Jumat, 05 Jun 2026 14:11 WIB

APK Kotak Kosong Hilang, Diduga Oknum ASN Terlibat

Spanduk Kotak Kosong
Spanduk Kotak Kosong

selalu.id - Spanduk dan banner-banner yang berisikan seputar sosialisasi Kotak Kosong yang sebelumnya tertempel dibeberapa titik di kota Surabaya, diketahui hilang, disinyalir kuat ada dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penertibannya.

Diketahui, pihak Gerakan Coblos Kotak Kosong tengah menyebar pamflet selebaran, spanduk dan banner yang isinya mengenai sosialisasi seputar Kotak Kosong di Pilkada kota Surabaya 2024. Namun, tak berlangsung lama APK dari Gerakan Coblos Kotak Kosong yang tertempel dan terpasang ini hilang seketika.

Ketua Gerakan Coblos Kotak Kosong Harijono mengatakan, bahwa pihaknya sebelum melakukan sosialisasi, baik itu pemasangan spanduk maupun banner, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Harijono, untuk aturan yang telah ditetapkan oleh Bawaslu dan KPU memang tidak boleh melakukan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di area pertamanan atau area hijau kota Surabaya.

"Di acara sosialisasi coblos kotak kosong ini, kita mau menegakkan demokrasi. Karena partai ini sudah diborong oleh petahana. Dan karena itu demokrasi ini sudah mati," ungkap pentolan Gerakan Coblos Kotak Kosong ini kepada selalu.id di Surabaya, Selasa (29/10/2024).

Sementara itu, terkait dengan beberapa spanduk dan banner yang terpasang diketahui, lanjut Harijono menerangkan, telah dicopot paksa oleh para ASN. Meski pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawslu dan KPU, namun masih belum ada upaya tegas dari pihak Bawaslu maupun KPU.

Sementara, Humas Gerakan Coblos Kotak Kosong Diana Samar juga mengatakan, bahwa kotak kosong merupakan bentuk perlawanan untuk melawan arogansi partai, dimana ada 18 partai yang terlibat didalamnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya supaya tidak memilih untuk Golput. "Kotak Kosong sudah diberi ruang oleh KPU dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi, dan kami melakukannya sesuai dengan aturan yang berlaku," jelas Ketua Arek Suroboyo Bergerak ini.

Baca Juga: Kecewa Berat, KPU Surabaya Dinilai Gagal Sosialisasikan Kotak Kosong

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.