Minggu, 06 Sep 2026 03:05 WIB

Harga Cabai Tak Kunjung Turun, Pedagang dan Konsumen di Surabaya Terbebani

Cabai rawit
Cabai rawit

selalu.id – Harga cabai kecil di pasar tradisional Kota Surabaya masih tinggi, mencapai Rp100.000 per kilogram.  Kondisi ini telah berlangsung hampir satu bulan terakhir, bahkan sebelumnya sempat menyentuh angka Rp130.000 per kilogram.

Lonjakan harga ini berdampak signifikan terhadap omzet pedagang, karena konsumen mengurangi pembelian. Pantauan selalu.id di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya, menunjukkan harga cabai kecil memang masih berada di angka Rp100.000 per kilogram.

Meskipun mengalami penurunan dari harga sebelumnya, harga ini tetap memberatkan konsumen.  Tidak hanya cabai, harga beberapa sayuran lain juga ikut merangkak naik.  Wortel misalnya, yang sebelumnya dijual seharga Rp16.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp20.000 per kilogram.

Sementara harga bawang merah dan putih relatif stabil, di kisaran Rp45.000 per kilogram. Rina Mei, seorang pedagang di Pasar Dukuh Kupang, menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai disebabkan oleh cuaca buruk yang mengganggu pasokan. 

"Cuaca buruk beberapa waktu terakhir membuat panen cabai berkurang, sehingga pasokan ke pasar terbatas," ujar Rina, Rabu (15/1/2025). 

Akibatnya, harga jual pun melambung tinggi.  Lebih lanjut, Rina menambahkan bahwa kenaikan harga ini berdampak langsung pada pendapatannya.  "Omzet jualan saya turun drastis.  Banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelian karena harga yang mahal," keluhnya.

Kenaikan harga cabai dan beberapa komoditas pangan lainnya ini menimbulkan keresahan di kalangan pedagang dan konsumen.  Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok.  Kondisi ekonomi masyarakat yang lesu saat ini semakin diperparah dengan tingginya harga-harga tersebut, sehingga membuat beban hidup semakin berat.

Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini, baik melalui intervensi pasar maupun kebijakan lain yang dapat menjamin ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan di pasaran. 

Mereka berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi konkret untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah situasi yang sulit ini.  Kondisi ini tentu saja membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Beda dengan Surabaya, Harga Cabai dan Ayam di Mojokerto Justru Melejit Naik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.