Selasa, 09 Jun 2026 02:46 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Jadikan Non ASN Tak Lolos PPPK Pekerja Paruh Waktu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Feb 2025 13:13 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat tak membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gegabah dalam mengambil kebijakan agar tidak menambah pengangguran.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pihaknya tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga kontrak atau Non-Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebagai solusinya, tenaga kontrak administrasi yang tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh akan dialihkan menjadi PPPK paruh waktu. Sementara yang lolos akan menjadi pegawai PPPK penuh.

“Saya pastikan tidak ada PHK bagi tenaga Non-ASN di Pemkot Surabaya. Mereka yang bekerja sebagai tenaga kontrak administrasi tetap kami akomodasi dalam skema PPPK, baik paruh waktu maupun penuh,” ujar Eri Cahyadi, Senin (16/2/2025).

Orang nomor satu di Surabaya itu menyebut langkah yang dia ambil agar agar kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tidak berdampak pada kesejahteraan tenaga Non-ASN. 

Menurut Eri, pendekatan ini berbeda dengan daerah lain yang melakukan PHK terhadap tenaga kontrak akibat efisiensi. Ia menegaskan bahwa di Surabaya, tenaga Non-ASN tetap memiliki pekerjaan selama mereka menjalankan tugas sesuai aturan.

“Kalau di daerah lain banyak yang di-PHK, kalau di Surabaya ikut memutus tenaga kontrak, angka pengangguran pasti meningkat. Jadi saya pastikan tidak ada PHK, kecuali ada yang melanggar aturan atau tidak masuk kerja,” tegasnya.

Selain tenaga administrasi, tenaga kerja lapangan seperti petugas penyapuan dan pengerukan saluran juga tetap dipertahankan dengan skema kontrak jasa. Eri menegaskan bahwa skema ini sudah berlaku sejak lama dan tetap akan berjalan meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran.

“Satgas penyapuan dan pengerukan saluran itu bukan pegawai administrasi, melainkan tenaga berbasis jasa. Skema ini tetap kita jalankan di Surabaya,” pungkasnya.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kasus tersebut saat ini masih diproses aparat penegak hukum, termasuk penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat dalam perekrutan pekerja.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.