Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Debat Pilgub Ungkap Kekecewaan Kinerja Pemprov Jatim

Debat Pilgub Jatim
Debat Pilgub Jatim

selalu.id - Disesi ketiga acara 'Debat Publik Kedua Pilgub Jatim 2024', terkait bagaimana strategi penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana secara cepat tepat ? Paslon nomor urut 2 Cawagub Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, bahwa pihaknya bakal fokus mengenai rencana dan bantuan sosial untuk bencana, adalah fokus untuk bisa meringankan penderitaan korban bencana ada uang anggaran.

"Biaya tentunya tidak terduga, yang bisa adalah di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bisa segera memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Tapi biasanya di hari pertama pada saat terjadi bencana yang harus cepet itu ada titiknya sangat penting. Lalu begitu mereka mulai ada waktu untuk pengungsi tanya di tempat pengungsian seperti yang terjadi di yang ada di Terkena erupsi biasanya mereka kemudian bisa memilih untuk tinggal," paparnya.

Baca Juga: Legislator Jatim Dukung Ide Syarif Waja Bae Hubungkan Seni dan Peluang Ekonomi

Sementara itu, ditempat yang sama, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Lukmanul Hakim juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya dukungan dari pemerintah provinsi terhadap pesantren selama lima tahun terakhir. Dalam pernyataannya, Lukman menilai bahwa meskipun ada klaim tentang keberpihakan, realitasnya menunjukkan hal yang berbeda.

"Ada catatan sedikit bahwa sepanjang pemerintahan lima tahun kemarin terkait upaya keberpihakan kepada pesantren, tetapi nyatanya sampai saat ini belum ada pergub pesantren," ujar Lukman.

Baca Juga: Seniman Surabaya ini Punya Cara Pandang Berbeda Soal Hubungan DKS dan Pemkot

Lukman menambahkan bahwa kondisi ini membuat banyak pesantren di Jawa Timur mengalami kesulitan. Yang terjadi adalah banyak pesantren yang justru kasihan karena belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintahan provinsi. Dia menekankan pentingnya perhatian yang lebih besar dari pemerintah untuk membantu pesantren yang menjadi pilar penting dalam pendidikan agama dan karakter masyarakat.

Lukman menggarisbawahi perlunya regulasi yang jelas untuk mengatur pengelolaan pesantren. Dengan adanya regulasi seperti pergub, Lukman berharap pesantren bisa mendapatkan dukungan yang layak dari pemerintah, baik dalam bentuk anggaran maupun program pemberdayaan. Ia meyakini bahwa dukungan pemerintah yang lebih baik akan meningkatkan peran pesantren dalam masyarakat.

Baca Juga: Khofifah-Emil Siap Pimpin Jatim, Latihan Baris Berbaris Menuju Pelantikan

Lukmanul Khakim menegaskan komitmennya untuk menjadikan pesantren sebagai prioritas dalam program pemerintahannya jika terpilih. Dalam pandangannya, keberpihakan yang kuat terhadap pesantren akan menghasilkan generasi yang berakhlak dan berilmu, siap menghadapi tantangan zaman.

Melalui pernyataannya, Lukman mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya peran pesantren dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Jawa Timur. Dengan demikian, dia berharap bahwa pesantren tidak akan lagi merasa terabaikan dan dapat berkontribusi lebih maksimal bagi kemajuan daerah.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.