Rabu, 16 Sep 2026 23:13 WIB

Mesin Time Attack 2024 Pertama Kali Diselenggarakan di Surabaya oleh Mahasiswa ITS 

  • Penulis : selalu.id
  • | Minggu, 20 Okt 2024 14:36 WIB

Selalu.id - Di ajang Mesin Time Attack (META) 2024 yang di gelar di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Gresik Jawa Timur, para racer (pembalap) dihadapkan tantangan yang sulit. Pasalnya, para pembalap yang hadir di ajang META dituntut untuk mengejar kesempurnaan. 

Ketua Penyelenggara, Nathaniel Alvanni Wowiling mengatakan, bahwa 'Time Attack' sendiri bukanlah sekadar balapan biasa. Ini tentang mengejar kesempurnaan. "Setiap detik sangatlah berharga, setiap tikungan adalah tantangan bagi pembalap," terang Mahasiswa ITS ini kepada selalu.id di GBT, Sabtu (19/10/2024). 

Baca Juga: Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

Nathaniel juga menjelaskan, bahwa balapan ini membutuhkan kepresisian yang tinggi dalam melakukannya. Tujuan utamanya, lanjut ia mengatakan, untuk mencari waktu putaran tercepat. "Butuh kepresisian dan keahlian dalam balapan ini. Yaa, semua itu harus diperlihatkan di balapan ini," jelasnya. 

Baca Juga: Menteri Amran Apresiasi Inovasi Alumni ITS, Siap Terapkan di Pertanian

Menurutnya, balapan kali ini berbeda dengan balapan sebelumnya, dalam 'time attack' biasanya hanya ada satu mobil yang berada disirkuit pada satu waktu. Atau, jika ada beberapa mobil, mereka berada di sirkuit dengan jarak yang cukup untuk menghindari saling bersinggungan. 

Dalam balapan ini hanya ada 8 kategori kelas, yang pertama yakni kelas F1 mobil under 1300 cc, kelas F2 under 1500 cc, kelas F3 under 2000 cc, kelas F4 under 2400 cc. Sedangkan dua kategori lainnya masuk kelas R (roda penggerak belakang) diantaranya kelas R1 under 2000 cc, dan kelas R2 under 2500 cc. 

Baca Juga: Aktivis 98 Tolak Wacana Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto

"Total ada delapan kategori kelas. Dua diantaranya yakni kelas FFA (semua pengerak roda) dimana cc dari mobil itu melebihi kelas F dan R. Sedangkan kategori terakhir yaitu kelas mahasiwa (pengalaman)," imbuhnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.