Jumat, 04 Sep 2026 18:30 WIB

Pencurian Motor di Surabaya: CCTV Rekam Pelaku Berbusana 'Pak Haji'

Pencurian sepeda motor terekam CCTV
Pencurian sepeda motor terekam CCTV

selalu.id –  Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini,  sebuah sepeda motor Honda Scoopy merah nopol L 2869 UG milik Husnul Hotimah (20), mahasiswa sekaligus guru les di sebuah yayasan di Jalan Petemon Gang 3-A, raib pada Sabtu (8/2) pukul 17.29 WIB. 

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus curanmor yang meresahkan warga Surabaya. Husnul Hotimah, warga Tambak Mayor Baru Gang V, Surabaya,  mengungkapkan kronologi kejadian saat dihubungi selalu.id.  Ia memarkir motornya di halaman parkir depan yayasan tempatnya bekerja. 

Sekitar pukul 17.29 WIB, ia mendengar suara motor menjauh.  Saat mengecek, motornya telah hilang.  "Padahal, kuncinya sudah saya kunci stang," ujarnya dengan heran, Senin (10/2/2025). 

Kejadian ini semakin janggal karena Husnul mengaku tidak melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi parkir. Beruntungnya, aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV di rumah yayasan.  Rekaman CCTV memperlihatkan dua orang pelaku yang datang mengendarai sepeda motor Honda Vario 160 cc hitam tanpa plat nomor.  Satu pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih turun dan langsung mengutak-atik motor korban. 

Hanya dalam waktu sekitar 10 detik, pelaku berhasil menghidupkan mesin dan membawa kabur motor tersebut.  Penampilan pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih membuat warga sekitar menyebutnya sebagai "pencuri berbusana pak haji".

Husnul Hotimah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sawahan pada pukul 21.30 WIB dengan nomor laporan polisi LP/B/76/II/2025/SPKT/POLSEK SAWAHAN/POLRESTABES SURABAYA.  Ia mengaku cukup lama mengantre karena banyaknya laporan kehilangan motor yang diterima Polsek Sawahan.  Hal ini menunjukkan tingginya angka curanmor yang terjadi di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sawahan belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.  Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Kapolsek Sawahan, Kompol Kiki Tyas, dan Kanit Reskrim Polsek Sawahan, IPTU Agus Subagio, belum membuahkan hasil.  Namun, rekaman CCTV yang jelas diharapkan dapat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Kejadian ini kembali menyoroti maraknya aksi curanmor di Surabaya dan perlunya peningkatan kewaspadaan serta langkah-langkah preventif dari pihak kepolisian dan masyarakat.  Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengamankan kendaraan mereka dengan baik, serta segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib.  Polisi juga diharapkan dapat meningkatkan patroli dan penyelidikan untuk mencegah terjadinya aksi serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.