Rabu, 22 Jul 2026 13:10 WIB

DPRD Surabaya: Dapur Umum Lebih Ideal untuk Program Makan Bergizi Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jan 2025 11:22 WIB
Makan siang gratis
Makan siang gratis

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan rencana pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SD dan SMP.

Setelah menyelesaikan uji coba selama enam bulan di lima sekolah dasar negeri, Pemkot kini menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat mengenai pola pelaksanaan program, apakah akan melibatkan UMKM atau menggunakan dapur umum.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa uji coba yang dimulai sejak Juli 2024 berjalan lancar. Program ini sebelumnya menggandeng UMKM untuk penyediaan makanan dan menggunakan jasa ojek online untuk distribusinya.

“InsyaAllah tinggal tunggu petunjuk teknisnya. Apakah pergerakan dengan UMKM atau dapur umum, kita tunggu arahan lebih lanjut,” ujar Eri, Kamis (2/2/2024).

Namun, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyarankan agar program ini memanfaatkan dapur umum. Menurutnya, skema tersebut lebih efisien untuk merealisasikan anggaran Rp10 ribu per paket MBG.

“Dengan biaya Rp10 ribu per paket, menggunakan dapur umum lebih ideal karena bahan pangan langsung disediakan Pemkot. Dapur umum tinggal mengolah hingga siap saji,” jelas Bahtiyar.

Ia menambahkan bahwa bahan-bahan seperti hasil laut, pertanian, dan peternakan dapat dikumpulkan melalui koordinasi antarinstansi Pemkot, lalu didistribusikan ke dapur umum untuk diolah menjadi makanan siap konsumsi.

“Dapur umum bisa menjadi solusi agar pengolahan makanan lebih terkontrol dan efisien. Selain itu, bahan-bahan diambil langsung dari sumber yang sudah dikelola Pemkot,” ujarnya.

Meski begitu, Bahtiyar mengingatkan bahwa jumlah tenaga dapur umum harus dikalkulasi sesuai dengan jumlah siswa penerima program.

“Surabaya sudah siap menjalankan program ini, tinggal memastikan tenaga operasionalnya mencukupi,” tandasnya.

Program MBG ini akan didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya sebesar Rp1,1 triliun pada 2025. Anggaran tersebut dirancang untuk menyediakan makanan bergizi bagi sekitar 400 ribu siswa SD dan SMP negeri maupun swasta setiap harinya.

“Program ini bukan hanya soal memenuhi kebutuhan makanan, tapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas,” pungkas Bahtiyar.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.