Kamis, 05 Feb 2026 06:10 WIB

Mesin Time Attack 2024 Pertama Kali Diselenggarakan di Surabaya oleh Mahasiswa ITS 

  • Penulis : selalu.id
  • | Minggu, 20 Okt 2024 14:36 WIB

Selalu.id - Di ajang Mesin Time Attack (META) 2024 yang di gelar di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Gresik Jawa Timur, para racer (pembalap) dihadapkan tantangan yang sulit. Pasalnya, para pembalap yang hadir di ajang META dituntut untuk mengejar kesempurnaan. 

Ketua Penyelenggara, Nathaniel Alvanni Wowiling mengatakan, bahwa 'Time Attack' sendiri bukanlah sekadar balapan biasa. Ini tentang mengejar kesempurnaan. "Setiap detik sangatlah berharga, setiap tikungan adalah tantangan bagi pembalap," terang Mahasiswa ITS ini kepada selalu.id di GBT, Sabtu (19/10/2024). 

Baca Juga: Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

Nathaniel juga menjelaskan, bahwa balapan ini membutuhkan kepresisian yang tinggi dalam melakukannya. Tujuan utamanya, lanjut ia mengatakan, untuk mencari waktu putaran tercepat. "Butuh kepresisian dan keahlian dalam balapan ini. Yaa, semua itu harus diperlihatkan di balapan ini," jelasnya. 

Baca Juga: Menteri Amran Apresiasi Inovasi Alumni ITS, Siap Terapkan di Pertanian

Menurutnya, balapan kali ini berbeda dengan balapan sebelumnya, dalam 'time attack' biasanya hanya ada satu mobil yang berada disirkuit pada satu waktu. Atau, jika ada beberapa mobil, mereka berada di sirkuit dengan jarak yang cukup untuk menghindari saling bersinggungan. 

Dalam balapan ini hanya ada 8 kategori kelas, yang pertama yakni kelas F1 mobil under 1300 cc, kelas F2 under 1500 cc, kelas F3 under 2000 cc, kelas F4 under 2400 cc. Sedangkan dua kategori lainnya masuk kelas R (roda penggerak belakang) diantaranya kelas R1 under 2000 cc, dan kelas R2 under 2500 cc. 

Baca Juga: Aktivis 98 Tolak Wacana Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto

"Total ada delapan kategori kelas. Dua diantaranya yakni kelas FFA (semua pengerak roda) dimana cc dari mobil itu melebihi kelas F dan R. Sedangkan kategori terakhir yaitu kelas mahasiwa (pengalaman)," imbuhnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).