Selasa, 20 Okt 2026 21:08 WIB

Penghuni Gedung Setan Minta Pindah ke Rusun, Ini Tanggapan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Des 2024 14:33 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Usai ambruknya atap gedung, penghuni Gedung Setan di kawasan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, meminta untuk direlokasi ke rumah susun (rusun) milik Pemerintah Kota (Pemkot).

Namun, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa permintaan tersebut sulit dipenuhi mengingat antrean panjang calon penghuni rusun yang saat ini sudah mencapai lebih dari 15 ribu orang.

“Yang KTP Surabaya, kabeh omah e di pinggir kali yo minta rusun yang mana kita harus hitung dulu yang mana jadi makanya kita lihat. Rumah susun itu loh yang antre 15 ribu lebih gak mungkin kita gunakan (penghuni gedung setan) ke rumah susun,” ujar Eri, Senin (23/12/2024).

Eri juga menjelaskan bahwa Gedung Setan bukan merupakan aset Pemkot Surabaya, melainkan bangunan yang status kepemilikannya tidak jelas. Hal ini membuat Pemkot harus berhati-hati dalam mengambil langkah.

“Kita harus pastikan dulu ini gedung milik siapa. Jangan sampai kita membangun atau memperbaiki sesuatu yang bukan milik Pemkot, karena itu bisa menimbulkan masalah hukum. Kami akan koordinasi dengan RT, RW, dan LPMK setempat, serta meminta pendampingan kejaksaan,” jelasnya.

Selain itu, Eri menilai banyak penghuni Gedung Setan yang KTP-nya bukan dari wilayah tersebut.

“itu bisa digunakan apakah warga setuju digunakan Fasum atau apa ya kita nanti lihat aturannya dulu ya. Jangan sampai kita ambil langkah gak sesuai aturan karena yang sebagian besar warga di sana bukan pemilik KTP setempat. Kalau ditanya ini rumah siapa, malah tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Sebagai alternatif, Pemkot Surabaya menawarkan program rumah susun milik sendiri (rusunami) kepada warga yang sudah memiliki kemampuan ekonomi.

Rusunami ini ditawarkan dengan harga terjangkau agar warga dapat memiliki tempat tinggal layak secara mandiri.

“Makanya kita kerahkan dengan rusunami, kelompok kelompok warga yang sudah mulai bisa menggerakkan ekonominya maka diberikan rusunami milik sendiri tapi dengan harga murah. Makanya kita menghitung untuk itu,” pungkasnya.

Baca Juga: Ramai Candaan Admin Medsos, DPRD Sebut Tidak Tutupi Kerja Nyata Eri Cahyadi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.