Jumat, 05 Jun 2026 21:33 WIB

Pemkot Mojokerto Kembali Sabet Penghargaan Badan Publik Informatif, Skor Sempurna 99,45

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali membuahkan hasil membanggakan dengan meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Awards 2025 dengan nilai 99,45.

Ini membuktikan komitmen besar Kota Mojokerto dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan. 

Baca Juga: Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur, Yunus Mansur Yasin kepada Kepala Dinas Kominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias yang hadir mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di ASTON Bojonegoro, Sabtu (29/11) malam. 

Rekor Konsisten: Setiap Tahun Berprestasi

Capaian ini menambah panjang deretan prestasi Kota Mojokerto dalam ajang KI Award, Sejak tahun 2021 Kota Mojokerto berhasil meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif.

Pada tahun 2022 Kota Mojokerto berhasil membawa pulang Tiga penghargaan sekaligus dalam Ajang KI Award, yakni sebagai Badan Publik Informatif, Badan Publik Mengumumkan Informasi Publik Terbaik, dan Pengelolaan & Pendokumentasian Informasi Publik Terbaik. 

Tak berhenti disitu, pada tahun 2023 Kota Mojokerto memboyong Empat penghargaan, diantaranya Peringkat 1 Badan Publik Informatif, Badan Publik Terfavorit, Kualitas Informatif Terbaik, serta Sarana dan Prasarana Terbaik. 

Sementara pada tahun 2024 Kota Mojokerto berhasil menjadi Peringkat 1 Badan Publik Informatif. Dan pada tahun 2025 Kota Mojokerto kembali mengukir prestasi dengan mendapat penghargaan Badan Publik Informatif dengan nilai 99,45.

Prestasi beruntun ini menunjukkan konsistensi Kota Mojokerto dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau.

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Wali Kota Mojokerto: “Keterbukaan informasi adalah hak masyarakat”

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti nyata bahwa pemerintah kota terus memperkuat budaya transparansi, dimana keterbukaan informasi adalah hak masyarakat. 

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah yang terus memperkuat layanan informasi. Bagi kami, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi hak masyarakat agar bisa ikut mengawasi dan berpartisipasi dalam pembangunan,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 

Dengan deretan penghargaan keterbukaan informasi yang didapat, PemerintahKota Mojokerto akan terus mengembangkan tata kelola informasi publik yang mudah diakses dan responsif.

“Kami akan terus berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang semakin terbuka, akuntabel, dan partisipatif. Masyarakat harus bisa mendapatkan informasi kapan pun mereka butuhkan,” tegasnya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

KI Jatim: Keterbukaan Adalah Kebutuhan, Bukan Sekadar Kewajiban

Sementara itu, Ketua KI Provinsi Jawa Timur, Edi Purwanto, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi kini menjadi kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan modern.

“Keterbukaan informasi bukan semata-mata kewajiban, tetapi kebutuhan. Kami ingin mendorong masyarakat terlibat aktif dalam proses pembangunan, mulai perencanaan hingga pertanggungjawaban, agar semua yang dikerjakan badan publik dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

KI Jatim sendiri telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ratusan badan publik di Jawa Timur, dan hasilnya 47 badan publik dinyatakan memperoleh predikat Informatif.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.