Rabu, 21 Okt 2026 07:13 WIB

Terima 10 Tuntutan Demonstran, DPRD Jatim Dorong Dialog dengan Pemerintah Pusat

Demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur
Demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur

selalu.id – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi,  mengungkapkan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara telah menyampaikan sepuluh tuntutan terkait kebijakan efisiensi pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.  Tuntutan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari peninjauan ulang efisiensi beasiswa pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), hingga peningkatan kesejahteraan dosen melalui penyesuaian tunjangan kinerja.  Evaluasi ulang program Makan Bergizi Gratis juga menjadi bagian dari tuntutan tersebut.

Benardi menjelaskan bahwa mayoritas poin tuntutan tersebut sebenarnya diarahkan kepada pemerintah pusat.  Meskipun demikian, DPRD Jatim tetap merespon secara serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa.  "Ketua DPRD Jatim telah menandatangani surat penerimaan tuntutan tersebut, dan humas DPRD Jatim akan mempublikasikannya di media sosial serta mengirimkan surat resmi kepada DPR RI," ujar Benardi.  Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan tuntutan mahasiswa tersebut sampai ke telinga pemerintah pusat dan mendapatkan perhatian yang layak.

Anggota DPRD Jatim ini juga meluruskan kesalahpahaman terkait efisiensi anggaran.  Beredar kabar bahwa beberapa lembaga superbody seperti KPK, TNI-Polri, dan Kemenhan, terbebas dari efisiensi anggaran.  "Itu tidak benar," tegas Bernardi.  Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi terbaru, Polri sendiri mengalami pemotongan anggaran sebesar 20,5 triliun rupiah, sementara TNI dan Kemenhan mengalami pemotongan sekitar 26 triliun rupiah.  DPR RI pun turut terkena dampak efisiensi anggaran.  "Semua Kementerian dan Lembaga terkena dampak efisiensi,"  tegasnya.

Benardi menekankan bahwa langkah efisiensi ini diperlukan mengingat beban utang negara yang sangat besar.  "Tahun ini saja, kita harus membayar utang (negara) sebesar 800 triliun rupiah," ujarnya.  Jumlah yang fantastis ini mengharuskan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah efisiensi dan penghematan anggaran secara menyeluruh.

Terkait metode penyampaian aspirasi, Bernardi menjelaskan bahwa DPRD Jatim membuka ruang komunikasi dan dialog dengan mahasiswa.  Meskipun gedung DPRD memiliki keterbatasan ruang,  pihaknya siap menerima perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi.  "Jika mahasiswa ingin berdialog, silakan.  Kami siap menampung aspirasi dan memperjuangkannya,"  ungkapnya.  Ia juga menambahkan bahwa  DPRD Jatim siap memfasilitasi komunikasi melalui berbagai media, termasuk media sosial, untuk memastikan aspirasi mahasiswa tersampaikan dengan efektif.

Lebih lanjut, Benardi menegaskan bahwa semua tuntutan mahasiswa akan ditampung dan diperjuangkan.  DPRD Jatim akan meneruskan surat resmi kepada DPR RI,  sekaligus mendorong koordinasi dan komunikasi yang intensif antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi.  Komitmen ini menunjukkan keseriusan DPRD Jatim dalam merespon aspirasi mahasiswa dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Baca Juga: Sidang Korupsi Hibah Pokir Jatim, JPU KPK Bakal Panggil Sekda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.