Selasa, 20 Okt 2026 22:58 WIB

FDTS Sebut Suroboyo Bus Hanya Gimmick, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jan 2023 11:43 WIB
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Forum Diskusi Transportasi Surabaya (FDTS) menyebut bahwa Transportasi publik di Surabaya masih belum menyediakan sarana dan prasarana yang baik dan memadai.

FDTS pun sempat berdiskusi dengan para pegiat transportasi publik yang digelar oleh lembaga kajian Urbaning Center for Urban Studies bertajuk Transportasi Publik Berkelanjutan. Diskusi itu juga bersama Dishub, DPRD Surabaya, Akademis, maupun para komunitas, pada Sabtu (28/1/2023) lalu.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Dari diskusi tersebut, anggota FDTS Iwan Iwe mengatakan, Pemerintah Kota ingin mengajak masyarakat untuk berpindah ke transportasi massal, tetapi persiapannya tidak matang. Apalagi, masyarakat disuruh mengakses serba digital jika naik transportasi publik.

Menurutnya, apabila ingin mengajak masyarakat berpindah ke transportasi publik. Seharusnya, bisa memudahkan mengakses. Ia menilai masyarakat sebagian tidak tahu dengan digital, sehingga tidak minat berpindah ke transportasi umum.

"Karena bagi yang ndak aware (peduli) digital ndak bisa, akhirnya ndak jadi naik. Suroboyo bus itu cuma ingin gimmick untuk habitat,"kata Iwan Iwe, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Iwan iwe menjelaskan, transportasi publik yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yakni bus Trans Jatim itu juga memudahkan masyarakat. Sebab, penumpang boleh membayar aplikasi atau dengan tunai.

"Trans jatim itu jelas menghubungkan Surabaya Sidoarjo atau Surabaya Sidoarjo ke Gresik. Bahkan, tahun ini ke Mojokerto dan lain-lain. Jadi boleh bayar aplikasi atau bisa bayar tunai,"jelasnya.

Harusnya persiapan Pemerintah Kota Surabaya untuk transportasi publik harus mengejar kemudahan akses terlebih dulu. Kemudian, perbanyak rute.

"Aku dari Graha Pena kesini ke (Gunung Anyar Surabaya) perlu 2 jam padahal harusnya 1 jam. butuhnya naik Suroboyo bus dan Trans Jatim. Kalau kesini ganti 3 kali. Surabaya lebih lama daripada aku dari Surabaya ke Sidoarjo,"jelasnya.

"Itu yang sering kita keluhkan. Masyarakat gak liat siapa yang operasikan. Taunya di Surabaya sudah ada layanan transportasi yang baik. Apalagi masyarakat datang bingung antara Trans Semanggi Surabaya dan Suroboyo Bus karena mirip,"lanjutnya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Terkait puluhan Feeder yang akan di launching Pemkot Surabaya di bulan Februari 2023 nanti, Iwan Iwe mengaku pesimis dengan adanya feeder agar orang berpindah dengan transportasi publik.

"Pesimis aku. orang-orang yang ndak bisa aplikasi bisanya tunai gimana?. Setahun ini coba tunai nanti didik, tahun depan atau gimana lah yang penting masyarakat bisa menikmati dengan mudah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.