Sabtu, 05 Sep 2026 23:50 WIB

Terima 10 Tuntutan Demonstran, DPRD Jatim Dorong Dialog dengan Pemerintah Pusat

Demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur
Demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" di depan Gedung DPRD Jawa Timur

selalu.id – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi,  mengungkapkan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara telah menyampaikan sepuluh tuntutan terkait kebijakan efisiensi pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.  Tuntutan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari peninjauan ulang efisiensi beasiswa pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), hingga peningkatan kesejahteraan dosen melalui penyesuaian tunjangan kinerja.  Evaluasi ulang program Makan Bergizi Gratis juga menjadi bagian dari tuntutan tersebut.

Benardi menjelaskan bahwa mayoritas poin tuntutan tersebut sebenarnya diarahkan kepada pemerintah pusat.  Meskipun demikian, DPRD Jatim tetap merespon secara serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa.  "Ketua DPRD Jatim telah menandatangani surat penerimaan tuntutan tersebut, dan humas DPRD Jatim akan mempublikasikannya di media sosial serta mengirimkan surat resmi kepada DPR RI," ujar Benardi.  Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan tuntutan mahasiswa tersebut sampai ke telinga pemerintah pusat dan mendapatkan perhatian yang layak.

Anggota DPRD Jatim ini juga meluruskan kesalahpahaman terkait efisiensi anggaran.  Beredar kabar bahwa beberapa lembaga superbody seperti KPK, TNI-Polri, dan Kemenhan, terbebas dari efisiensi anggaran.  "Itu tidak benar," tegas Bernardi.  Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi terbaru, Polri sendiri mengalami pemotongan anggaran sebesar 20,5 triliun rupiah, sementara TNI dan Kemenhan mengalami pemotongan sekitar 26 triliun rupiah.  DPR RI pun turut terkena dampak efisiensi anggaran.  "Semua Kementerian dan Lembaga terkena dampak efisiensi,"  tegasnya.

Benardi menekankan bahwa langkah efisiensi ini diperlukan mengingat beban utang negara yang sangat besar.  "Tahun ini saja, kita harus membayar utang (negara) sebesar 800 triliun rupiah," ujarnya.  Jumlah yang fantastis ini mengharuskan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah efisiensi dan penghematan anggaran secara menyeluruh.

Terkait metode penyampaian aspirasi, Bernardi menjelaskan bahwa DPRD Jatim membuka ruang komunikasi dan dialog dengan mahasiswa.  Meskipun gedung DPRD memiliki keterbatasan ruang,  pihaknya siap menerima perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi.  "Jika mahasiswa ingin berdialog, silakan.  Kami siap menampung aspirasi dan memperjuangkannya,"  ungkapnya.  Ia juga menambahkan bahwa  DPRD Jatim siap memfasilitasi komunikasi melalui berbagai media, termasuk media sosial, untuk memastikan aspirasi mahasiswa tersampaikan dengan efektif.

Lebih lanjut, Benardi menegaskan bahwa semua tuntutan mahasiswa akan ditampung dan diperjuangkan.  DPRD Jatim akan meneruskan surat resmi kepada DPR RI,  sekaligus mendorong koordinasi dan komunikasi yang intensif antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi.  Komitmen ini menunjukkan keseriusan DPRD Jatim dalam merespon aspirasi mahasiswa dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.