Minggu, 01 Feb 2026 20:50 WIB

Hiasan Tematik Natal Semarakkan Sejumlah Jalan Pusat Kota Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Des 2024 16:37 WIB
Hiasan natal di Surabaya
Hiasan natal di Surabaya

selalu.id - Dalam semangat menyambut Hari Raya Natal bagi umat Kristiani, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercantik berbagai sudut kota dengan ornamen dan hiasan natal.

Ornamen khas Natal berwarna hijau dan merah kini dapat ditemukan di sejumlah lokasi strategis, termasuk halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Panglima Sudirman, Kota Lama, serta pedestrian di Jembatan Yos Sudarso hingga Jembatan Sawunggaling.

Keindahan dekorasi semakin terpancar saat malam tiba, ketika lampu warna-warni berbentuk pohon cemara menerangi kawasan tersebut.

Kehadiran hiasan seperti Sinterklas, kereta rusa, dan pohon cemara menjadi daya tarik yang memikat masyarakat. Banyak warga yang tak ragu untuk berpose di depan ornamen-ornamen indah tersebut, mengabadikan momen spesial yang hanya ada di waktu-waktu tertentu ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa pemasangan ornamen Natal merupakan wujud nyata dari toleransi antar umat beragama.

"Kami ingin setiap perayaan agama di kota ini dirayakan dengan cara yang sama. Baik saat perayaan umat Buddha, Hindu, dan Islam, kami selalu menghiasi kota ini untuk menciptakan atmosfer yang penuh toleransi dan keindahan," ungkapnya.

Eri Cahyadi menekankan pentingnya kota Surabaya sebagai contoh pluralisme yang menjunjung toleransi dan keberagaman.

"Kita ingin semua warga, terlepas dari suku dan agama, dapat merasakan bingkisan perayaan yang khas. Dengan hiasan yang indah, kami berharap setiap orang merasa betah berada di kota ini," tambahnya dengan penuh harapan.

Di bulan Desember ini, pemasangan ornamen Natal diharapkan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat seiring momen pergantian tahun yang kian dekat. Eri juga mendorong setiap pelaku usaha di kota ini untuk turut berpartisipasi dengan menggelar hiasan serupa.

"Mari bersama-sama memperkuat kerukunan antar umat beragama, suku, dan ras yang ada di Surabaya," tutupnya.

Sejak tahun 2022, tradisi menghiasi kota untuk merayakan beragam hari besar agama telah menjadi agenda rutin Pemkot Surabaya. Kegiatan ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga simbol persatuan yang akan terus dijaga demi terciptanya kedamaian di antara warganya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.