Minggu, 25 Okt 2026 08:26 WIB

32 Mahasiswa Diamankan Usai Insiden Pembakaran di Kampus Unhas Makassar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Nov 2024 13:13 WIB
Mahasiswa lakukan pembakaran di Kampus
Mahasiswa lakukan pembakaran di Kampus

selalu.id - Aksi pembakaran dan perusakan yang melibatkan sejumlah fasilitas di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Jumat (29/11/2024) dini hari, berujung pada penangkapan 32 mahasiswa oleh aparat Polrestabes Makassar. Langkah ini diambil untuk menyelidiki keterkaitan para mahasiswa dengan insiden tersebut.

Pihak kepolisian bersama keamanan kampus melakukan penyisiran di area kampus pascakejadian. Dari hasil penyisiran, sebanyak 32 mahasiswa ditemukan di sekitar lokasi insiden dan langsung dibawa ke Polrestabes untuk dimintai keterangan.

Penangkapan ini bertujuan mengidentifikasi motif serta pihak yang bertanggung jawab dalam aksi vandalisme dan pembakaran.

Unit pers mahasiswa "Catatan Kaki" (Caka) Unhas merilis kronologi penangkapan melalui akun Instagram mereka. Disebutkan bahwa mahasiswa diamankan dari berbagai lokasi, termasuk Fakultas Ekonomi dan FISIP. Beberapa dari mereka diduga tidak terlibat kerusuhan namun tetap ditangkap.

Unding, salah satu mahasiswa yang ditahan, mengaku mengalami intimidasi selama proses pemeriksaan.

"Kami dipaksa memberikan keterangan tanpa surat resmi. Bahkan ponsel kami disita tanpa surat penggeledahan," ujarnya.

Aksi ini diduga dipicu oleh ketidakpuasan mahasiswa terhadap sanksi ringan berupa skorsing dua semester yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) Unhas kepada seorang dosen pelaku pelecehan seksual. Protes damai yang awalnya digelar mahasiswa berubah menjadi kerusuhan ketika sekelompok orang tak dikenal memicu kekacauan.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup serius, mulai dari kaca ruangan yang dipecahkan, coretan vandalisme di dinding, hingga pembakaran genset di gedung FIS. Kepala Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyayangkan tindakan anarkis tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk perusakan aset negara tidak dapat ditoleransi.

"Siapa pun yang melakukan tindakan tersebut harus bertanggung jawab. Kami selalu membuka ruang komunikasi untuk menyelesaikan masalah secara damai," tegasnya, Sabtu (30/11/2024).

Sementara itu, Kepala Sekretariat Rektor Unhas, Sawedi Muhammad, penangkapan dilakukan setelah aksi perusakan CCTV, pemukulan petugas keamanan, serta kerusakan di beberapa fakultas seperti FEB, FISIP, dan Hukum.

Saat ini, Polrestabes Makassar masih mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa 32 mahasiswa yang ditangkap dalam penyisiran.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.