Selasa, 21 Jul 2026 16:15 WIB

FDTS Sebut Suroboyo Bus Hanya Gimmick, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jan 2023 11:43 WIB
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya
Suroboyo bus di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Forum Diskusi Transportasi Surabaya (FDTS) menyebut bahwa Transportasi publik di Surabaya masih belum menyediakan sarana dan prasarana yang baik dan memadai.

FDTS pun sempat berdiskusi dengan para pegiat transportasi publik yang digelar oleh lembaga kajian Urbaning Center for Urban Studies bertajuk Transportasi Publik Berkelanjutan. Diskusi itu juga bersama Dishub, DPRD Surabaya, Akademis, maupun para komunitas, pada Sabtu (28/1/2023) lalu.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dari diskusi tersebut, anggota FDTS Iwan Iwe mengatakan, Pemerintah Kota ingin mengajak masyarakat untuk berpindah ke transportasi massal, tetapi persiapannya tidak matang. Apalagi, masyarakat disuruh mengakses serba digital jika naik transportasi publik.

Menurutnya, apabila ingin mengajak masyarakat berpindah ke transportasi publik. Seharusnya, bisa memudahkan mengakses. Ia menilai masyarakat sebagian tidak tahu dengan digital, sehingga tidak minat berpindah ke transportasi umum.

"Karena bagi yang ndak aware (peduli) digital ndak bisa, akhirnya ndak jadi naik. Suroboyo bus itu cuma ingin gimmick untuk habitat,"kata Iwan Iwe, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Iwan iwe menjelaskan, transportasi publik yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yakni bus Trans Jatim itu juga memudahkan masyarakat. Sebab, penumpang boleh membayar aplikasi atau dengan tunai.

"Trans jatim itu jelas menghubungkan Surabaya Sidoarjo atau Surabaya Sidoarjo ke Gresik. Bahkan, tahun ini ke Mojokerto dan lain-lain. Jadi boleh bayar aplikasi atau bisa bayar tunai,"jelasnya.

Harusnya persiapan Pemerintah Kota Surabaya untuk transportasi publik harus mengejar kemudahan akses terlebih dulu. Kemudian, perbanyak rute.

"Aku dari Graha Pena kesini ke (Gunung Anyar Surabaya) perlu 2 jam padahal harusnya 1 jam. butuhnya naik Suroboyo bus dan Trans Jatim. Kalau kesini ganti 3 kali. Surabaya lebih lama daripada aku dari Surabaya ke Sidoarjo,"jelasnya.

"Itu yang sering kita keluhkan. Masyarakat gak liat siapa yang operasikan. Taunya di Surabaya sudah ada layanan transportasi yang baik. Apalagi masyarakat datang bingung antara Trans Semanggi Surabaya dan Suroboyo Bus karena mirip,"lanjutnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Terkait puluhan Feeder yang akan di launching Pemkot Surabaya di bulan Februari 2023 nanti, Iwan Iwe mengaku pesimis dengan adanya feeder agar orang berpindah dengan transportasi publik.

"Pesimis aku. orang-orang yang ndak bisa aplikasi bisanya tunai gimana?. Setahun ini coba tunai nanti didik, tahun depan atau gimana lah yang penting masyarakat bisa menikmati dengan mudah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.