Senin, 02 Nov 2026 00:40 WIB

Demi Tumbuhkan Ekonomi, Pemkot Surabaya Rela Utang Rp5,6 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jan 2025 10:37 WIB
Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudradjad
Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudradjad

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan rencana pengajuan pinjaman sebesar Rp 5,6 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di kota tersebut dijalankan.

Langkah ini diambil untuk mendukung visi Surabaya sebagai superhub megapolitan serta menangkap peluang dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudradjad, mengungkapkan bahwa percepatan ini telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Ini menjadi prioritas kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, menyelesaikan isu stunting, kemiskinan, serta program kesehatan dan pendidikan,” ujar Irvan, Sabtu (18/1/2025).

Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 terbatas yang mencapai Rp 12,3 triliun, sekitar Rp 8,7 triliun akan digunakan untuk belanja wajib seperti pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

Sisanya, sekitar Rp 2-3 triliun, dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.

Namun, jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan besar untuk proyek-proyek strategis. Oleh karena itu, Pemkot berencana memanfaatkan pinjaman daerah dan alternatif pendanaan lainnya.

“Kami sedang menjajaki berbagai opsi pinjaman dengan bunga rendah dan persyaratan ringan,” jelas Irvan.

Pinjaman ini akan digunakan untuk mendanai sejumlah proyek strategis yang direncanakan dimulai pada 2025, termasuk, Pembangunan Jalan Menganti-Wiyung, Diversi saluran Gunungsari untuk penanggulangan banjir, Underpass Bundaran Dolog, Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).

“Pengerjaan lebih awal akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih cepat. Jika dilakukan secara bertahap, biaya bisa meningkat akibat kenaikan harga lahan,” tambah Irvan.

Rencana pinjaman ini akan diajukan kepada DPRD Surabaya untuk mendapatkan persetujuan, dengan target pembahasan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025.

Selain itu, Pemkot juga menjalin komunikasi dengan Kementerian PPN/Bappenas, Kemendagri, dan Kemenko Perekonomian terkait pembiayaan ini.

Irvan memastikan bahwa pinjaman ini tidak akan membebani kepala daerah di masa mendatang karena mekanisme pengembaliannya sudah disesuaikan dengan kekuatan fiskal Pemkot Surabaya.

“Rasio utang sudah dihitung dengan matang, dan cash flow dalam lima tahun diproyeksikan selesai,” katanya.

Menurut Irvan, pemerintah pusat menilai model pembiayaan ini dapat menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia.

“Pola ini tidak hanya mempercepat pembangunan tetapi juga meringankan beban pemerintah pusat. Ini menunjukkan kemampuan fiskal Surabaya yang kuat,” tutupnya.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.