Senin, 09 Feb 2026 19:12 WIB

KUA Karangpilang di Aset Pemkot, Kepala KUA Minta Kepastian Tanah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Nov 2025 13:40 WIB
Kepala KUA Karangpilang Mastur Musyafak
Kepala KUA Karangpilang Mastur Musyafak

selalu.id Kepala KUA Karangpilang Mastur Musyafak meminta kepastian status tanah kantor KUA yang saat ini berdiri di atas aset milik Pemkot Surabaya. Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat Komisi B DPRD Surabaya, Selasa 18 November 2025.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti KUA Berdiri di Aset Pemkot, Desak Renovasi Standar Layanan

Mastur menjelaskan bahwa kepastian status tanah diperlukan agar KUA dapat memenuhi standar fasilitas pelayanan publik. Ia berharap lahan tersebut dapat diformalkan menjadi aset yang dapat digunakan KUA.

 

“Kita harapkan status tanah yang dibangun KUA Karangpilang ditingkatkan menjadi milik KUA, agar lebih baik untuk melayani masyarakat,” ujar Mastur.

 

Komisi B berjanji menindaklanjuti hasil RDP dengan melakukan komunikasi bersama Bagian Hukum dan BPKAD Pemkot Surabaya untuk mencari skema penyelesaian status tanah. Mastur menyebut langkah itu penting agar pelayanan masyarakat tidak terganggu oleh kendala administrasi aset.

Baca Juga: Status RTRW Belum Tuntas, Pembangunan RS di Karangpilang Terancam Dipindah

 

“Alhamdulillah sudah diberikan solusi terbaik, yaitu akan dikomunikasikan dengan Bagian Hukum dan BPKAD Pemkot. Nantinya ada skema-skema yang bisa menyelesaikan semuanya,” jelasnya.

 

Baca Juga: Hujan Semalaman, 30 Rumah di Karangpilang Terendam Banjir hingga 50 Cm

Ia juga berharap Pemkot Surabaya dan Kementerian Agama dapat bersinergi untuk menambah fasilitas gedung bagi KUA Karangpilang. Menurutnya, gedung yang memadai akan mendukung layanan seperti konsultasi pernikahan dan administrasi keagamaan.

 

“Kami berharap ada skema pembangunan oleh Kemenag dan Pemkot. Kalau gedungnya nyaman, insya Allah pelayanan KUA Karangpilang dan KUA Surabaya akan berjalan baik dan menyenangkan,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus ini terbongkar setelah petugas menerima informasi pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan ke Ngawi.

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.