Rabu, 22 Jul 2026 18:01 WIB

ASN Pemkot Surabaya WFA, DPRD Surabaya Khawatirkan Pelayanan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Feb 2025 11:54 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo

selalu.id – DPRD Surabaya menegaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Efisiensi yang diterapkan Pemkot Surabaya diharapkan tetap mampu menjaga kinerja ASN, terutama mereka yang berada di garda terdepan pelayanan publik.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, mengingatkan agar kebijakan WFA tidak menjadi alasan menurunnya pelayanan kepada warga.

“Jangan sampai ASN yang bertugas melayani masyarakat justru menurun kualitas maupun kuantitas pelayanannya karena WFA,” ujar Cahyo, Selasa (18/2/2025).

Politisi PKS ini menegaskan bahwa meskipun ASN diperbolehkan WFA, mereka tetap harus menjalankan tugasnya secara optimal.

“WFA boleh, bekerja dari mana saja boleh, tapi pelayanan kepada warga Surabaya tidak boleh berkurang,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa kebijakan WFA telah disiapkan dengan baik, sehingga ASN tetap bisa bekerja maksimal meski tidak selalu di kantor.

“Sejak dulu kita sudah coba di Balai RW, dan itu berjalan. Maka nanti dengan dukungan aturan dari pusat, aplikasi untuk memantau kinerja harian ASN juga sudah siap,” ujar Eri.

Ia menjelaskan bahwa penerapan WFA juga mendukung efisiensi, termasuk penghematan listrik, alat tulis kantor (ATK), dan biaya operasional lainnya.

“Di tahun 2024, kita sudah mulai ini, jadi sekarang tinggal kita gas lagi,” tambahnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.