Senin, 02 Feb 2026 03:00 WIB

Dapat Penghargaan Wira Adhiwasesa, Eri Cahyadi dan ITS Kolaborasi Bantu Pengeringan Ikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Nov 2024 17:41 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Calon tunggal Wali Kota Surabaya 2024, Eri Cahyadi mendapatkan penghargaan bergengsi ‘Wira Adhiwasesa’ di acara Dies Natalies ke-64 ITS yang digelar di Gedung Graha ITS Surabaya, Senin (11/11/2024).

Penghargaan ‘Wira Adhiwasesa’ dikenal sebagai simbol kepahlawanan yang diberikan karena dinilai berperan aktif dan memberikan dampak positif terhadap ITS serta masyarakat secara umum.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Rektor ITS, Bambang Pramujati, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Eri Cahyadi dalam memajukan almamater serta memberi manfaat bagi masyarakat luas. Ia dinilai berhasil membawa kemaslahatan melalui berbagai program pembangunan yang selaras dengan visi kampus ITS.

Eri yang juga merupakan Ketum Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) Jawa Timur, penghargaan ini menunjukkan bagaimana ITS selalu mendukung langkah-langkah yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Surabaya.

"Ini adalah penghargaan dari ITS, sebagai bentuk apresiasi atas upaya kita untuk selalu bermanfaat bagi masyarakat. Saya merasa bahagia, apa yang kita lakukan selama ini adalah untuk masyarakat, dan Alhamdulillah ITS menjadi bagian dari pembangunan masyarakat itu," ujar Eri.

Eri juga mengungkapkan rencana kolaborasi ITS dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun mendatang. Ia menyebut, pihaknya akan bekerja sama dengan ITS dalam membantu para nelayan mengatasi kendala pengeringan ikan saat musim hujan.

"Insyaallah di tahun depan kita juga akan bekerja sama dengan ITS, salah satunya dalam membantu nelayan untuk mengeringkan ikan. Jadi, ketika musim hujan, hasil tangkapan ikan tidak akan terpengaruh," jelasnya.

Oleh karena itu, Eri juga menyampaikan apresiasinya kepada ITS atas kemajuan teknologi yang terus dikembangkan untuk kesejahteraan warga Surabaya.

"Saya matur nuwun (terima kasih) karena kemajuan teknologi yang dikembangkan ITS ini sangat bermanfaat bagi warga dan Kota Surabaya. Semoga sinergi ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Eri turut mengenang peran dan dukungan Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya sebelumnya, dalam mengembangkan kerja sama antara Pemkot Surabaya dan ITS.

"Banyak ilmu dari beliau, Bu Tri Rismaharini, yang saya teruskan. Ada banyak ilmu dari beliau yang saya terapkan, dan dengan dukungan Bu Risma, ITS terus bergerak dan berkembang," kata Eri.

Eri berharap, pada usia ke-64 ini, ITS akan terus membawa dampak positif dan semakin memberikan manfaat bagi warga Kota Surabaya.

"Semoga di Dies Natalies ITS ke-64 ini, ITS bisa memberikan dampak yang luar biasa dan lebih bermanfaat lagi untuk warga Kota Surabaya," tutup.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Kembali Sabet Penghargaan Badan Publik Informatif, Skor Sempurna 99,45

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.