Kamis, 05 Feb 2026 00:02 WIB

PT SIER Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Kolaborasi Strategis

PT SIER
PT SIER

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman, dalam rangka Mendukung Program Asta Cita Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto. Penandatanganan ini dilakukan sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan, yang telah ditetapkan menjadi program proritas utama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Penandatangan nota kesepahaman yang digelar di Kantor Kawasan Industri PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) pada, Jumat (6/12/2024) ini, dilakukan antara PT SIER dengan Polres Pasuruan Kota, Pemkab Pasuruan, PT Syngenta Indonesia, PT Cheil Jedang Indonesia dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN)-PG Kedawoeng.

Dalam penandatanganan itu, hadir langsung Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan Nurkholis, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono. Hadir pula Direktur Pemasaran dan Pengembangan Silvester PT SIER, Budi Agung dan Direktur Pemasaran PT SIER, Lusi Erniawati.

Sebelum penandatanganan, terlebih dulu dilakukan penananman jagung secara simbolis oleh Pj Bupati Pasuruan, Direktur Utama PT SIER, Kapolres Pasuruan Kota, dan sejumlah perwakilan perusahaan, Kepala Desa dan kelompok tani.

Dalam kesempatan itu, Nurkholis mengatakan, agenda penting saat ini adalah ketahanan energi dan ketahanan pangan. "Untuk ketahanan pangan, hari ini kita bisa menunjukkan pada Indonesia, tidak hanya Jawa Timur bahwa ada kolaborasi luar biasa, antara pihak pemerintah dan swasta dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Bapak Prabowo Subianto," kata Nurkholis.

Dia menegaskan, jika Pasuruan merupakan kabupaten yang luar biasa. Semua yang dibutuhkan untuk mendukung program makan bergizi gratis ada disini. Sebab di Pasuruan memiliki peternakan yang jumlahnya banyak dan ketersediaan susu yang juga sangat banyak.

"Hari ini adalah peristiwa yang luar biasa. Kelihatannya kecil dan banyak yang melakukan. Tapi sinergitas itu yang jarang dilakukan. Di Pasuruan sinergitas ini berjalan baik antara pemerintah dan pihak swasta," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara mengatakan, poin strategis dari kegiatan ini adalah adanya kolaborasi. "Beberapa tempat sudah melakukan. Tapi kolaborasinya tidak terasa begitu kuat seperti yang kita lakukan di kawasan industri PIER ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Davis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah terlibat mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan ini. Utamanya PT SIER yang telah menyediakan lahan untuk ditanami jagung.

"Lahan di PIER ini memanfaatkan ruang terbuka hijau sehingga memberi kemanfaatan untuk masyarakat. Untuk itu, percayalah jika kehadiran perusahaan pengelola kawasan industri milik negara ini memberikan kemanfaatan luar biasa. Jika nanti akan ada perluasan mari kita dukung bersama karena sudah jelas kemanfaatannya," ujar AKBP Davis.

Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas inisiatif Polres Pasuruan Kota, yang telah bersama-sama berkolaborasi untuk mewujudkan program ketahanan pangan.

"Mudah-mudahan lahan seluas 9,3 hektare yang kami siapkan di PIER ini hasil panen jagungnya bisa bagus. Sebab musimnya sekarang sangat tepat, yakni musim penghujan. Kami pengelola kawasan industri merasa bangga dan terima kasih bisa terlibat dalam program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan," katanya.

Direktur PT Syngenta Indonesia, Christian Bayu Putra mengatakan, perusahaannya sangat bangga bisa ikut terlibat dalam program ini. Dimana merupakan program negara yang harus didukung. Apalagi PT Syngenta yang merupakan perusahaan penyedia benih jagung unggul di Indonesia dan dunia.

"Kami telah menyiapkan kurang lebih 200 kilogram bibit jagung unggul untuk kebutuhan lahan seluas 10 hektar. Jenis bibit yang kami sediakan adalah bibit unggul atau terbaik. Kami berharap bantuan ini bisa mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Cheil Jedang Indonesia, Jems Tampi mengatakan, perusahaannya akan menyediakan pupuk untuk 10 hektare lahan jagung yang akan ditanam. Bantuan itu dilakukan sebanyak dua kali. Pertama saat vegetasi atau awal pertumbuhan dan kedua pada saat generative saat sudah ada pohonnya.

"Nanti akan ada dua kali bantuan, termasuk mendukung proses pemupukannya. Sebab ini bukan jenis pupuk yang ditanam, tapi pupuk yang disemprot. Nanti akan ada pendampingan dari kami. Semoga nanti setelah tiga bulan, panennya berhasil," tandasnya.

Baca Juga: SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).