Selasa, 21 Jul 2026 07:48 WIB

Pencurian Motor di Surabaya: CCTV Rekam Pelaku Berbusana 'Pak Haji'

Pencurian sepeda motor terekam CCTV
Pencurian sepeda motor terekam CCTV

selalu.id –  Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini,  sebuah sepeda motor Honda Scoopy merah nopol L 2869 UG milik Husnul Hotimah (20), mahasiswa sekaligus guru les di sebuah yayasan di Jalan Petemon Gang 3-A, raib pada Sabtu (8/2) pukul 17.29 WIB. 

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus curanmor yang meresahkan warga Surabaya. Husnul Hotimah, warga Tambak Mayor Baru Gang V, Surabaya,  mengungkapkan kronologi kejadian saat dihubungi selalu.id.  Ia memarkir motornya di halaman parkir depan yayasan tempatnya bekerja. 

Sekitar pukul 17.29 WIB, ia mendengar suara motor menjauh.  Saat mengecek, motornya telah hilang.  "Padahal, kuncinya sudah saya kunci stang," ujarnya dengan heran, Senin (10/2/2025). 

Kejadian ini semakin janggal karena Husnul mengaku tidak melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi parkir. Beruntungnya, aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV di rumah yayasan.  Rekaman CCTV memperlihatkan dua orang pelaku yang datang mengendarai sepeda motor Honda Vario 160 cc hitam tanpa plat nomor.  Satu pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih turun dan langsung mengutak-atik motor korban. 

Hanya dalam waktu sekitar 10 detik, pelaku berhasil menghidupkan mesin dan membawa kabur motor tersebut.  Penampilan pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih membuat warga sekitar menyebutnya sebagai "pencuri berbusana pak haji".

Husnul Hotimah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sawahan pada pukul 21.30 WIB dengan nomor laporan polisi LP/B/76/II/2025/SPKT/POLSEK SAWAHAN/POLRESTABES SURABAYA.  Ia mengaku cukup lama mengantre karena banyaknya laporan kehilangan motor yang diterima Polsek Sawahan.  Hal ini menunjukkan tingginya angka curanmor yang terjadi di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sawahan belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.  Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Kapolsek Sawahan, Kompol Kiki Tyas, dan Kanit Reskrim Polsek Sawahan, IPTU Agus Subagio, belum membuahkan hasil.  Namun, rekaman CCTV yang jelas diharapkan dapat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Kejadian ini kembali menyoroti maraknya aksi curanmor di Surabaya dan perlunya peningkatan kewaspadaan serta langkah-langkah preventif dari pihak kepolisian dan masyarakat.  Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengamankan kendaraan mereka dengan baik, serta segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib.  Polisi juga diharapkan dapat meningkatkan patroli dan penyelidikan untuk mencegah terjadinya aksi serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.