Senin, 02 Feb 2026 05:13 WIB

Cuaca Ekstrem, Puting Beliung Porak-porandakan Surabaya, Begini Penjelasan BMKG

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Nov 2024 18:41 WIB
Cuaca ekstrem
Cuaca ekstrem

selalu.id - Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Surabaya pada Jumat (29/11/2024) sore menjadikan beberapa kawasan di kota Pahlawan porak poranda dan mengakibatkan kerusakan signifikan.

Salah satunya yang terdampak parah adalah di Jalan Dharmahusada yang sempat juga menyebabkan munculnya fenomena puting beliung.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya, puting beliung tersebut hanya berlangsung singkat, dengan durasi tidak lebih dari 10 menit.

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Surabaya dipicu oleh terbentuknya awan Cumolonimbus (Cb), yang biasa menghasilkan cuaca ekstrem dalam durasi yang sangat singkat.

Ady menjelaskan adanaya sel awan Konvektif atau awan Cb ini dengan nilai reflektivitas yang cukup tinggi. Akibatnya, menimbulkan potensi puting beliung, hujan lebat di sertai angin kencang kilat atau petir.

“Puting beliung yang terjadi memang hanya berlangsung sekitar 10 menit, namun dampaknya cukup besar, termasuk pohon tumbang dan kerusakan pada bangunan,” kata Ady, saat dihubungi selalu.id.

Fenomena cuaca buruk ini menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai area, termasuk atap rumah yang terbang, pohon-pohon tumbang, serta gangguan pada jaringan listrik.

“Hujan deras disertai angin kencang merupakan hal yang lumrah terjadi disaat musim hujan seperti saat ini karena ketika monsun barat yang menandakan mulai memasuki musim penghujan, pertumbuhan awan Cb cukup itens,” jelasnya.

Parahnya lagi, puting beliung ini membuat gedung sekolah Nation Star Academy ikut porak poranda. Beberapa kaca gedung pecah akibat terpaan angin kencang, dan sejumlah pohon tumbang di area tersebut.

Tak hanya itu, dalam rekaman video juga terlihat pohon-pohon yang tumbang menimpa mobil-mobil yang sedang terparkir di sekitar sekolah, termasuk kendaraan milik para guru dan orang tua murid yang tengah menjemput anak mereka.

“Raya Dharmahusada Indah hujan disertai angin kencang. Gedung sekolah Nation Star Academy banyak kaca yg pecah dan pohon tumbang menimpa mobil-mobil guru serta mobil-mobil orang tua yg sedang menjemput,” tulis, salah satu akun di media sosial akun X @Wiragaksableng mengunggah video insiden itu.

“Gedung lantai 3 dekat lapangan (sekolah) hancur. Kena angin. Kena kaca ituloh mobil,” ujar pria yang merekam video itu

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.