Sabtu, 06 Jun 2026 18:29 WIB

Proyek Rampung, Layanan Jantung RSUD Slamet Martodirdjo Terbengkalai

Alat kesehatan spesialistik MOT-HVAC
Alat kesehatan spesialistik MOT-HVAC

selalu.id - Hampir setahun setelah pembangunannya rampung, layanan penyakit jantung (kardiovaskular) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan, masih terbengkalai dan belum dapat dioperasikan.

Proyek pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cath Lab) dan pemasangan alat kesehatan spesialistik Modular Operating Theater dan Heating Ventilation Air Condition (MOT-HVAC) yang rampung akhir 2023, hingga kini belum dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah kendala menjadi penyebab tertundanya pengoperasian layanan jantung di RSUD Slamet Martodirdjo. Pembangunan Gedung Cath Lab yang rampung tidak sesuai jadwal menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, alat kesehatan spesialistik MOT-HVAC yang dibeli melalui metode e-purchasing juga belum dapat langsung digunakan.

Pembangunan fisik Gedung Cath Lab dan ruang kateterisasi jantung yang dikerjakan oleh CV. Artha Media Persada dengan anggaran sekitar Rp 1.807.272.800,00 dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo, diduga belum selesai hingga akhir Desember 2023.

Meskipun fisik gedung sudah rampung, Cath Lab baru dapat dioperasikan setelah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Proses pengurusan izin yang dilakukan oleh pihak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo ke Bapeten di Jakarta baru selesai pada April 2024.

Tertundanya pengoperasian layanan jantung di RSUD Slamet Martodirdjo menjadi sorotan publik. Pasalnya, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/MENKES/1341/2023, RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan untuk pelayanan jantung di wilayah se-Madura.

Salah satu sorotan yang muncul adalah mengenai pengadaan alat kesehatan spesialistik MOT-HVAC. Pihak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo diduga telah melakukan pembayaran kepada penyedia sebelum alat kesehatan tersebut terbukti dapat dioperasikan.

Meski telah dilakukan uji layak fungsi peralatan kesehatan tersebut pada awal 2024, yang juga dihadiri oleh pihak kejaksaan, seharusnya pembayaran dilakukan setelah alat kesehatan dapat digunakan.

Lantaran Bapeten sudah menerbitkan izin, alat kesehatan spesialistik MOT-HVAC layanan penyakit jantung RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo masih belum dapat dioperasikan. Informasi terbaru menyebutkan bahwa tertundanya pembukaan layanan jantung disebabkan oleh kendala teknis, yaitu listrik.

Terbengkalainya layanan jantung di RSUD Slamet Martodirdjo ini, menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat Pamekasan dan sekitarnya, yang membutuhkan akses terhadap layanan kesehatan jantung yang memadai.

Diharapkan pihak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo dapat segera menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi dan mengoperasikan layanan jantung secepatnya. Hal ini penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah se-Madura.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Proses Hukum Oknum Dai Tersangka Kekerasan Seksual di Pamekasan Berlanjut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.