Jumat, 09 Okt 2026 17:38 WIB

Lumba-lumba Terdampar di Pesisir Pantai Kenjeran

Lumba-lumba terdampar di pesisir Pantai Kenjeran
Lumba-lumba terdampar di pesisir Pantai Kenjeran

selalu.id – Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di perairan dangkal pesisir Pantai Kenjeran, sisi barat, dekat Jembatan Suramadu, Senin (3/2/2025).  Kejadian ini menghebohkan warga sekitar dan nelayan setempat yang langsung berupaya menyelamatkan mamalia laut tersebut.

Hadi Siswanto, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan Sukolilo Kenjeran, menjelaskan kronologi penemuan lumba-lumba tersebut.  "Sekitar pukul 12.00 WIB, beberapa nelayan kami melihat sesosok makhluk besar terdampar di area utara pantai, dekat Jembatan Suramadu," ujar Hadi. 

"Setelah didekati, ternyata seekor lumba-lumba dengan warna abu-abu gelap dan panjang sekitar dua meter," tambah dia kepada selalu.id.

Lumba-lumba tersebut tampak lemah dan kesulitan bergerak di perairan dangkal yang surut.  Nelayan setempat, dengan sigap dan penuh hati-hati,  berupaya mengevakuasi lumba-lumba tersebut.  Namun, ketika lumba-lumba tersebut sudah dibawa keperairan agak dalam di tengah, lumba-lumba tersebut kembali lagi ke pinggir sekitar pukul 15.30 Wib.

Para nelayan terus berupaya menyelamatkan lumba-lumba tersebut menggunakan perahu kecil dan sejumlah alat bantu untuk memindahkan lumba-lumba ke perairan yang lebih dalam dan aman.

Seperti diketahui, proses evakuasi tersebut dibantu oleh tim dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) bersama nelayan sekitar berlangsung sekitar satu jam, di tengah tantangan arus laut yang cukup kuat.

"Kami khawatir lumba-lumba ini akan mati jika dibiarkan begitu saja. Untungnya, proses evakuasi berjalan lancar dan lumba-lumba tersebut berhasil dikembalikan ke laut lepas," ucapnya.

Menurut keterangan nelayan, lumba-lumba tersebut kemungkinan besar terlepas dar8 rombongan lumba-lumba lainnya sehingga membuat seekor lumba-lumba ini tersesat dan terdampar akibat arus laut yang cukup deras.  Mereka menduga lumba-lumba tersebut tengah mencari makanan di sekitar perairan dangkal tersebut dan terbawa arus hingga akhirnya terjebak. 

Kondisi perairan yang surut di sore hari juga diperkirakan memperparah kondisi lumba-lumba tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait guna melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab terdamparnya lumba-lumba tersebut.  Beberapa nelayan juga turut akan memantau apakah ada gerombolan lumba-lumba lagi atau hanya satu ekor ini saja.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan ekosistemnya.  Pencemaran laut dan kerusakan habitat dapat mengancam kehidupan satwa laut, termasuk lumba-lumba. 

Upaya konservasi dan perlindungan lingkungan laut perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.  Nelayan setempat juga berharap agar kejadian ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut.

Baca Juga: THP Kenjeran Jadi Etalase Wisata Surabaya di Munas APEKSI 2025

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

Penanaman manggis ini juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu. 

Penutupan Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk Lumpuhkan Ekonomi Warga

Hal itu dirasakan Mbah Sawi, lansia yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat keliling ini mengaku perekonomian keluarganya makin terseok-seok.

DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Drainase publik memiliki fungsi untuk mengalirkan air hujan, bukan menjadi tempat pembuangan limbah kegiatan usaha.

Limbah Lemak di Tunjungan Surabaya Itu dari Cafe Fork, Ini Penjelasan Manajemen

Meski demikian, manajemen Cafe Fork kini memilih membangun fasilitas IPAL baru. Pembangunan dilakukan di area dapur.

Pengedar Narkoba Lintas Daerah Dibekuk di Surabaya, Polisi Sita 95 Gram Sabu

Penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan 10 klip plastik berisi sabu yang disembunyikan di dalam tas kamar tersangka.

Polres Jember Tebar Wujud Kepedulian Berbagi Sembako dan Nasbung ke Masyarakat

Sebanyak 40 nasi bungkus disalurkan kepada petugas kebersihan di Jalan Karimata.