Sabtu, 05 Sep 2026 17:49 WIB

Khofifah-Emil Siap Pimpin Jatim, Latihan Baris Berbaris Menuju Pelantikan

Khofifah-Emil latihan baris berbaris
Khofifah-Emil latihan baris berbaris

selalu.id – Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, menunjukkan kesiapan mereka memimpin Jawa Timur dengan mengikuti gladi bersih pelantikan di Monas, Jakarta.  Meskipun cuaca mendung dan gerimis sempat mengguyur kawasan Monas, semangat keduanya tak surut sedikitpun. 

Khofifah dan Emil kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam, seragam yang akan mereka kenakan pada pelantikan esok hari. Gladi bersih yang terbilang intensif ini mencakup berbagai hal, mulai dari simulasi penerapan SOP memasuki Istana Negara, sesi peregangan untuk menjaga stamina, hingga latihan baris berbaris yang cukup menantang. 

Puncaknya, para kepala daerah terpilih, termasuk Khofifah dan Emil, melakukan baris berbaris dari Monas menuju Istana Negara diiringi irama megah Marching Band Gita Abdi Praja IPDN.  Suasana khidmat namun penuh semangat terpancar dari seluruh peserta gladi bersih. "Bismillah, untuk pelantikan besok. Kami mohon doa restu agar semuanya berjalan lancar," ujar Khofifah dengan senyum ramah usai gladi bersih di Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Ia menambahkan bahwa persiapan PDUB (Pakaian Dinas Upacara Besar) telah rampung dan gladi bersih selama dua hari ini memberikan rasa percaya diri dalam menghadapi prosesi pelantikan.  Khofifah tampak tenang dan optimis,  menunjukkan kepemimpinan yang matang dan siap menghadapi tantangan.

Di Istana Negara, para kepala daerah terpilih menerima penjelasan teknis mengenai detail pelantikan.  Selain itu, imbauan penting disampaikan untuk menjaga stamina dan istirahat yang cukup agar tetap prima pada hari H.  "Hal-hal teknis sudah dijelaskan, jadi malam ini kami akan istirahat agar stamina tetap terjaga.  Besok kami mungkin akan berdiri cukup lama," jelas Khofifah.

Pelantikan kali ini berbeda dari sebelumnya karena dilakukan secara serentak.  Khofifah berharap semua kepala daerah terpilih mendapatkan kesempatan untuk bersalaman langsung dengan Presiden RI Prabowo Subianto.  "Mudah-mudahan kami semua mendapat kesempatan berjabat tangan dengan Bapak Presiden," harapnya.

Kesiapan Khofifah dan Emil tidak hanya berhenti pada pelantikan.  Usai dilantik, keduanya langsung tancap gas dengan agenda rapat koordinasi (rakor) bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dan seluruh Kepala Perangkat Daerah.  Rakor ini krusial untuk menyinkronkan program kerja dan memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.

"Besok siang, usai pelantikan, saya dan Mas Emil akan langsung rakor dengan Sekda dan Kepala Perangkat Daerah Jawa Timur.  Kita akan briefing hal-hal yang harus segera kita lakukan," tegas Khofifah. 

Ia menambahkan bahwa setelah rakor, dirinya akan berangkat ke Magelang untuk mengikuti pembekalan bersama kepala daerah terpilih lainnya di Akademi Militer Magelang, mulai tanggal 21 hingga 28 Februari 2025. Gladi bersih ini menjadi bukti nyata kesiapan Khofifah-Emil memimpin Jawa Timur. 

Komitmen mereka untuk segera bekerja dan membangun Jawa Timur terlihat jelas dari rangkaian kegiatan yang padat dan terencana dengan baik.  Semoga kepemimpinan mereka membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: Raih Suara Terbanyak, Khofifah-Emil Menang Mutlak di Pilgub Jatim 2024

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.