Minggu, 01 Nov 2026 01:50 WIB

Cuaca Ekstrem, Puting Beliung Porak-porandakan Surabaya, Begini Penjelasan BMKG

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Nov 2024 18:41 WIB
Cuaca ekstrem
Cuaca ekstrem

selalu.id - Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Surabaya pada Jumat (29/11/2024) sore menjadikan beberapa kawasan di kota Pahlawan porak poranda dan mengakibatkan kerusakan signifikan.

Salah satunya yang terdampak parah adalah di Jalan Dharmahusada yang sempat juga menyebabkan munculnya fenomena puting beliung.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya, puting beliung tersebut hanya berlangsung singkat, dengan durasi tidak lebih dari 10 menit.

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Surabaya dipicu oleh terbentuknya awan Cumolonimbus (Cb), yang biasa menghasilkan cuaca ekstrem dalam durasi yang sangat singkat.

Ady menjelaskan adanaya sel awan Konvektif atau awan Cb ini dengan nilai reflektivitas yang cukup tinggi. Akibatnya, menimbulkan potensi puting beliung, hujan lebat di sertai angin kencang kilat atau petir.

“Puting beliung yang terjadi memang hanya berlangsung sekitar 10 menit, namun dampaknya cukup besar, termasuk pohon tumbang dan kerusakan pada bangunan,” kata Ady, saat dihubungi selalu.id.

Fenomena cuaca buruk ini menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai area, termasuk atap rumah yang terbang, pohon-pohon tumbang, serta gangguan pada jaringan listrik.

“Hujan deras disertai angin kencang merupakan hal yang lumrah terjadi disaat musim hujan seperti saat ini karena ketika monsun barat yang menandakan mulai memasuki musim penghujan, pertumbuhan awan Cb cukup itens,” jelasnya.

Parahnya lagi, puting beliung ini membuat gedung sekolah Nation Star Academy ikut porak poranda. Beberapa kaca gedung pecah akibat terpaan angin kencang, dan sejumlah pohon tumbang di area tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video juga terlihat pohon-pohon yang tumbang menimpa mobil-mobil yang sedang terparkir di sekitar sekolah, termasuk kendaraan milik para guru dan orang tua murid yang tengah menjemput anak mereka.

“Raya Dharmahusada Indah hujan disertai angin kencang. Gedung sekolah Nation Star Academy banyak kaca yg pecah dan pohon tumbang menimpa mobil-mobil guru serta mobil-mobil orang tua yg sedang menjemput,” tulis, salah satu akun di media sosial akun X @Wiragaksableng mengunggah video insiden itu.

“Gedung lantai 3 dekat lapangan (sekolah) hancur. Kena angin. Kena kaca ituloh mobil,” ujar pria yang merekam video itu

Baca Juga: Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.