Senin, 02 Feb 2026 06:57 WIB

Bentrok Demonstran-Polisi, Water Cannon Dikerahkan di Depan Gedung DPRD Jatim

Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur
Kericuhan dmonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur

selalu.id – Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Timur pada Senin (17/2/2025) berakhir ricuh.  Bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian tak terhindarkan setelah demonstrasi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi kerusuhan. Aparat kepolisian terpaksa menggunakan water cannon untuk membubarkan massa yang menolak membubarkan diri.

Kericuhan bermula ketika demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi anarkis. Mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasinya dengan tertib, mulai melempari petugas dengan batu dan botol. Hal ini membuat aparat kepolisian yang berjaga kewalahan dan berusaha membubarkan massa dengan water cannon.

Namun, upaya tersebut justru memicu reaksi keras dari mahasiswa. Mereka berusaha melawan balik dengan lemparan batu dan botol yang lebih intensif, membuat situasi semakin memanas dan tidak kondusif. Bentrokan antara kedua belah pihak pun tak terelakkan. Petugas keamanan berupaya mengamankan situasi dan membubarkan massa dengan tegas, namun mahasiswa tetap bertahan dan melawan.

Hingga saat ini, jumlah korban luka akibat bentrokan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.  Rumah Sakit terdekat dilaporkan telah menerima sejumlah korban luka-luka yang sebagian besar merupakan mahasiswa peserta demonstrasi.  Kondisi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama kericuhan ini.  Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa ketegangan meningkat setelah aparat kepolisian berusaha membubarkan massa dengan water cannon.  Mahasiswa yang merasa tindakan tersebut berlebihan kemudian melakukan perlawanan. Adapun oknum diduga pelaku provokasi tengah diamankan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian dan jumlah korban yang dihasilkan dari bentrokan tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Istri Siri Kusnadi dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim: Dapat Rumah hingga Mobil Mewah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.