Jumat, 05 Jun 2026 07:31 WIB

Penghuni Gedung Setan Minta Pindah ke Rusun, Ini Tanggapan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Des 2024 14:33 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Usai ambruknya atap gedung, penghuni Gedung Setan di kawasan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, meminta untuk direlokasi ke rumah susun (rusun) milik Pemerintah Kota (Pemkot).

Namun, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa permintaan tersebut sulit dipenuhi mengingat antrean panjang calon penghuni rusun yang saat ini sudah mencapai lebih dari 15 ribu orang.

“Yang KTP Surabaya, kabeh omah e di pinggir kali yo minta rusun yang mana kita harus hitung dulu yang mana jadi makanya kita lihat. Rumah susun itu loh yang antre 15 ribu lebih gak mungkin kita gunakan (penghuni gedung setan) ke rumah susun,” ujar Eri, Senin (23/12/2024).

Eri juga menjelaskan bahwa Gedung Setan bukan merupakan aset Pemkot Surabaya, melainkan bangunan yang status kepemilikannya tidak jelas. Hal ini membuat Pemkot harus berhati-hati dalam mengambil langkah.

“Kita harus pastikan dulu ini gedung milik siapa. Jangan sampai kita membangun atau memperbaiki sesuatu yang bukan milik Pemkot, karena itu bisa menimbulkan masalah hukum. Kami akan koordinasi dengan RT, RW, dan LPMK setempat, serta meminta pendampingan kejaksaan,” jelasnya.

Selain itu, Eri menilai banyak penghuni Gedung Setan yang KTP-nya bukan dari wilayah tersebut.

“itu bisa digunakan apakah warga setuju digunakan Fasum atau apa ya kita nanti lihat aturannya dulu ya. Jangan sampai kita ambil langkah gak sesuai aturan karena yang sebagian besar warga di sana bukan pemilik KTP setempat. Kalau ditanya ini rumah siapa, malah tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Sebagai alternatif, Pemkot Surabaya menawarkan program rumah susun milik sendiri (rusunami) kepada warga yang sudah memiliki kemampuan ekonomi.

Rusunami ini ditawarkan dengan harga terjangkau agar warga dapat memiliki tempat tinggal layak secara mandiri.

“Makanya kita kerahkan dengan rusunami, kelompok kelompok warga yang sudah mulai bisa menggerakkan ekonominya maka diberikan rusunami milik sendiri tapi dengan harga murah. Makanya kita menghitung untuk itu,” pungkasnya.

Baca Juga: Ramai Candaan Admin Medsos, DPRD Sebut Tidak Tutupi Kerja Nyata Eri Cahyadi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.