Jumat, 04 Sep 2026 20:43 WIB

Ramai Candaan Admin Medsos, DPRD Sebut Tidak Tutupi Kerja Nyata Eri Cahyadi

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan

selalu.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menanggapi terkait insiden candaan tim admin media sosial Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang viral di Instagram. Menurut Eri Irawan, itu adalah murni kesalahan individu yang bersangkutan serta tidak mencerminkan karakter kepemimpinan Eri Cahyadi serta capaian kinerjanya, mulai dari perbaikan ribuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) hingga pembangunan infrastruktur, mulai dari pengendalian banjir sampai pengurai kemacetan.

Potongan video yang viral itu menampilkan percakapan seorang admin medsos yang tanpa sengaja terekam saat siaran langsung Instagram dijeda. Candaannya dalam bahasa Indonesia kurang-lebih, “Kalau ada hujan lagi, rekaman video bapak turun ke lapangan kita simpan aja. Nanti bisa diunggah lagi.”

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Ucapan itu sempat menuai pro-kontra dari warganet yang menilai kegiatan lapangan wali kota hanya pencitraan. Padahal, insiden percakapan terjadi justru ketika Eri Cahyadi berada di lapangan.

“Rasanya kok tidak adil jika ada kesalahan individu admin medsos yang di luar koordinasi dengan wali kota kemudian kita menyebut wali kota hanya pencitraan. Kepentingan politik mungkin menghasilkan debat dan framing tentang insiden itu, tapi hasil kerja yang dirasakan rakyat tak bisa menampik fakta bahwa kinerja Pemkot Surabaya sudah di jalur yang tepat, mulai dari penurunan kemiskinan, stunting, dan sebagainya,” ujar Eri Irawan.

“Lagipula sebenarnya banyak orang tahu, Pak Eri Cahyadi ini malah cenderung kerjanya teknokratis tanpa banyak sorotan kamera. Buat apa pencitraan, wong sudah dua periode jadi walikota dengan kepercayaan rakyat yang tinggi,” imbuhnya.

Eri mengatakan, kesalahan admin medsos pejabat publik bukan kali pertama terjadi. Beberapa admin medsos pejabat publik juga pernah melakukannya. “Terlepas dari itu semua, sikap anak muda admin medsos itu yang mau meminta maaf dan mengakui kesalahan adalah hal yang baik. Tinggal bagaimana kita dewasa menyikapinya dengan memberi maaf ke yang bersangkutan,” ujarnya.

“Anak muda dalam perjalanannya bisa jadi ada kesalahan dalam tindakan. Namun sejarah anak-anak muda adalah sejarah pembelajaran hidup. Kearifan datang dari sana. Kebijaksanaan muncul dari pengalaman pahit agar ke depan bisa semakin baik lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Eri Irawan menambahkan, kerja nyata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ke depan perlu terus didorong agar semakin membawa banyak kemaslahatan bagi publik Kota Pahlawan. Eri Irawan mencatat sejumlah capaian kinerja wali kota Surabaya, mulai dari perbaikan ribuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) hingga pembangunan infrastruktur, mulai dari pengendalian banjir sampai pengurai kemacetan.

“Kami memantau detil kinerja Pemkot Surabaya. Tentu belum sepenuhnya sempurna, tetapi sudah berada di jalur yang benar, bahkan sangat progresif,” ujar Eri kepada media, Minggu (2/11/2025).

Dia mencontohkan soal perbaikan Rutilahu dalam program “Dandan Omah”. Sejak diluncurkan Wali Kota Eri Cahyadi pada 2021, program Dandan Omah telah memperbaiki 9.500 rumah. Tahun 2025 memperbaiki 2.069 Rutilahu, dan pada 2026 dinaikkan menjadi 2.300 Rutilahu.

“Ini menunjukkan bagaimana kerja nyata dirasakan masyarakat miskin. Saya kemarin, misalnya, mengecek perbaikan rutilahu pengemudi becak yang selama ini beliau tidur di atas becaknya di depan sebuah masjid karena kondisi rumah tidak layak. Alhamdulillah, kini selesai direnovasi menjadi layak huni,” jelas Eri.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Eri juga mencontohkan bagaimana kinerja Wali Kota Eri Cahyadi dalam membereskan masalah pelebaran ruas Jalan Tambang Boyo-Pacar Keling yang diikuti dengan normalisasi sungai. “Kini kita melihat bagaimana kawasan tersebut semakin rapi. Tinggal evaluasi terkait rekayasa lalu lintasnya agar mobilitas tambah lancar,” ujarnya.

Demikian pula pengendalian banjir yang mendapat pembenahan dengan memperkuat integrasi antar-saluran, baik itu drainase perkampungan maupun skala kota, meskipun tentu semuanya dikerjakan bertahap sesuai kapasitas anggaran.

“Titik-titik langganan banjir sebagian sudah tidak lagi tergenang lama. Memang belum semua titik genangan teratasi, tapi sudah berkurang signifikan dari sekitar 400 titik banjir pada 2021 kini menjadi sekitar 190 titik,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.