Minggu, 18 Okt 2026 22:05 WIB

Armuji Pastikan Tak Ikut Retret, Eri Cahyadi Diinfokan Masih di Jakarta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Feb 2025 12:26 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

selalu.id - Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji saat ini menuruti intruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Megawati telah mengeluarkan mandat yang melarang seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP mengikuti retret kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Akademi Militer Magelang pada 21-28 Februari 2025.

Terkait hal itu, selalu.id pun mencoba menghubungi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Ia memastikan dirinya tidak ikut ke Magelang dan telah kembali ke Surabaya.

“Saya gak melok (tidak ikut ke Magelang, red). Saya sudah di Surabaya,” ujar Armuji saat dihubungi awak media, Jumat (21/2/2025).

Sementara itu, Armuji menyebut untuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi diketahui masih berada di Jakarta sejak pagi.

“Eri Cahyadi tadi pagi di Jakarta,” jelasnya.

Armuji juga menegaskan bahwa keputusannya untuk tetap berada di Surabaya mengikuti instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang melarang seluruh kepala daerah dan wakilnya dari PDIP menghadiri retreat tersebut.

“Kan sudah ada instruksi Ketua Umum yang jelas. Saya di Surabaya,” tegasnya.

Sebelumnya, larangan kepala daerah berasal dari PDIP dilarang ikut setelah penetapan  Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Harun Masiku.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025, yang telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Juru Bicara PDIP, Guntur Romli.

“Betul (surat instruksi Megawati),” ujar Guntur Romli, Kamis (20/2/2025).

Dalam surat tersebut, Megawati menegaskan bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP wajib menunda keberangkatan mereka ke Magelang. Bahkan, mereka yang sudah dalam perjalanan diminta untuk segera berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum.

“Mereka yang sudah dalam perjalanan juga diminta untuk segera berhenti dan menunggu arahan dari Ketua Umum,” bunyi instruksi tersebut.

Selain itu, Megawati juga meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap dalam komunikasi aktif dan siaga terhadap perintah darurat.

“Seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan harus tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” demikian bunyi poin kedua dalam instruksi tersebut.

Surat instruksi ini semakin mempertegas sikap PDIP terhadap penahanan Hasto Kristiyanto, yang mereka anggap sebagai bentuk kriminalisasi hukum.

“Mencermati dinamika politik nasional pada hari ini, Kamis 20 Februari 2025, khususnya terkait kriminalisasi hukum terhadap Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Bapak Hasto Kristiyanto, di KPK,” tulis Megawati dalam surat tersebut.

Baca Juga: Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.