Makan Gratis, Pemkot Surabaya Minta Evaluasi Variasi Menu dan Kemasan
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 23 Okt 2024 15:40 WIB
selalu.id - Pelaksanaan uji coba makan gratis bergizi untuk anak-anak sekolah di Surabaya diminta untuk dievaluasi terkait variasi menu dan kemasan makanan untuk anak-anak.
Evaluasi tersebut diungkapkan oleh Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani saat melakukan peninjauan pelaksanaan uji coba makan gratis berigizi di SD Negeri Wonorejo V/316, Jalan Tempel Sukorejo 1/55 pada Rabu, (23/10/2024)
Restu memastikan pelaksanaan uji coba makan gratis itu di Kota Pahlawan berjalan dengan lancar.
"Alhamdulilah di SDN Wonorejo V/316 ini, saya lihat sudah berjalan dengan lancar dan selalu diawasi oleh bapak dan ibu gurunya," ujarnya.
Menurutnya, upaya persiapan menyambut program serentak dari pemerintah pusat itu harus benar-benar berjalan setiap sekolah sudah memiliki Standart Operasional (SOP) pelaksanaan.
"Program ini harus berdampak karena sebagai salah satu upaya menuntaskan stunting dan menyambut generasi emas 2024. Kita persiapan mulai sekarang," tuturrnya.
Meski begitu, Restu Novi memberikan beberapa catatan sebagai bahan evaluasi kedepan terkait variasi menu makanan agar siswa tidak merasa bosan, serta pemenuhan gizi dalam setiap porsi makanan.
"Evaluasinya variasi menu dan kemasan agar bisa menarik perhatian anak-anak untuk makan. Meskipun menunya hanya telur dan ayam tapi kalau diolah secara kreatif pasti menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya.
Dirinya berharap, pelaksanaan uji coba makan gratis di Surabaya bisa menjadi bahan acuan untuk daerah lain, khususnya Jawa Timur (Jatim).
"Target kita setelah uji coba selesai pada November mendatang akan ada evaluasi lengkap terkait kondisi nyatanya seperti apa. Nantinya, hasil evaluasi itu akan kita laporkan untuk menjadi bahan pertimbangan pembuatan SOP pelaksanaan makan gratis bergizi," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Yusuf Masruh menekankan bahwa dalam pelaksanaan uji coba makan gratis juga harus berbasis edukasi karakter.
Artinya, setiap siswa dilibatkan untuk mengkoordinasi pembagian makanan hingga pengelolaan sampahnya.
"Makan gratis juga harus menanamkan karakter dan edukasi yang bertanggungjawab bagi anak. Bagaimana mereka mengawali makan dengan doa, membantu mendistribusikan makanan, membuang sampah usai makan. Sehingga kebiasaan ini akan terbentuk dan tetap dijalankan di luar sekolah," terang Yusuf.
Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-8353-makan-gratis-pemkot-surabaya-minta-evaluasi-variasi-menu-dan-kemasan
