Jumat, 05 Jun 2026 01:25 WIB

Debat Perdana, KPU Surabaya Tak Kabulkan Permintaan Pendukung Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Okt 2024 14:28 WIB
Ketua KPU Surabaya Soeprayitno
Ketua KPU Surabaya Soeprayitno

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya tidak mengabulkan permintaan pendukung kotak kosong saat debat perdana Pilwali Surabaya, yang akan digelar di Dyandra Convention Center, pada Rabu (16/10/2024).

Ketua KPU Surabaya Soeprayitno mengaku sudah menerima audiensi dari pendukung kotak kosong yang tergabung dari LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Pihaknya tak bisa mengabulkan permintaan MAKI untuk menyediakan kursi kosong di panggung debat sebagai simbol kolom kosong.

“Itu tidak itu tidak diatur dalam regulasi, akhirnya kita bersurat ke KPU RI. Tentang adanya aspirasi tersebut. Kalau menilik dalam regulasi, yang dibunyikan itu pasangan calon. Paslon itu adalah yang diusulkan partai politik,” kata Nano sapaan akrabnya, di Kantor KPU Surabaya, Selasa (15/10/2024).

Nano juga menegaskan terkait pendukung kotak kosong boleh hadir atau tidak yang hanya diundang hanyalah sesuai regulasi KPU RI. Yakni, paslon, masing parpo, tim kemenangan kampanye paslon, dan para media.

“Tidak dibunyikan di regulasi, jadi yang harus temen temen media ketahui adalah, dalam menjalankan kerja kerja tahapan KPU itu juga diatur di peraturan KPU dan petunjuk teknis,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jawa Timur, Heru Satrio mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya sudah bertemu dengan Ketua KPU Surabaya untuk meminta adanya kursi kosong di debat Paslon Tunggal Pilkada Surabaya.

“Saya sampaikan terbuka ke mas Nano (Ketua KPU Surabaya) kalau ndak ada kursi kosong di atas panggung saya bubarkan debat publiknya. MAKI Jatim yang bubarkan,” kata Heru, saat dihubungi selalu.id, Selasa (15/10/2024).

Heru menegaskan permintaanya itu agar masyarakat melihat adanya demokrasi di Pilwali Surabaya meski hanya ada satu pason tunggal petahana yang mengikuti Pilkada serentak 2024.

“Artinya biar masyarakat melihat ini demokrasi yang memang diinginkan paslon bergambar,” tegasnya.

“Saya gak bicara kursi atau akan datang saya hanya bicara ke ketua KPU ada kursi di atas panggung, kalau itu tidak ada MAKI Jatim akan bubarkan debat publik masalah konsekuensi hukum urusan belakang,” pungkasnya.

Baca Juga: KPU Surabaya Mulai Verifikasi Surat PAW Almarhum Adi Sutarwijono

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.