Rabu, 04 Feb 2026 03:19 WIB

32 Mahasiswa Diamankan Usai Insiden Pembakaran di Kampus Unhas Makassar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Nov 2024 13:13 WIB
Mahasiswa lakukan pembakaran di Kampus
Mahasiswa lakukan pembakaran di Kampus

selalu.id - Aksi pembakaran dan perusakan yang melibatkan sejumlah fasilitas di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Jumat (29/11/2024) dini hari, berujung pada penangkapan 32 mahasiswa oleh aparat Polrestabes Makassar. Langkah ini diambil untuk menyelidiki keterkaitan para mahasiswa dengan insiden tersebut.

Pihak kepolisian bersama keamanan kampus melakukan penyisiran di area kampus pascakejadian. Dari hasil penyisiran, sebanyak 32 mahasiswa ditemukan di sekitar lokasi insiden dan langsung dibawa ke Polrestabes untuk dimintai keterangan.

Penangkapan ini bertujuan mengidentifikasi motif serta pihak yang bertanggung jawab dalam aksi vandalisme dan pembakaran.

Unit pers mahasiswa "Catatan Kaki" (Caka) Unhas merilis kronologi penangkapan melalui akun Instagram mereka. Disebutkan bahwa mahasiswa diamankan dari berbagai lokasi, termasuk Fakultas Ekonomi dan FISIP. Beberapa dari mereka diduga tidak terlibat kerusuhan namun tetap ditangkap.

Unding, salah satu mahasiswa yang ditahan, mengaku mengalami intimidasi selama proses pemeriksaan.

"Kami dipaksa memberikan keterangan tanpa surat resmi. Bahkan ponsel kami disita tanpa surat penggeledahan," ujarnya.

Aksi ini diduga dipicu oleh ketidakpuasan mahasiswa terhadap sanksi ringan berupa skorsing dua semester yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) Unhas kepada seorang dosen pelaku pelecehan seksual. Protes damai yang awalnya digelar mahasiswa berubah menjadi kerusuhan ketika sekelompok orang tak dikenal memicu kekacauan.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup serius, mulai dari kaca ruangan yang dipecahkan, coretan vandalisme di dinding, hingga pembakaran genset di gedung FIS. Kepala Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyayangkan tindakan anarkis tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk perusakan aset negara tidak dapat ditoleransi.

"Siapa pun yang melakukan tindakan tersebut harus bertanggung jawab. Kami selalu membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan masalah secara damai," tegasnya, Sabtu (30/11/2024).

Sementara itu, Kepala Sekretariat Rektor Unhas, Sawedi Muhammad, penangkapan dilakukan setelah aksi perusakan CCTV, pemukulan petugas keamanan, serta kerusakan di beberapa fakultas seperti FEB, FISIP, dan Hukum.

Saat ini, Polrestabes Makassar masih mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa 32 mahasiswa yang ditangkap dalam penyisiran.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.