Rabu, 22 Jul 2026 03:02 WIB

Seniman Surabaya ini Punya Cara Pandang Berbeda Soal Hubungan DKS dan Pemkot

Syarif Waja Bae
Syarif Waja Bae

selalu.id - Seniman Surabaya Syarif Waja Bae punya cara pandang berbeda dalam melihat perkembangan wadah atau organisasi independen Dewan Kesenian Surabaya (DKS) yang seiring dan berkesinambungan dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Menurut pria yang saat ini menjabat sebagai Fungsionaris Departemen Film Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) ini, seniman seharusnya juga turut membantu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke pemerintahan setempat dalam hal ini Pemerintah Kota Surabaya melalui kegiatan-kegiatan yang diciptakan dengan mendatangkan massa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Pola pikir seperti ini yang harus kita kembangkan. Jadi semangatnya adalah berjalan beriringan serta berperan aktif dalam menyumbang PAD dan perekonomian di Surabaya," jelasnya.

Pria jebolan Teater Lingkar kampus Stikosa AWS ini memimpikan bahwa DKS dapat menjadi motor ide Pemkot bahwa Surabaya sebagai etalase Jawa Timur. Menurutnya banyak hal yang bisa dikerjakan oleh wadah berkumpulnya seniman Surabaya ini (DKS) untuk menjadikan Surabaya sebagai sumber informasi kesenian serta kebudayaan di Jawa Timur atau dalam istilahnya adalah miniatur kesenian dan kebudayaan Jawa Timur.

"Saya berharap kita bisa membantu semangat Pemkot menjadikan Surabaya sebagai etalase Jawa Timur, tentu sesuai dengan bidang yang kita geluti, yakni seni dan budaya. Kompleks Balai Pemuda memiliki lahan yang lumayan luas dan berada di pusat kota. Itu kita bisa manfaatkan dengan menggelar pembinaan kesenian dan kebudayaan bagi generasi muda termasuk menggelar berbagai pertunjukan dengan level internasional yang secara otomatis dapat mendatangkan wisatawan," imbuhnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Syarif mengajak seluruh seniman di Surabaya agar kompak dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya mengusung semangat untuk kemajuan berkesenian, berkebudayaan serta memberi manfaat bagi ekonomi masyarakat.

"Akan lebih indah jika kita (seniman) bahu membahu dan saling mendukung demi kemajuan perkembangan seni dan budaya di Surabaya dan Jawa Timur," pintanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Menyikapi kosongnya kepemimpinan Dewan Kesenian Surabaya, Syarif berharap kedepan dapat menentukan pemimpin yang mengayomi serta memiliki semangat yang saling mendukung dengan Pemerintah Kota Surabaya.

"Sebagai manusia yang mengedepankan cipta, rasa dan karsa, kita seharusnya bisa menciptakan iklim berkesenian dan berkebudayaan yang sejuk dan membangun," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.