Minggu, 19 Jul 2026 21:18 WIB

Arumi Bachsin: Ikon Pola Asuh Generasi Z di Era Digital

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jan 2025 14:14 WIB
Audiensi bersama Arumi Bachsin
Audiensi bersama Arumi Bachsin

selalu.id – Arumi Bachsin mendapat pengakuan sebagai sosok inspiratif dalam hal pola asuh anak di era Generasi Z.  Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., dalam sebuah audiensi di kediaman Arumi di Surabaya, Rabu (22/1/2025).

Audiensi tersebut difokuskan pada upaya membangun keluarga berkualitas di tengah tantangan era digital.  Dra. Maria Ernawati menyatakan bahwa arahan dan pengalaman Arumi akan menjadi pedoman penting bagi program dan kegiatan BKKBN Jawa Timur, mengingat besarnya jumlah anak usia dini di provinsi tersebut yang membutuhkan bimbingan pola asuh yang tepat.

Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, tumbuh bersama perkembangan pesat teknologi digital.  Keterampilan digital yang mumpuni dan kesadaran akan keberagaman menjadi ciri khas generasi ini, namun juga menghadirkan tantangan baru bagi orang tua dalam membimbing anak.

Arumi Bachsin, dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ayah, dalam membentuk karakter anak.  Ia menyoroti fenomena "fatherless country", di mana peran ayah dalam keluarga seringkali dianggap kurang signifikan.  "Banyak yang menganggap pengasuhan anak lebih menjadi tanggung jawab ibu.  Padahal, peran ayah sangat krusial," ujar Arumi. 

Ia menambahkan bahwa meskipun banyak ayah yang ingin berperan aktif, terkadang mereka terhambat oleh faktor budaya atau kurangnya pengetahuan. Arumi juga menyoroti pentingnya adaptasi pola asuh terhadap era digital.  "Anak-anak sekarang hidup di zaman digital, mereka pasti terpapar media sosial.  Yang penting adalah bagaimana kita sebagai orang tua mengarahkannya," jelasnya. 

Ia menekankan perlunya aturan penggunaan media sosial yang sesuai dengan usia anak dan pendampingan orang tua yang intensif untuk membangun kebiasaan digital yang sehat. Arumi memberikan contoh pentingnya kontrol orang tua atas akses anak ke media sosial, serta bagaimana membimbing anak untuk menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. 

Ia juga menyarankan agar orang tua aktif terlibat dalam kehidupan digital anak-anaknya, bukan hanya sekedar melarang, tetapi juga memberikan edukasi dan contoh yang baik. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi BKKBN Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pola asuh keluarga. 

Dengan bimbingan dari figur inspiratif seperti Arumi Bachsin, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan di era digital.  BKKBN Jawa Timur berencana untuk  menerapkan beberapa strategi berdasarkan masukan Arumi Bachsin, termasuk program edukasi orang tua dan kampanye kesadaran publik tentang pentingnya peran ayah dalam keluarga.

Baca Juga: Istri Wagub Jatim Ajak Dekranasda Gresik Kembangkan Potensi UMKM dan Wisata

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.