Selasa, 22 Sep 2026 11:03 WIB

Ugal-ugalan Bikin Geram, DPRD Surabaya Bakal Panggil Supir Bus Trans Semanggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Feb 2025 16:08 WIB
Bus Trans Semanggi ugal-ugalan
Bus Trans Semanggi ugal-ugalan

selalu.id – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael, geram setelah menyaksikan langsung aksi ugal-ugalan bus Trans Semanggi di rute Unesa – ITS, Kamis (20/2/2025).

Ia menilai tindakan sopir bus tersebut sangat membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

“Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan. Bus ini seenaknya saja di jalan, melanggar aturan lalu lintas, dan berisiko mencelakakan orang lain,” ujar Josiah Michael, yang juga Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya.

Insiden bermula saat bus Trans Semanggi berhenti di halte Jl. Adityawarman, tepat di depan Park & Ride. Tanpa menyalakan lampu sein, bus tiba-tiba menyelonong ke lajur kanan. Begitu lampu hijau menyala, bus kembali memotong ke kiri, memepet kendaraan lain.

Tak hanya itu, di perempatan Kutai – Diponegoro, bus tersebut nekat menerobos lampu merah dari lajur kiri yang seharusnya hanya untuk belok. Melihat tindakan berbahaya itu, Josiah langsung mengejar dan menegur sopir bus. Namun, si sopir berdalih bahwa lampu sudah hijau.

“Ini bukan sekadar soal lampu lalu lintas. Cara berkendara seperti ini yang bikin celaka! Kalau terus dibiarkan, bisa memakan korban,” tegas Josiah.

Menurut Josiah, masalah ini bukan sekadar kesalahan individu, melainkan juga tanggung jawab operator yang mengelola layanan bus Trans Semanggi.

“Kalau cuma satu atau dua sopir yang seperti ini, mungkin bisa disebut oknum. Tapi kalau banyak laporan, berarti operatornya memang tidak becus,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa bus Trans Semanggi dan Bus Suroboyo menggunakan skema buy the service, di mana pengemudi tidak perlu mengejar setoran seperti angkutan konvensional. Seharusnya, tidak ada alasan bagi sopir untuk ugal-ugalan di jalan.

DPRD Surabaya pun memastikan akan memanggil operator bus minggu depan untuk evaluasi menyeluruh. Josiah menegaskan bahwa kejadian fatal seperti kecelakaan di Terminal Joyoboyo beberapa waktu lalu tidak boleh terulang.

“Kami akan panggil operatornya. Kalau memang tidak bisa membina pengemudi dengan baik, jangan salahkan kalau nanti kami minta untuk diganti!” pungkasnya.

Baca Juga: FDTS Sebut Suroboyo Bus Hanya Gimmick, Ini Alasannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.

Heboh! Ada Lubang Hitam Muncul di Google Maps, Berikut Faktanya

Banyak warganet hingga penganut teori konspirasi menduga area itu disensor sengaja bahkan ada yang menyakini wilayah itu adalah pangkalan militer super rahasia.

Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Dikebut

Wabup Mimik mengingatkan pelaku usaha industri agar tidak membuang limbah langsung ke saluran air agar tidak mencemari sungai.

RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Banggar meminta Pemprov menggenjot pendapatan melalui digitalisasi dan optimalisasi aset, serta mengantisipasi penurunan BBNKB akibat kendaraan listrik.