Kamis, 17 Sep 2026 06:13 WIB

Proyek Infrastruktur JLLB, Pemkot Hendak Ajukan Pinjaman Uang Rp5 T

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Jan 2025 15:15 WIB
Proyek infrastruktur di Surabaya
Proyek infrastruktur di Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya  berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp5 triliun untuk proyek-proyek infrastruktur, termasuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).

Pihak Pemkot pun meminjam kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), salah satu BUMN, ini diperkirakan akan dikenakan bunga sebesar 5 persen.

Menanggapi itu, Direktur Intra Publik, Mauli Fikri, menilai keputusan tersebut memiliki potensi risiko yang tinggi dan bisa membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Surabaya.

Beban bunga dan cicilan itu, menurutnya,  pokok utang akan membatasi fleksibilitas fiskal Pemkot Surabaya, sehingga mengurangi kemampuan pemerintah untuk merespons kebutuhan masyarakat secara optimal.

"Pinjaman sebesar Rp5 triliun dengan bunga 5�alah keputusan yang berisiko tinggi. Pembangunan yang ambisius tidak selalu memberikan hasil yang baik, apalagi jika utang digunakan untuk mengejar warisan atau legacy," kata Mauli, Kamis (16/1/2025).

Mauli juga mengingatkan bahwa kebijakan pembiayaan utang pemerintah daerah diatur dengan ketat oleh berbagai kementerian dan lembaga.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah finansial yang besar.

Sebagai alternatif, Mauli menyarankan agar Pemkot Surabaya fokus pada efisiensi dan tata kelola anggaran yang lebih baik. Pihaknya juga mendorong pembangunan yang berkelanjutan tanpa harus bergantung pada utang besar. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pengelolaan anggaran.

"Mengingat selama ini APBD Kota Surabaya belum sepenuhnya maksimal dalam realisasi pendapatan dan belanja daerah," jelasnya.

Selain itu, Mauli juga menyoroti belanja APBD yang masih dominan di sektor operasional, termasuk anggaran perjalanan dinas luar negeri yang mencapai Rp20 miliar dalam APBD 2025. Anggaran tersebut dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang lebih mendesak.

Lebih lanjut menilai bahwa Pemkot Surabaya belum sepenuhnya mematuhi kebijakan terbaru, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Salah satu contohnya adalah tren peningkatan belanja pegawai yang seharusnya dibatasi maksimal 30�ri total belanja daerah.

Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang lebih baik, Mauli berharap Pemkot Surabaya dapat mewujudkan pembangunan yang lebih berkelanjutan dan tidak menambah beban utang yang dapat merugikan masyarakat di masa depan.

Mantan aktivis PMII ini mendesak Pemkot Surabaya lebih mengutamakan kebutuhan pembangunan yang berkualitas, bukan yang hanya mengejar ambisi semata. Yakni dengan efisiensi belanja, kepatuhan terhadap regulasi, dan optimalisasi pengelolaan anggaran.

"Maka, pembangunan yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Surabaya dapat terwujud tanpa membebani masa depan mereka dengan utang," tegas Mauli.

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.