Sabtu, 06 Jun 2026 18:35 WIB

Rencana Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditolak Beberapa Warga, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jan 2025 14:20 WIB
Lokasi yang bakal dibagun RS Surabaya Selatan
Lokasi yang bakal dibagun RS Surabaya Selatan

selalu.id - Warga kecamatan Karangpilang menolak rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan membangun Rumah Sakit baru lagi di wilayah Selatan.

Lantaran, lokasi salah satu yang bakal dijadikan RS Surabaya Selatan itu adalah lapangan sepak bola yang berada di pinggir Jalan m Mastrip Anggrek 1.

Baca Juga: KUA Karangpilang di Aset Pemkot, Kepala KUA Minta Kepastian Tanah

Salah satu warga Karangpilang yang tak ingin sebut namanya mengaku kecewa apabila Rumah Sakit Selatan yang akan jadi pusat Trauma Center itu dibangun di atas lapangan sepak bola tersebut.

“Saya jujur kecewa, kasian anak-anak latihan main bola disini,” katanya, saat ditemui Selalu.id, Kamis (30/1/2025).

Dia mengaku sejak kecil tahun 1971 lapangan bola sudah ada. Bahkan, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat mengambil anak-anak bakat yang latihan di lapangan ini.

“Sejak saya kecil, sudah berdiri lapangan ini. Dulu  Bu Risma ambil kesini anak-anak bakat bola, bahkan prestasi keluar negeri, ada itu timnas putri,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengaku Pemkot Surabaya bahwa sebenarnya menjanjikan tukar guling di daerah Waru Gunung. Namun, sayangnya lokasi tersebut cukup jauh untuk anak-anak yang biasa latihan bola di Karangpilang.

“Setiap Senin, Rabu, dan Minggu. Eman ya ini kan dipakai buat olahraga,” ungkapnya.

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

Sementara Pengurus Lapangan Bola Karangpilang, Badi mengaku bahwa ada beberapa lokasi yang masuk dalam survei Pemkot, termasuk lapangan bola ini.

Kemudian, ada area di belakang Lotte Mart dan lahan di dekat Pondok Maritim, yang berada di sebelah pom bensin dan parkiran taksi, dan dekat SMPN 51 Surabaya.

“Katanya surveinya yang kuat itu di belakang Lotte sama di sebelah pom bensin. Kalau di lapangan ini, dewan minta lahannya tetap jadi ruang terbuka hijau, bukan rumah sakit,” kata Badi, saat ditemui Selalu.id.

Rencana pembangunan rumah sakit di lapangan bola Karangpilang mendapat penolakan dari warga sekitar. Kata dia, hampir 90 persen masyarakat menolak wacana tersebut karena lapangan bola ini sering digunakan untuk aktivitas olahraga.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penundaan RS Selatan, Fokuskan Perbaikan RSUD Eka Candrarini

“Rata-rata menolak hampir 90 persen,” ungkapnyq.

“Di sini banyak komunitas olahraga, seperti Karangpilang WTT (Wong Tuo-Tuo) dan sekolah sepak bola. Bahkan ada anak-anak perempuan yang juga latihan bola,” tambahnya.

Camat Karangpilang Ipong Wisnu menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kajian pembangunan RS Surabaya Selatan di wilayahnya.

“Mohon maaf kami masih menunggu kajian,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.