Rabu, 22 Jul 2026 08:27 WIB

Risma-Gus Hans Dukung Kemandirian dan Kualitas Pesantren

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Okt 2024 12:37 WIB
Risma - Gus Hans
Risma - Gus Hans

selalu.id - Pasangan calon Pilgub Jawa Timur nomor urut tiga, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau Risma-Gus Hans melakukan Safari Pondok Pesantren dalam Rangka Hari Santri Nasiional ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan, Senin (21/10/2024) lalu.

Keduanya diterima oleh KH Fuad Habib Dimyati Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas Pacitan, yang didampingi KH Lukman Harist Dimyati, KH Abdillah Nawawi LC, dan Ibu Nyai Inayah Fuad, serta segenap pemangku (Ponpes) Tremas Pacitan.

Dalam kunjungan tersebut, Risma-Gus Hans membahas tentang kemandirian Pondok Pesantren yang sudah dijalankan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan.

KH Lukman Harist Dimyati pun menyambut baik dan mengungkapkan bahwa ponpesnya sudah melakukan kemandirian seperti membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Bahkan kami juga membantu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bergerak untuk membantu pengairan sawah-sawah di sekitar Ponpes," ungkap, KH Lukman Harist Dimyati.

Mendengar kemandiran ponpes tersebut, Risma pun mengapresiasi bahwa solusi Ponpes itu bisa membantu warga sekitar.

"Ini luar biasa karena dari Ponpes bisa keluar solusi untuk membantu Warga sekitar melalui Energi Baru dan Terbaharukan (EBT) yang hemat dan berwawawasan lingkungan," tutur Risma.

Dalan acara tersebut, Risma juga mendengar permasalahan yang sering terjadi di Ponpes Termas. Seperti  sungai disekitar ponpes yang sudah waktunya dikeruk karena sedimentasinya mengancam banjir bandang.

Namun terkendala perizinan dari Balai Besar dan keberadaan Pasir. Risma pun berjanji akan membantu permasalahan tersebut.

"Insya ALLAH saya akan bantu pak Kyai. Saat mrnjadi Walikota Surabaya dan Menteri Sosial, saya sudah terbiasa mengatasi masalah sedimentasi sungai dan normalisasi, serta berurusan dengan Balai Besar. Karena begitu banjir bandang, maka habis semua aset Waga," tutur Risma.

"Jika Allah menghendaki saya jadi pak Kyai, salah satu fokus utama saya itu membenahi pendidikan pesantren. Karena keberadaan pondok pesantren itu sangat penting, terutama di Jawa Timur. Tanpa keberadaan Ponpes-Ponpes ini, anak-anak kita tidak akan merasakan pendidikan yang layak. Ini yang musti diperhatikan," lanjut Risma terkait Hari Santri Nasional.

Pada kesempatan itu, Risma meminta doa supaya diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani takdirnya sebagai manusia biasa.

"Saya minta didoakan menjadi Pemimpin yang Adil. Serta didoakan sehat dan kuat menjalani proses ini," paparnya.

"Saya tidak pernah minta menjadi seorang Gubernur Pak Kyai. Karena itu berat. Waktu saya jadi Wali Kota dan Menteri dulu juga begitu. Berat, saya takut kalau tidak bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Namun seandainya mendapatkan Amanah itu, maka haruslah dijalankan sebaik-baiknya," ungkap Risma menambahkan.

Dan dilanjutkan doa dari pemangku Ponpes Tremas untuk bu Risma dikarunai yang terbaik bagi Jawa Timur. "Kursi ini, pernah diduduki Gus Dur, Pak SBY, dan Pak Jokowi, sekatang diduduki Bu  Risma," pungkas KH Fuad Habib Dimyati dengan tersenyum penuh makna.

Baca Juga: Bangunan Asrama Putra Ambruk, Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Berusia Lebih dari Seabad

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.