengan sekolah. Jadi Dinas Surabaya itu tidak pernah dilibatkan. Mereka langsung via Badan Gizi Nasional kemudian mengundang langsung menghubungi sekolah-sekolah tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga: SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk, Lebih Adil dan Transparan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.