Selasa, 03 Feb 2026 23:27 WIB

Arumi Bachsin: Ikon Pola Asuh Generasi Z di Era Digital

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jan 2025 14:14 WIB
Audiensi bersama Arumi Bachsin
Audiensi bersama Arumi Bachsin

selalu.id – Arumi Bachsin mendapat pengakuan sebagai sosok inspiratif dalam hal pola asuh anak di era Generasi Z.  Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., dalam sebuah audiensi di kediaman Arumi di Surabaya, Rabu (22/1/2025).

Audiensi tersebut difokuskan pada upaya membangun keluarga berkualitas di tengah tantangan era digital.  Dra. Maria Ernawati menyatakan bahwa arahan dan pengalaman Arumi akan menjadi pedoman penting bagi program dan kegiatan BKKBN Jawa Timur, mengingat besarnya jumlah anak usia dini di provinsi tersebut yang membutuhkan bimbingan pola asuh yang tepat.

Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, tumbuh bersama perkembangan pesat teknologi digital.  Keterampilan digital yang mumpuni dan kesadaran akan keberagaman menjadi ciri khas generasi ini, namun juga menghadirkan tantangan baru bagi orang tua dalam membimbing anak.

Arumi Bachsin, dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ayah, dalam membentuk karakter anak.  Ia menyoroti fenomena "fatherless country", di mana peran ayah dalam keluarga seringkali dianggap kurang signifikan.  "Banyak yang menganggap pengasuhan anak lebih menjadi tanggung jawab ibu.  Padahal, peran ayah sangat krusial," ujar Arumi. 

Ia menambahkan bahwa meskipun banyak ayah yang ingin berperan aktif, terkadang mereka terhambat oleh faktor budaya atau kurangnya pengetahuan. Arumi juga menyoroti pentingnya adaptasi pola asuh terhadap era digital.  "Anak-anak sekarang hidup di zaman digital, mereka pasti terpapar media sosial.  Yang penting adalah bagaimana kita sebagai orang tua mengarahkannya," jelasnya. 

Ia menekankan perlunya aturan penggunaan media sosial yang sesuai dengan usia anak dan pendampingan orang tua yang intensif untuk membangun kebiasaan digital yang sehat. Arumi memberikan contoh pentingnya kontrol orang tua atas akses anak ke media sosial, serta bagaimana membimbing anak untuk menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. 

Ia juga menyarankan agar orang tua aktif terlibat dalam kehidupan digital anak-anaknya, bukan hanya sekedar melarang, tetapi juga memberikan edukasi dan contoh yang baik. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi BKKBN Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pola asuh keluarga. 

Dengan bimbingan dari figur inspiratif seperti Arumi Bachsin, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan di era digital.  BKKBN Jawa Timur berencana untuk  menerapkan beberapa strategi berdasarkan masukan Arumi Bachsin, termasuk program edukasi orang tua dan kampanye kesadaran publik tentang pentingnya peran ayah dalam keluarga.

Baca Juga: Istri Wagub Jatim Peragakan Senam Gimnastik di Kota Batu

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.