Selasa, 10 Feb 2026 12:21 WIB

Diduga Perkelahian Antar Pesilat di Surabaya, 18 Pemuda Diamankan

Pemuda yang diduga pesilat saat diamankan
Pemuda yang diduga pesilat saat diamankan

selalu.id - Satuan Samapta (Satsamapta) Polrestabes Surabaya mengamankan sebanyak 18 oknum yang diduga merupakan pesilat dari berbagai peguruan berbeda usai terlibat perkelahian di Jalan Kedungdoro, Kamis (15/1) sekitar pukul 00.30 WIB. Selain para tersangka, pihak kepolisian juga menyita 10 unit kendaraan bermotor, serta batu dan kayu yang diduga digunakan sebagai alat perkelahian.
 
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menjelaskan, kejadian pertama kali dilaporkan masyarakat melalui nomor darurat 110. Tim Jogoboyo 3 segera ditempatkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
 
"Ketika tiba di lokasi, tim kami langsung mengamankan belasan pemuda yang baru saja selesai terlibat bentrokan. Setelah dilakukan identifikasi awal, mereka diduga berasal dari beberapa peguruan silat yang berbeda," ujarnya, Jumat (16/1/2026).
 
Dari informasi yang diperoleh, perkelahian dimulai ketika sekelompok saksi sedang bersantai di area angkringan sepanjang Jalan Kedungdoro. Tak lama kemudian, mereka diserang oleh rombongan pemuda yang tidak dikenal dengan cara melempar kayu dan batu. Kejadian tersebut menimbulkan dua korban luka ringan, yaitu D (warga Asem Baru) dan AA (20 tahun, warga Nganjuk).
 
Para tersangka yang diamankan terdiri dari DP (24 tahun, Mayjen Sungkono), JA (18 tahun, Kedungdoro), RAM (15 tahun, Pandegiling), MAP (27 tahun, Kedung Baruk), AL (21 tahun, Sukolilo), MWF (16 tahun, Karanpoh), DWA (21 tahun, Sumberejo), MV (21 tahun, Pasuruan), FA (21 tahun, Gresik), AA (21 tahun, Sidosermo), AJI (20 tahun, Nganjuk), MAF (17 tahun, Lakarsantri), AA (24 tahun, Kedung Anyar), DA (18 tahun, Tandes), PA (18 tahun, Semampir), serta tiga orang lainnya yang belum dapat diidentifikasi secara lengkap saat berita ini dibuat.
 
"Kita telah menyerahkan seluruh tersangka beserta barang bukti yang diamankan ke Piket Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," tegas AKBP Erika.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.

Diam-diam Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo memberikan arahan langsung dari rapat yang berlangsung 3,5 jam.

Bupati Jember Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Menguatkan Ekonomi Berdaulat

HPN 2026 dinilai relevan dengan tantangan era digital yang menuntut jurnalisme adaptif tanpa meninggalkan nilai integritas dan profesionalisme.