Rabu, 22 Jul 2026 08:16 WIB

Hiasan Tematik Natal Semarakkan Sejumlah Jalan Pusat Kota Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Des 2024 16:37 WIB
Hiasan natal di Surabaya
Hiasan natal di Surabaya

selalu.id - Dalam semangat menyambut Hari Raya Natal bagi umat Kristiani, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercantik berbagai sudut kota dengan ornamen dan hiasan natal.

Ornamen khas Natal berwarna hijau dan merah kini dapat ditemukan di sejumlah lokasi strategis, termasuk halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Panglima Sudirman, Kota Lama, serta pedestrian di Jembatan Yos Sudarso hingga Jembatan Sawunggaling.

Keindahan dekorasi semakin terpancar saat malam tiba, ketika lampu warna-warni berbentuk pohon cemara menerangi kawasan tersebut.

Kehadiran hiasan seperti Sinterklas, kereta rusa, dan pohon cemara menjadi daya tarik yang memikat masyarakat. Banyak warga yang tak ragu untuk berpose di depan ornamen-ornamen indah tersebut, mengabadikan momen spesial yang hanya ada di waktu-waktu tertentu ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa pemasangan ornamen Natal merupakan wujud nyata dari toleransi antar umat beragama.

"Kami ingin setiap perayaan agama di kota ini dirayakan dengan cara yang sama. Baik saat perayaan umat Buddha, Hindu, dan Islam, kami selalu menghiasi kota ini untuk menciptakan atmosfer yang penuh toleransi dan keindahan," ungkapnya.

Eri Cahyadi menekankan pentingnya kota Surabaya sebagai contoh pluralisme yang menjunjung toleransi dan keberagaman.

"Kita ingin semua warga, terlepas dari suku dan agama, dapat merasakan bingkisan perayaan yang khas. Dengan hiasan yang indah, kami berharap setiap orang merasa betah berada di kota ini," tambahnya dengan penuh harapan.

Di bulan Desember ini, pemasangan ornamen Natal diharapkan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat seiring momen pergantian tahun yang kian dekat. Eri juga mendorong setiap pelaku usaha di kota ini untuk turut berpartisipasi dengan menggelar hiasan serupa.

"Mari bersama-sama memperkuat kerukunan antar umat beragama, suku, dan ras yang ada di Surabaya," tutupnya.

Sejak tahun 2022, tradisi menghiasi kota untuk merayakan beragam hari besar agama telah menjadi agenda rutin Pemkot Surabaya. Kegiatan ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga simbol persatuan yang akan terus dijaga demi terciptanya kedamaian di antara warganya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.