Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Risma-Gus Hans Dukung Kemandirian dan Kualitas Pesantren

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Okt 2024 12:37 WIB
Risma - Gus Hans
Risma - Gus Hans

selalu.id - Pasangan calon Pilgub Jawa Timur nomor urut tiga, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau Risma-Gus Hans melakukan Safari Pondok Pesantren dalam Rangka Hari Santri Nasiional ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan, Senin (21/10/2024) lalu.

Keduanya diterima oleh KH Fuad Habib Dimyati Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas Pacitan, yang didampingi KH Lukman Harist Dimyati, KH Abdillah Nawawi LC, dan Ibu Nyai Inayah Fuad, serta segenap pemangku (Ponpes) Tremas Pacitan.

Dalam kunjungan tersebut, Risma-Gus Hans membahas tentang kemandirian Pondok Pesantren yang sudah dijalankan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan.

KH Lukman Harist Dimyati pun menyambut baik dan mengungkapkan bahwa ponpesnya sudah melakukan kemandirian seperti membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Bahkan kami juga membantu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bergerak untuk membantu pengairan sawah-sawah di sekitar Ponpes," ungkap, KH Lukman Harist Dimyati.

Mendengar kemandiran ponpes tersebut, Risma pun mengapresiasi bahwa solusi Ponpes itu bisa membantu warga sekitar.

"Ini luar biasa karena dari Ponpes bisa keluar solusi untuk membantu Warga sekitar melalui Energi Baru dan Terbaharukan (EBT) yang hemat dan berwawawasan lingkungan," tutur Risma.

Dalan acara tersebut, Risma juga mendengar permasalahan yang sering terjadi di Ponpes Termas. Seperti  sungai disekitar ponpes yang sudah waktunya dikeruk karena sedimentasinya mengancam banjir bandang.

Namun terkendala perizinan dari Balai Besar dan keberadaan Pasir. Risma pun berjanji akan membantu permasalahan tersebut.

"Insya ALLAH saya akan bantu pak Kyai. Saat mrnjadi Walikota Surabaya dan Menteri Sosial, saya sudah terbiasa mengatasi masalah sedimentasi sungai dan normalisasi, serta berurusan dengan Balai Besar. Karena begitu banjir bandang, maka habis semua aset Waga," tutur Risma.

"Jika Allah menghendaki saya jadi pak Kyai, salah satu fokus utama saya itu membenahi pendidikan pesantren. Karena keberadaan pondok pesantren itu sangat penting, terutama di Jawa Timur. Tanpa keberadaan Ponpes-Ponpes ini, anak-anak kita tidak akan merasakan pendidikan yang layak. Ini yang musti diperhatikan," lanjut Risma terkait Hari Santri Nasional.

Pada kesempatan itu, Risma meminta doa supaya diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani takdirnya sebagai manusia biasa.

"Saya minta didoakan menjadi Pemimpin yang Adil. Serta didoakan sehat dan kuat menjalani proses ini," paparnya.

"Saya tidak pernah minta menjadi seorang Gubernur Pak Kyai. Karena itu berat. Waktu saya jadi Wali Kota dan Menteri dulu juga begitu. Berat, saya takut kalau tidak bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Namun seandainya mendapatkan Amanah itu, maka haruslah dijalankan sebaik-baiknya," ungkap Risma menambahkan.

Dan dilanjutkan doa dari pemangku Ponpes Tremas untuk bu Risma dikarunai yang terbaik bagi Jawa Timur. "Kursi ini, pernah diduduki Gus Dur, Pak SBY, dan Pak Jokowi, sekatang diduduki Bu  Risma," pungkas KH Fuad Habib Dimyati dengan tersenyum penuh makna.

Baca Juga: Hampir 4 Ribu TPS, Suara Risma-Gus Hans, Nol!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.