Selasa, 03 Feb 2026 15:31 WIB

Luluk Sindir Khofifah, Kasus Korupsi Jatim Terbanyak se-Indonesia

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Ditengah-tengah sesi Debat Publik Pilgub Jatim 2024 kedua, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Luluk Nur Hamidah dan Lukman Hakim mengusulkan kepemimpinan birokrasi yang 'CANTIQ', yaitu Cerdas, Amanah, dan Istiqomah.

Menurutnya, Jawa Timur membutuhkan birokrasi yang adaptif, transparan, inovatif, kompeten, serta anti-korupsi. Luluk pun menekankan pentingnya transparansi dan integritas di setiap lini pelayanan pemerintah.

"Birokrasi ini harusnya memecahkan masalah, bukan menjadi masalah. Birokrasi yang mengurus, bukan yang menjadi urusan," tegas Luluk dalam Debat Pilgub Jatim kedua, Minggu (3/11/2024) malam.

Saat berbicara mengenai persoalan Jatim, Luluk juga mengutip data Indonesian Corruption Watch (ICW) 2023 yang menyebutkan bahwa Jawa Timur mencatat kasus korupsi terbanyak di Indonesia. Untuk itu, Luluk dan Lukman juga berkomitmen menghadirkan birokrasi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

"Kami ingin memastikan nanti tidak ada lagi kantor pemerintahan yang digeledah atau kepala dinas yang jadi tersangka. Ini komitmen kami menghadapi kasus korupsi," jelas Artis Senayan ini saat ditemui selalu.id usai mengikuti Debat Publik Pilgub Jatim 2024.

Artinya, persoalan kasus korupsi di Jawa Timur ini merupakan kasus serius yang ada di tubuh Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Dimana, petahana Khofifah Indar Parawansa lah yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur pada periode 2019-2024 tersebut.

Secara tidak langsung Luluk juga menyindir Khofifah saat berada bersama dipanggung Debat Publik kedua tersebut. Seperti diketahui, Debat Publik Perdana Pilgub Jatim 2024, Luluk juga sempat menyindir paslon nomor urut 2 dengan menyebut angka kemiskinan Jatim paling tinggi se-Indonesia.

Kendati demikian, politisi PKB ini juga tak hanya bermodalkan ucapan saja. Mantan anggota DPR RI ini juga menunjukkan hal tersebut berdasarkan fakta dan data, khususnya data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut penduduk misikin di Jatim tertinggi di Indonesia.

Terkait itu, Luluk juga menegaskan, visi paslon nomor urut 1 ini untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Jawa Timur. Melalui model kepemimpinan yang mereka usung ini, Luluk berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Jawa Timur, bukan sekadar pencapaian di atas kertas.

Adapun beberapa kasus korupsi yang terjadi di Jawa Timur selama 5 tahun terakhir diantaranya sebagai berikut :

• Kasus korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) di Madura yang melibatkan Sahat Tua P. Simandjuntak, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019–2024. Sahat Tua P. Simandjuntak divonis 9 tahun penjara dalam kasus ini. 

• Kasus dugaan suap terkait pengalokasian anggaran bantuan keuangan Pemprov Jatim yang melibatkan Budi Setiawan, mantan Kepala BPKAD Provinsi Jatim. 

Seperti diketahui, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) juga tengah menangani sebanyak 93 kasus korupsi dengan 100 tersangka di sepanjang tahun 2024. 

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.