Senin, 02 Feb 2026 03:25 WIB

UNESA dan PSSI Jalin Kerja Sama Sport Science Tingkatkan Performa Timnas Putri

Kerjasama PSSI dan UNESA
Kerjasama PSSI dan UNESA

selalu.id – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan dan penguatan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Putri Indonesia.  Kerja sama ini difokuskan pada penerapan sport science untuk meningkatkan performa tim di berbagai aspek, mulai dari fisik, teknik, taktik, hingga mental.

Peluncuran kerja sama ini dilakukan di Rektorat UNESA Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Kamis siang. Kerja sama ini merupakan langkah signifikan dalam upaya meningkatkan prestasi Timnas Putri Indonesia.  Rektor UNESA, Prof. Nur Hasan, melalui Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Prof. Dwi Cahyo Kartiko, menyatakan kesiapan UNESA untuk mendukung penuh program ini. 

UNESA telah menyiapkan tim ahli sport science yang terdiri dari 15 orang dari berbagai lintas fakultas untuk secara rutin memantau dan memberikan dukungan kepada Timnas Putri.  Tim ini akan melakukan analisis mendalam dan memberikan program latihan yang terukur untuk meningkatkan kemampuan para pemain.

"UNESA berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam meningkatkan prestasi Timnas Putri Indonesia.  Tim ahli kami akan bekerja keras dan terus mengawal Timnas Putri hingga performa mereka meningkat secara signifikan," ujar Prof. Dwi Cahyo Kartiko, kepada selalu.id, Jumat (16/1/2025).

Sementara itu, Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya PSSI untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri di Indonesia.  Target jangka pendeknya adalah meningkatkan peringkat FIFA Timnas Putri Indonesia.  Pada tahun lalu, Timnas Putri berada di peringkat 109, kemudian naik ke peringkat 97.  Dengan kerja keras dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk UNESA, PSSI optimis peringkat tersebut dapat terus meningkat.

"Kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas Timnas Putri Indonesia.  Kami berharap dengan dukungan sport science dari UNESA, Timnas Putri dapat mencapai prestasi yang lebih baik," lanjut kata Vivin Cahyani Sungkono.

PSSI menargetkan Timnas Putri Indonesia, di bawah asuhan pelatih Satoru Mochizuki (Coach Mochi), dapat meraih prestasi gemilang di Piala ASEAN Women Championship 2025 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan Juli mendatang.  Kerja sama dengan UNESA diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target tersebut. 

Penerapan sport science yang terukur dan terencana diyakini akan mampu meningkatkan kemampuan fisik, teknik, taktik, dan mental para pemain Timnas Putri, sehingga mereka dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di ajang internasional tersebut.  PSSI optimistis kerja sama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

Baca Juga: FH UNESA Gelar Pengabdian Masyarakat, Ajak UMKM Nglanggeran Pahami Merek Kolektif

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.