Senin, 02 Feb 2026 11:27 WIB

Terjunkan 780 Personel, Polisi Sterilisasi Ruangan Debat Pilgub Jatim 2024

Petugas nampak memeriksa ruangan debat pilgub
Petugas nampak memeriksa ruangan debat pilgub

selalu.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengerahkan sebanyak 780 personel untuk pengamanan debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024. Debat akan digelar di Grand City Convention Hall Surabaya.

"Jumlah personel yang dilibatkan pada pengamanan debat pilkada 2024 ini sebanyak 780 personel dari Polda Jatim dibantu personel dari Polrestabes Surabaya," terang AKBP Wibowo, Kabag Ops Polrestabes Surabaya, Minggu (3/11/2024) sore.

Baca Juga: Praktisi Digital Website ini Beberkan Optimasi Fotografi Pada Mesin Pencarian Google

Pengamanan debat ke 2 pilkada Jatim dibagi menjadi empat zona atau empat ring. Ring satu dilokasi debat, ring dua di transit, ring ketiga di area luar dan ring empat akses masuk menuju lokasi.

"Selain itu nanti sekitar pukul 17.00 WIB. Tim dari Jibom Gegana Satbrimob Polda Jatim, akan melaksanakan sterilisasi. Sterilisasi ini memastikan kegiatan debat pilkada Jatim 2024 berjalan aman dan lancar," tandasnya.

Sementara pelaksanaan debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024, akan dimulai pukul 19.30 WIB.

  • sementara itu, Polda Jatim melakukan sterilisasi dengan melibatkan Tim Gegana, Brimob dan K9 Ditsamapta, guna memastikan pelaksanaan debat dapat berjalan dengan lancar.

Total sebanyak 808 personel kepolisian diterjunkan untuk mengawal jalannya pelaksanaan debat yang gelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim. Pengamanan di debat kedua ini dibagi menjadi empat ring.

Baca Juga: Pelatihan public speaking KPU Jatim dan PFI Surabaya tekankan personal branding

Diantaranya, ring satu yang merupakan lokasi debat, ring dua ruang transit, ring tiga area liar dan ring empat akses masuk menuju ke lokasi debat.

Sebelum pelaksanaan debat ini, Tim Gegana Brimob, dan Ditsamapta Polda Jatim, melakukan sterilisasi di sejumlah tempat vital, diantaranya tempat utama yang digunakan di dalam untuk berlangsungnya acara debat tersebut.

Kasubden Jibom, Gegana Brimob, Polda Jatim, AKP Faisal Eko Suhermansyah mengatakan. Pelaksanaan sterilisasi di debat Pilgub kedua ini, ia menyisir tempat untuk mencari benda-benda yang mencurigakan, atau hal-hal yang dianggap membahayakan dalam acara tersebut.

Baca Juga: KPU Selenggarakan EVP 2024 'Indonesia's Simultaneous Regionnal Elections'

"Seperti benda-benda yang menyerupai bahan peledak dan lain sebagainya, ataupun rangkaian bom sekalipun," ungkapnya kepada selalu.id di Surabaya, Minggu (3/1/2024).

Personel yang dilibatkan dalam sterilisasi ini diantaranya, tim Jibom Gegana, tim Kimia Biologi dan Radio (KBRN) Gegana, Sat Brimob Polda Jatim dan tim K9 Ditsamapta Polda Jatim.

"Sejauh ini hasil pantauan kami tidak ada benda-benda yang mencurigakan, yang perlu kita amankan. Namun, tim kami juga masih tetap melaksanakan sterilisasi tersebut," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.