Rabu, 28 Okt 2026 22:36 WIB

Pesilat Nasional Nilai Turnamen Tapak Suci SAC 2025 sebagai Ajang Scouting

Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama
Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama

selalu.id - Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama menilai gelaran Turnamen Tapak Suci tingkat nasional yang bertajuk Sport and Art Competition (SAC) 2025 di Surabaya, merupakan ajang sebagai pencarian talenta-talenta muda berbakat (scouting).

 

Baca Juga: Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

"Ini kegiatan keren apalagi pesertanya sampai 1.800, jadi bakat-bakat muda bisa terlihat dalam ajang SAC ini," ucap Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, di Surabaya, Jumat.

 

Peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja di nomor tanding putra kelas F itu, juga menilai dalam ajang SAC 2025, nantinya juga bisa muncul atlet-atlet berpotensi yang dapat membawa harum nama daerah hingga Indonesia.

 

"Ke depan, Insya Allah dengan adanya ajang SAC di Surabaya ini akan muncul atlet-atlet berprestasi dari Tapak Suci," ucap pria asal Kalimantan Timur itu.

 

Oleh karena itu, suami dari pesilat asal Jawa Timur Sarah Tria Monita tersebut memberikan pesan kepada seluruh peserta yang mengikuti ajang SAC 2025 itu agar selalu konsisten dalam berlatih dan jangan pernah menyerah untuk menjadi yang terbaik.

 

"Jangan mudah menyerah untuk meraih impian, terus berlatih dan yang paling penting terus berdoa kepada Allah SWT untuk bisa menjadi yang terbaik," ujarnya.

 

Baca Juga: Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Terlebih, lanjutnya, dalam mengikuti pertandingan pesilat-pesilat ajang SAC 2025 juga banyak didukung oleh orang tua.

 

"Tentunya orang tua mereka selalu berdoa yang terbaik, itu bentuk dukungannya kepada anak-anaknya untuk meraih prestasi tertinggi," tuturnya.

 

Tak hanya itu, dengan adanya dukungan dari semua pihak, Iqbal berharap juga bisa muncul pesilat-pesilat dari perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berprestasi, terutama dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

Baca Juga: Diduga Perkelahian Antar Pesilat di Surabaya, 18 Pemuda Diamankan

"Saya yakin dengan seringnya digelar turnamen serupa, seperti SAC ini, Tapak Suci akan tetap berjaya dan meraih medali emas terbanyak seperti saat PON XXI Aceh-Sumatera Utara kemarin," kata peraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2016 itu.

 

Turnamen Tapak Suci tingkat nasional yang bertajuk Sport and Art Competition 2025, merupakan program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 2 Surabaya melalui Cabang 73 Genteng TAPAK SUCI Surabaya.

 

Kegiatan tersebut, mempertandingkan dari empat golongan yakni Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), yang digelar di Maspion Square Surabaya dari 19 hingga 23 Februari 2025.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ormas Madas Blokade Jalur Pantura Probolinggo, Disebut Berseteru dengan Polisi

‎Ketua DPC Madas Kabupaten Probolinggo, Suhermanto mengatakan, pihaknya tidak akan membuka blokade sebelum anggotanya dikeluarkan.

Saat 150 Aktivis Muda Nganjuk Bersatu Merawat Api Sumpah Pemuda

AKBP Suria Miftah mengatakan bahwa mahasiswa memegang peranan vital dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.