Senin, 02 Feb 2026 17:38 WIB

Pencurian Motor di Surabaya: CCTV Rekam Pelaku Berbusana 'Pak Haji'

Pencurian sepeda motor terekam CCTV
Pencurian sepeda motor terekam CCTV

selalu.id –  Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini,  sebuah sepeda motor Honda Scoopy merah nopol L 2869 UG milik Husnul Hotimah (20), mahasiswa sekaligus guru les di sebuah yayasan di Jalan Petemon Gang 3-A, raib pada Sabtu (8/2) pukul 17.29 WIB. 

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus curanmor yang meresahkan warga Surabaya. Husnul Hotimah, warga Tambak Mayor Baru Gang V, Surabaya,  mengungkapkan kronologi kejadian saat dihubungi selalu.id.  Ia memarkir motornya di halaman parkir depan yayasan tempatnya bekerja. 

Sekitar pukul 17.29 WIB, ia mendengar suara motor menjauh.  Saat mengecek, motornya telah hilang.  "Padahal, kuncinya sudah saya kunci stang," ujarnya dengan heran, Senin (10/2/2025). 

Kejadian ini semakin janggal karena Husnul mengaku tidak melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi parkir. Beruntungnya, aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV di rumah yayasan.  Rekaman CCTV memperlihatkan dua orang pelaku yang datang mengendarai sepeda motor Honda Vario 160 cc hitam tanpa plat nomor.  Satu pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih turun dan langsung mengutak-atik motor korban. 

Hanya dalam waktu sekitar 10 detik, pelaku berhasil menghidupkan mesin dan membawa kabur motor tersebut.  Penampilan pelaku yang mengenakan sarung dan peci putih membuat warga sekitar menyebutnya sebagai "pencuri berbusana pak haji".

Husnul Hotimah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sawahan pada pukul 21.30 WIB dengan nomor laporan polisi LP/B/76/II/2025/SPKT/POLSEK SAWAHAN/POLRESTABES SURABAYA.  Ia mengaku cukup lama mengantre karena banyaknya laporan kehilangan motor yang diterima Polsek Sawahan.  Hal ini menunjukkan tingginya angka curanmor yang terjadi di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sawahan belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.  Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Kapolsek Sawahan, Kompol Kiki Tyas, dan Kanit Reskrim Polsek Sawahan, IPTU Agus Subagio, belum membuahkan hasil.  Namun, rekaman CCTV yang jelas diharapkan dapat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Kejadian ini kembali menyoroti maraknya aksi curanmor di Surabaya dan perlunya peningkatan kewaspadaan serta langkah-langkah preventif dari pihak kepolisian dan masyarakat.  Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengamankan kendaraan mereka dengan baik, serta segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib.  Polisi juga diharapkan dapat meningkatkan patroli dan penyelidikan untuk mencegah terjadinya aksi serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.