Kamis, 04 Jun 2026 05:58 WIB

FDTS Sebut Suroboyo Bus Hanya Gimmick, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jan 2023 11:43 WIB
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Forum Diskusi Transportasi Surabaya (FDTS) menyebut bahwa Transportasi publik di Surabaya masih belum menyediakan sarana dan prasarana yang baik dan memadai.

FDTS pun sempat berdiskusi dengan para pegiat transportasi publik yang digelar oleh lembaga kajian Urbaning Center for Urban Studies bertajuk Transportasi Publik Berkelanjutan. Diskusi itu juga bersama Dishub, DPRD Surabaya, Akademis, maupun para komunitas, pada Sabtu (28/1/2023) lalu.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dari diskusi tersebut, anggota FDTS Iwan Iwe mengatakan, Pemerintah Kota ingin mengajak masyarakat untuk berpindah ke transportasi massal, tetapi persiapannya tidak matang. Apalagi, masyarakat disuruh mengakses serba digital jika naik transportasi publik.

Menurutnya, apabila ingin mengajak masyarakat berpindah ke transportasi publik. Seharusnya, bisa memudahkan mengakses. Ia menilai masyarakat sebagian tidak tahu dengan digital, sehingga tidak minat berpindah ke transportasi umum.

"Karena bagi yang ndak aware (peduli) digital ndak bisa, akhirnya ndak jadi naik. Suroboyo bus itu cuma ingin gimmick untuk habitat,"kata Iwan Iwe, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Iwan iwe menjelaskan, transportasi publik yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yakni bus Trans Jatim itu juga memudahkan masyarakat. Sebab, penumpang boleh membayar aplikasi atau dengan tunai.

"Trans jatim itu jelas menghubungkan Surabaya Sidoarjo atau Surabaya Sidoarjo ke Gresik. Bahkan, tahun ini ke Mojokerto dan lain-lain. Jadi boleh bayar aplikasi atau bisa bayar tunai,"jelasnya.

Harusnya persiapan Pemerintah Kota Surabaya untuk transportasi publik harus mengejar kemudahan akses terlebih dulu. Kemudian, perbanyak rute.

"Aku dari Graha Pena kesini ke (Gunung Anyar Surabaya) perlu 2 jam padahal harusnya 1 jam. butuhnya naik Suroboyo bus dan Trans Jatim. Kalau kesini ganti 3 kali. Surabaya lebih lama daripada aku dari Surabaya ke Sidoarjo,"jelasnya.

"Itu yang sering kita keluhkan. Masyarakat gak liat siapa yang operasikan. Taunya di Surabaya sudah ada layanan transportasi yang baik. Apalagi masyarakat datang bingung antara Trans Semanggi Surabaya dan Suroboyo Bus karena mirip,"lanjutnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Terkait puluhan Feeder yang akan di launching Pemkot Surabaya di bulan Februari 2023 nanti, Iwan Iwe mengaku pesimis dengan adanya feeder agar orang berpindah dengan transportasi publik.

"Pesimis aku. orang-orang yang ndak bisa aplikasi bisanya tunai gimana?. Setahun ini coba tunai nanti didik, tahun depan atau gimana lah yang penting masyarakat bisa menikmati dengan mudah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.