Rabu, 04 Feb 2026 02:25 WIB

Makan Gratis, Pemkot Surabaya Minta Evaluasi Variasi Menu dan Kemasan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Okt 2024 15:40 WIB
Evaluasi menu makan siang gratis
Evaluasi menu makan siang gratis

selalu.id - Pelaksanaan uji coba makan gratis bergizi untuk anak-anak sekolah di Surabaya diminta untuk dievaluasi terkait variasi menu dan kemasan makanan untuk anak-anak.

Evaluasi tersebut diungkapkan oleh Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani saat melakukan peninjauan pelaksanaan uji coba makan gratis berigizi di SD Negeri Wonorejo V/316, Jalan Tempel Sukorejo 1/55 pada Rabu, (23/10/2024)

Restu memastikan pelaksanaan uji coba makan gratis itu di Kota Pahlawan berjalan dengan lancar.

"Alhamdulilah di SDN Wonorejo V/316 ini, saya lihat sudah berjalan dengan lancar dan selalu diawasi oleh bapak dan ibu gurunya," ujarnya.

Menurutnya,  upaya persiapan menyambut program serentak dari pemerintah pusat itu harus  benar-benar berjalan setiap sekolah sudah memiliki Standart Operasional (SOP) pelaksanaan.

"Program ini harus berdampak karena sebagai salah satu upaya menuntaskan stunting dan menyambut generasi emas 2024. Kita persiapan mulai sekarang," tuturrnya.

Meski begitu, Restu Novi memberikan beberapa catatan sebagai bahan evaluasi kedepan terkait variasi menu makanan agar siswa tidak merasa bosan, serta pemenuhan gizi dalam setiap porsi makanan.

"Evaluasinya variasi menu dan kemasan agar bisa menarik perhatian anak-anak untuk makan. Meskipun menunya hanya telur dan ayam tapi kalau diolah secara kreatif pasti menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan uji coba makan gratis di Surabaya bisa menjadi bahan acuan untuk daerah lain, khususnya Jawa Timur (Jatim).

"Target kita setelah uji coba selesai pada November mendatang akan ada evaluasi lengkap terkait kondisi nyatanya seperti apa. Nantinya, hasil evaluasi itu akan kita laporkan untuk menjadi bahan pertimbangan pembuatan SOP pelaksanaan makan gratis bergizi," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Yusuf Masruh menekankan bahwa dalam pelaksanaan uji coba makan gratis juga harus berbasis edukasi karakter.

Artinya, setiap siswa dilibatkan untuk mengkoordinasi pembagian makanan hingga pengelolaan sampahnya.

"Makan gratis juga harus menanamkan karakter dan edukasi yang bertanggungjawab bagi anak. Bagaimana mereka mengawali makan dengan doa, membantu mendistribusikan makanan, membuang sampah usai makan. Sehingga kebiasaan ini akan terbentuk dan tetap dijalankan di luar sekolah," terang Yusuf.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.