Minggu, 02 Agu 2026 18:21 WIB

Mesin Time Attack 2024 Pertama Kali Diselenggarakan di Surabaya oleh Mahasiswa ITS 

  • Penulis : selalu.id
  • | Minggu, 20 Okt 2024 14:36 WIB

Selalu.id - Di ajang Mesin Time Attack (META) 2024 yang di gelar di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Gresik Jawa Timur, para racer (pembalap) dihadapkan tantangan yang sulit. Pasalnya, para pembalap yang hadir di ajang META dituntut untuk mengejar kesempurnaan. 

Ketua Penyelenggara, Nathaniel Alvanni Wowiling mengatakan, bahwa 'Time Attack' sendiri bukanlah sekadar balapan biasa. Ini tentang mengejar kesempurnaan. "Setiap detik sangatlah berharga, setiap tikungan adalah tantangan bagi pembalap," terang Mahasiswa ITS ini kepada selalu.id di GBT, Sabtu (19/10/2024). 

Baca Juga: Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

Nathaniel juga menjelaskan, bahwa balapan ini membutuhkan kepresisian yang tinggi dalam melakukannya. Tujuan utamanya, lanjut ia mengatakan, untuk mencari waktu putaran tercepat. "Butuh kepresisian dan keahlian dalam balapan ini. Yaa, semua itu harus diperlihatkan di balapan ini," jelasnya. 

Baca Juga: Menteri Amran Apresiasi Inovasi Alumni ITS, Siap Terapkan di Pertanian

Menurutnya, balapan kali ini berbeda dengan balapan sebelumnya, dalam 'time attack' biasanya hanya ada satu mobil yang berada disirkuit pada satu waktu. Atau, jika ada beberapa mobil, mereka berada di sirkuit dengan jarak yang cukup untuk menghindari saling bersinggungan. 

Dalam balapan ini hanya ada 8 kategori kelas, yang pertama yakni kelas F1 mobil under 1300 cc, kelas F2 under 1500 cc, kelas F3 under 2000 cc, kelas F4 under 2400 cc. Sedangkan dua kategori lainnya masuk kelas R (roda penggerak belakang) diantaranya kelas R1 under 2000 cc, dan kelas R2 under 2500 cc. 

Baca Juga: Aktivis 98 Tolak Wacana Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto

"Total ada delapan kategori kelas. Dua diantaranya yakni kelas FFA (semua pengerak roda) dimana cc dari mobil itu melebihi kelas F dan R. Sedangkan kategori terakhir yaitu kelas mahasiwa (pengalaman)," imbuhnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 218 Penumpang Selamat, 4 Meninggal Dunia

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih bersiaga dan melanjutkan penyisiran di perairan utara Sumenep, Madura.

Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

Saat ini, fokus utama komunitas Arus Bawah PSHT adalah mendorong aparat segera menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Laut Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi

Operasi evakuasi ratusan penumpang masih berlangsung. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun penyebab pasti munculnya kobaran api.

Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Temuan di Graha Kota menjadi salah satu yang paling menonjol dalam operasi itu. Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak beroperasi sebagai toko vape.

Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Penyesuaian nominal tersebut dilakukan seiring dimulainya periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru.

Perketat Pengawasan Miras, Pemkab Sidoarjo Tutup Tiga Tempat Penjualan di KNV

Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan kepada petugas, izin usaha yang dimiliki hanya sebagai distributor, bukan untuk kegiatan penjualan ritel.