Sabtu, 06 Jun 2026 07:57 WIB

Bentrok Demonstran-Polisi, Water Cannon Dikerahkan di Depan Gedung DPRD Jatim

Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur
Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur

selalu.id – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Timur pada Senin (17/2/2025) berakhir ricuh.  Bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian tak terhindarkan setelah demonstrasi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi kerusuhan. Aparat kepolisian terpaksa menggunakan water cannon untuk membubarkan massa yang menolak membubarkan diri.

Kericuhan bermula ketika demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi anarkis. Mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasinya dengan tertib, mulai melempari petugas dengan batu dan botol. Hal ini membuat aparat kepolisian yang berjaga kewalahan dan berusaha membubarkan massa dengan water cannon.

Namun, upaya tersebut justru memicu reaksi keras dari mahasiswa. Mereka berusaha melawan balik dengan lemparan batu dan botol yang lebih intensif, membuat situasi semakin memanas dan tidak kondusif. Bentrokan antara kedua belah pihak pun tak terelakkan. Petugas keamanan berupaya mengamankan situasi dan membubarkan massa dengan tegas, namun mahasiswa tetap bertahan dan melawan.

Hingga saat ini, jumlah korban luka akibat bentrokan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.  Rumah Sakit terdekat dilaporkan telah menerima sejumlah korban luka-luka yang sebagian besar merupakan mahasiswa peserta demonstrasi.  Kondisi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama kericuhan ini.  Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa ketegangan meningkat setelah aparat kepolisian berusaha membubarkan massa dengan water cannon.  Mahasiswa yang merasa tindakan tersebut berlebihan kemudian melakukan perlawanan. Adapun oknum diduga pelaku provokasi tengah diamankan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian dan jumlah korban yang dihasilkan dari bentrokan tersebut.

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.