Jumat, 05 Jun 2026 17:45 WIB

Rencana Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditolak Beberapa Warga, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jan 2025 14:20 WIB
Lokasi yang bakal dibagun RS Surabaya Selatan
Lokasi yang bakal dibagun RS Surabaya Selatan

selalu.id - Warga kecamatan Karangpilang menolak rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan membangun Rumah Sakit baru lagi di wilayah Selatan.

Lantaran, lokasi salah satu yang bakal dijadikan RS Surabaya Selatan itu adalah lapangan sepak bola yang berada di pinggir Jalan m Mastrip Anggrek 1.

Baca Juga: KUA Karangpilang di Aset Pemkot, Kepala KUA Minta Kepastian Tanah

Salah satu warga Karangpilang yang tak ingin sebut namanya mengaku kecewa apabila Rumah Sakit Selatan yang akan jadi pusat Trauma Center itu dibangun di atas lapangan sepak bola tersebut.

“Saya jujur kecewa, kasian anak-anak latihan main bola disini,” katanya, saat ditemui Selalu.id, Kamis (30/1/2025).

Dia mengaku sejak kecil tahun 1971 lapangan bola sudah ada. Bahkan, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat mengambil anak-anak bakat yang latihan di lapangan ini.

“Sejak saya kecil, sudah berdiri lapangan ini. Dulu  Bu Risma ambil kesini anak-anak bakat bola, bahkan prestasi keluar negeri, ada itu timnas putri,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengaku Pemkot Surabaya bahwa sebenarnya menjanjikan tukar guling di daerah Waru Gunung. Namun, sayangnya lokasi tersebut cukup jauh untuk anak-anak yang biasa latihan bola di Karangpilang.

“Setiap Senin, Rabu, dan Minggu. Eman ya ini kan dipakai buat olahraga,” ungkapnya.

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

Sementara Pengurus Lapangan Bola Karangpilang, Badi mengaku bahwa ada beberapa lokasi yang masuk dalam survei Pemkot, termasuk lapangan bola ini.

Kemudian, ada area di belakang Lotte Mart dan lahan di dekat Pondok Maritim, yang berada di sebelah pom bensin dan parkiran taksi, dan dekat SMPN 51 Surabaya.

“Katanya surveinya yang kuat itu di belakang Lotte sama di sebelah pom bensin. Kalau di lapangan ini, dewan minta lahannya tetap jadi ruang terbuka hijau, bukan rumah sakit,” kata Badi, saat ditemui Selalu.id.

Rencana pembangunan rumah sakit di lapangan bola Karangpilang mendapat penolakan dari warga sekitar. Kata dia, hampir 90 persen masyarakat menolak wacana tersebut karena lapangan bola ini sering digunakan untuk aktivitas olahraga.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penundaan RS Selatan, Fokuskan Perbaikan RSUD Eka Candrarini

“Rata-rata menolak hampir 90 persen,” ungkapnyq.

“Di sini banyak komunitas olahraga, seperti Karangpilang WTT (Wong Tuo-Tuo) dan sekolah sepak bola. Bahkan ada anak-anak perempuan yang juga latihan bola,” tambahnya.

Camat Karangpilang Ipong Wisnu menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kajian pembangunan RS Surabaya Selatan di wilayahnya.

“Mohon maaf kami masih menunggu kajian,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.