Senin, 02 Feb 2026 03:56 WIB

Pesilat Nasional Nilai Turnamen Tapak Suci SAC 2025 sebagai Ajang Scouting

Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama
Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama

selalu.id - Pesilat Indonesia Iqbal Candra Pratama menilai gelaran Turnamen Tapak Suci tingkat nasional yang bertajuk Sport and Art Competition (SAC) 2025 di Surabaya, merupakan ajang sebagai pencarian talenta-talenta muda berbakat (scouting).

 

Baca Juga: Diduga Perkelahian Antar Pesilat di Surabaya, 18 Pemuda Diamankan

"Ini kegiatan keren apalagi pesertanya sampai 1.800, jadi bakat-bakat muda bisa terlihat dalam ajang SAC ini," ucap Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, di Surabaya, Jumat.

 

Peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja di nomor tanding putra kelas F itu, juga menilai dalam ajang SAC 2025, nantinya juga bisa muncul atlet-atlet berpotensi yang dapat membawa harum nama daerah hingga Indonesia.

 

"Ke depan, Insya Allah dengan adanya ajang SAC di Surabaya ini akan muncul atlet-atlet berprestasi dari Tapak Suci," ucap pria asal Kalimantan Timur itu.

 

Oleh karena itu, suami dari pesilat asal Jawa Timur Sarah Tria Monita tersebut memberikan pesan kepada seluruh peserta yang mengikuti ajang SAC 2025 itu agar selalu konsisten dalam berlatih dan jangan pernah menyerah untuk menjadi yang terbaik.

 

"Jangan mudah menyerah untuk meraih impian, terus berlatih dan yang paling penting terus berdoa kepada Allah SWT untuk bisa menjadi yang terbaik," ujarnya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Ingatkan Perguruan Silat Jaga Kondusifitas di Malam 1 Suro

Terlebih, lanjutnya, dalam mengikuti pertandingan pesilat-pesilat ajang SAC 2025 juga banyak didukung oleh orang tua.

 

"Tentunya orang tua mereka selalu berdoa yang terbaik, itu bentuk dukungannya kepada anak-anaknya untuk meraih prestasi tertinggi," tuturnya.

 

Tak hanya itu, dengan adanya dukungan dari semua pihak, Iqbal berharap juga bisa muncul pesilat-pesilat dari perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berprestasi, terutama dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

"Saya yakin dengan seringnya digelar turnamen serupa, seperti SAC ini, Tapak Suci akan tetap berjaya dan meraih medali emas terbanyak seperti saat PON XXI Aceh-Sumatera Utara kemarin," kata peraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2016 itu.

 

Turnamen Tapak Suci tingkat nasional yang bertajuk Sport and Art Competition 2025, merupakan program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 2 Surabaya melalui Cabang 73 Genteng TAPAK SUCI Surabaya.

 

Kegiatan tersebut, mempertandingkan dari empat golongan yakni Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), yang digelar di Maspion Square Surabaya dari 19 hingga 23 Februari 2025.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.