Minggu, 25 Okt 2026 05:18 WIB

Khofifah Prioritaskan Program Ketahanan Pangan dan Rumah Murah

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung tancap gas setelah dilantik.  Rapat koordinasi (Rakor) bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim digelar di Kraton Majapahit Jakarta, Kamis (20/2). 

Dalam arahannya, Khofifah menekankan pentingnya mewujudkan Jawa Timur sebagai "Gerbang Baru Nusantara" dengan program-program prioritas yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu program yang menjadi fokus utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Khofifah meminta evaluasi menyeluruh terhadap program ini,  mengingat adanya laporan mengenai kendala akses dan biaya pendaftaran mitra program.  "Koordinasi yang lebih detail sangat diperlukan untuk memastikan program MBG berjalan efektif dan merata," tegasnya.

Program rumah murah juga menjadi prioritas.  Khofifah meminta jajarannya untuk mempersiapkan detail teknis,  termasuk luasan lahan, lokasi, dan skema pembiayaan,  untuk memastikan keberhasilan program ini.

Ketahanan pangan menjadi isu krusial lainnya.  Khofifah ingin Jawa Timur tidak hanya menjadi lumbung pangan, tetapi juga mencapai kedaulatan pangan.  Peningkatan produktivitas pertanian menjadi kunci,  dan Khofifah mendorong penggunaan teknologi pertanian modern seperti combine harvester untuk mengurangi kehilangan hasil panen hingga 9-11 persen.

"Dengan combine harvester, produktivitas padi kita bisa meningkat signifikan, mencapai hampir 11 juta ton per tahun," ujarnya. 

Untuk mendukung adopsi teknologi,  akses kredit dengan grace period bagi petani akan difasilitasi. Di sektor pendidikan, Khofifah meminta mitigasi terhadap dampak pelonggaran sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).  Ia menekankan pentingnya memastikan layanan publik tetap optimal.

Menjelang Ramadhan, Khofifah mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga sembako.  Semua OPD diminta berperan aktif dalam pengendalian harga.

Program Mudik Bareng Gratis, yang selalu dinantikan masyarakat,  juga akan dievaluasi ulang terkait anggaran dan potensi kerja sama dengan CSR BUMN, BUMD, dan swasta.

Terakhir, Khofifah mendorong penciptaan iklim investasi yang kondusif di Jawa Timur.  Ia berharap inovasi dan strategi yang tepat dapat menarik lebih banyak investor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita harus menangkap dan memaksimalkan semua peluang untuk mensejahterakan masyarakat Jatim dan mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara," pungkas Khofifah.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.