Rabu, 04 Feb 2026 13:23 WIB

APK Kotak Kosong Hilang, Diduga Oknum ASN Terlibat

Spanduk Kotak Kosong
Spanduk Kotak Kosong

selalu.id - Spanduk dan banner-banner yang berisikan seputar sosialisasi Kotak Kosong yang sebelumnya tertempel dibeberapa titik di kota Surabaya, diketahui hilang, disinyalir kuat ada dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penertibannya.

Diketahui, pihak Gerakan Coblos Kotak Kosong tengah menyebar pamflet selebaran, spanduk dan banner yang isinya mengenai sosialisasi seputar Kotak Kosong di Pilkada kota Surabaya 2024. Namun, tak berlangsung lama APK dari Gerakan Coblos Kotak Kosong yang tertempel dan terpasang ini hilang seketika.

Ketua Gerakan Coblos Kotak Kosong Harijono mengatakan, bahwa pihaknya sebelum melakukan sosialisasi, baik itu pemasangan spanduk maupun banner, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Harijono, untuk aturan yang telah ditetapkan oleh Bawaslu dan KPU memang tidak boleh melakukan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di area pertamanan atau area hijau kota Surabaya.

"Di acara sosialisasi coblos kotak kosong ini, kita mau menegakkan demokrasi. Karena partai ini sudah diborong oleh petahana. Dan karena itu demokrasi ini sudah mati," ungkap pentolan Gerakan Coblos Kotak Kosong ini kepada selalu.id di Surabaya, Selasa (29/10/2024).

Sementara itu, terkait dengan beberapa spanduk dan banner yang terpasang diketahui, lanjut Harijono menerangkan, telah dicopot paksa oleh para ASN. Meski pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawslu dan KPU, namun masih belum ada upaya tegas dari pihak Bawaslu maupun KPU.

Sementara, Humas Gerakan Coblos Kotak Kosong Diana Samar juga mengatakan, bahwa kotak kosong merupakan bentuk perlawanan untuk melawan arogansi partai, dimana ada 18 partai yang terlibat didalamnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya supaya tidak memilih untuk Golput. "Kotak Kosong sudah diberi ruang oleh KPU dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi, dan kami melakukannya sesuai dengan aturan yang berlaku," jelas Ketua Arek Suroboyo Bergerak ini.

Baca Juga: Kecewa Berat, KPU Surabaya Dinilai Gagal Sosialisasikan Kotak Kosong

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.