Senin, 20 Jul 2026 10:26 WIB

Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi, Delapan Orang Tewas dan Belasan Orang Luka

Kecelakaan di Tol Ciawi
Kecelakaan di Tol Ciawi

selalu.id – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor pada Selasa (4/2) malam pukul 23.30 WIB, menewaskan delapan orang dan melukai sebelas lainnya. Peristiwa bermula ketika sebuah truk pengangkut galon air mineral yang melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang mengantre untuk melakukan transaksi pembayaran tol.

Berdasarkan keterangan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo, truk tersebut menghantam enam kendaraan yang sedang terparkir di gardu tol. Tiga kendaraan mengalami kerusakan parah dan terbakar hebat, sementara tiga lainnya ringsek akibat benturan keras.  "Diduga kuat rem truk mengalami kerusakan sehingga tidak mampu dikendalikan," ujar Kombes Eko dalam konferensi pers di lokasi kejadian.

Baca Juga: Mobil CR-V Tabrak Dua Motor di Surabaya: Satu Tewas, 1 Terluka

Diketahui, api yang membakar tiga kendaraan, termasuk truk pengangkut galon dan dua mobil Avanza, dengan cepat merambat.  Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi korban.  Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari dan menyita waktu cukup lama karena kondisi kendaraan yang hancur dan terbakar.

Korban tewas dan luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.  Identifikasi korban masih dalam proses, namun pihak kepolisian telah berhasil menghubungi keluarga para korban.  Kondisi sopir truk yang selamat hingga saat ini masih belum sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga: Tabrak Salon di Mojokerto, Pemotor Vario asal Jombang Tewas

Akibat kecelakaan ini, Gerbang Tol Ciawi 2 sempat ditutup sementara untuk proses evakuasi dan penyelidikan.  Meskipun beberapa gardu tol telah kembali beroperasi pada pukul 04.00 WIB, namun gardu 07, 05, 03, dan 01 masih ditutup sementara untuk perbaikan.  Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif di gardu 11, 13, dan 09, serta tetap berhati-hati dan tertib dalam antrean.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan memastikan tidak ada unsur kelalaian atau kriminalitas.  Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman truk pengangkut galon, untuk memastikan penyebab rem blong. 

Baca Juga: Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.  Pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama sistem pengereman, untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.  Kecelakaan ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keselamatan berkendara dan kewaspadaan di jalan raya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.