Rabu, 21 Okt 2026 07:13 WIB

Bentrok Demonstran-Polisi, Water Cannon Dikerahkan di Depan Gedung DPRD Jatim

Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur
Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur

selalu.id – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Timur pada Senin (17/2/2025) berakhir ricuh.  Bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian tak terhindarkan setelah demonstrasi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi kerusuhan. Aparat kepolisian terpaksa menggunakan water cannon untuk membubarkan massa yang menolak membubarkan diri.

Kericuhan bermula ketika demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi anarkis. Mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasinya dengan tertib, mulai melempari petugas dengan batu dan botol. Hal ini membuat aparat kepolisian yang berjaga kewalahan dan berusaha membubarkan massa dengan water cannon.

Namun, upaya tersebut justru memicu reaksi keras dari mahasiswa. Mereka berusaha melawan balik dengan lemparan batu dan botol yang lebih intensif, membuat situasi semakin memanas dan tidak kondusif. Bentrokan antara kedua belah pihak pun tak terelakkan. Petugas keamanan berupaya mengamankan situasi dan membubarkan massa dengan tegas, namun mahasiswa tetap bertahan dan melawan.

Hingga saat ini, jumlah korban luka akibat bentrokan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.  Rumah Sakit terdekat dilaporkan telah menerima sejumlah korban luka-luka yang sebagian besar merupakan mahasiswa peserta demonstrasi.  Kondisi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama kericuhan ini.  Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa ketegangan meningkat setelah aparat kepolisian berusaha membubarkan massa dengan water cannon.  Mahasiswa yang merasa tindakan tersebut berlebihan kemudian melakukan perlawanan. Adapun oknum diduga pelaku provokasi tengah diamankan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian dan jumlah korban yang dihasilkan dari bentrokan tersebut.

Baca Juga: Sidang Korupsi Hibah Pokir Jatim, JPU KPK Bakal Panggil Sekda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.