Kamis, 04 Jun 2026 06:54 WIB

Seniman Surabaya ini Punya Cara Pandang Berbeda Soal Hubungan DKS dan Pemkot

Syarif Waja Bae
Syarif Waja Bae

selalu.id - Seniman Surabaya Syarif Waja Bae punya cara pandang berbeda dalam melihat perkembangan wadah atau organisasi independen Dewan Kesenian Surabaya (DKS) yang seiring dan berkesinambungan dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Menurut pria yang saat ini menjabat sebagai Fungsionaris Departemen Film Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) ini, seniman seharusnya juga turut membantu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke pemerintahan setempat dalam hal ini Pemerintah Kota Surabaya melalui kegiatan-kegiatan yang diciptakan dengan mendatangkan massa.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Pola pikir seperti ini yang harus kita kembangkan. Jadi semangatnya adalah berjalan beriringan serta berperan aktif dalam menyumbang PAD dan perekonomian di Surabaya," jelasnya.

Pria jebolan Teater Lingkar kampus Stikosa AWS ini memimpikan bahwa DKS dapat menjadi motor ide Pemkot bahwa Surabaya sebagai etalase Jawa Timur. Menurutnya banyak hal yang bisa dikerjakan oleh wadah berkumpulnya seniman Surabaya ini (DKS) untuk menjadikan Surabaya sebagai sumber informasi kesenian serta kebudayaan di Jawa Timur atau dalam istilahnya adalah miniatur kesenian dan kebudayaan Jawa Timur.

"Saya berharap kita bisa membantu semangat Pemkot menjadikan Surabaya sebagai etalase Jawa Timur, tentu sesuai dengan bidang yang kita geluti, yakni seni dan budaya. Kompleks Balai Pemuda memiliki lahan yang lumayan luas dan berada di pusat kota. Itu kita bisa manfaatkan dengan menggelar pembinaan kesenian dan kebudayaan bagi generasi muda termasuk menggelar berbagai pertunjukan dengan level internasional yang secara otomatis dapat mendatangkan wisatawan," imbuhnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Syarif mengajak seluruh seniman di Surabaya agar kompak dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya mengusung semangat untuk kemajuan berkesenian, berkebudayaan serta memberi manfaat bagi ekonomi masyarakat.

"Akan lebih indah jika kita (seniman) bahu membahu dan saling mendukung demi kemajuan perkembangan seni dan budaya di Surabaya dan Jawa Timur," pintanya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menyikapi kosongnya kepemimpinan Dewan Kesenian Surabaya, Syarif berharap kedepan dapat menentukan pemimpin yang mengayomi serta memiliki semangat yang saling mendukung dengan Pemerintah Kota Surabaya.

"Sebagai manusia yang mengedepankan cipta, rasa dan karsa, kita seharusnya bisa menciptakan iklim berkesenian dan berkebudayaan yang sejuk dan membangun," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.