Rabu, 22 Jul 2026 12:46 WIB

Komisi D Soroti Prioritas Anggaran Pinjaman 5,6 Triliun Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Jan 2025 10:41 WIB
Anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Sosial DPRD Kota Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo
Anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Sosial DPRD Kota Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo

selalu.id - Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surabaya Selatan yang akan dibangun tahun 2025 digadang-gadang menjadi trauma center.

Meski diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diminta untuk lebih berhati-hati dan mendahulukan studi kelayakan guna memastikan proyek tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Sosial DPRD Kota Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo, mengingatkan pentingnya mengutamakan efisiensi anggaran dalam pelaksanaan proyek ini.

Ia menilai bahwa ambisi membangun infrastruktur kesehatan di berbagai titik harus selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat.

“Kita boleh punya ambisi, tapi harus realistis. Pastikan dulu apakah keberadaan RSUD di Surabaya Selatan ini benar-benar diperlukan. Jangan sampai pembiayaan besar ini malah mengorbankan sektor lain yang lebih mendesak,” ujar Michael, Minggu (27/1/2025).

Lebih lanjut, Michael menyoroti rencana Pemkot Surabaya untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp 5,6 triliun demi mendanai proyek infrastruktur, termasuk pembangunan rumah sakit di wilayah Karang Pilang yang disebut akan dimulai tahun ini.

Ia menegaskan bahwa langkah ini harus mempertimbangkan kebutuhan layanan kesehatan di tingkat dasar, seperti puskesmas, yang berfungsi sebagai garda terdepan.

Michael menekankan bahwa puskesmas memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama dengan kebijakan Kementerian Kesehatan terkait 144 diagnosis penyakit yang harus ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Jika fasilitas puskesmas tidak memadai, beban pasien akan langsung beralih ke rumah sakit, yang justru dapat memperparah masalah keterbatasan kapasitas.

“Sekarang IGD puskesmas dibagi lebih spesifik agar lebih efektif melayani masyarakat. Kalau puskesmas tidak bisa menangani, baru dirujuk ke rumah sakit. Tapi masalahnya, rumah sakit juga sering kewalahan karena tempat tidur pasien tidak cukup,” ujar politisi PSI tersebut.

Michael khawatir, tanpa penguatan puskesmas, pembangunan RSUD baru justru tidak akan menyelesaikan masalah mendasar dalam layanan kesehatan.

Ia meminta Pemkot untuk lebih mendengarkan masukan masyarakat dan memastikan bahwa alokasi anggaran sesuai dengan kebutuhan prioritas.

Selain itu, ia menyoroti potensi dampak pinjaman besar terhadap anggaran kota. Jika tidak dikelola dengan baik, proyek ambisius seperti RSUD Surabaya Selatan dikhawatirkan justru akan membebani keuangan daerah tanpa memberikan manfaat maksimal bagi warga.

“Pak Wali Kota mungkin ingin memberikan layanan terbaik, dan kita harus mendukung niat baik itu. Tapi jangan sampai kebijakan ini malah menambah beban masyarakat di kemudian hari. Fokus utama kita tetap harus pada penguatan fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas,” tegas Michael.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.