Sabtu, 05 Sep 2026 19:05 WIB

Perkumpulan Guru Diniyah Nasional Nyatakan Dukung Risma-Gus Hans

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Okt 2024 18:04 WIB
Risma - Gus Hans
Risma - Gus Hans

selalu.id - Perkumpulan Guru Diniyah Nasional (PGDN) mendeklarasikan dukungan pasangan calon nomor urut tiga Risma-Gus Hans di konstetasi Pilgub Jatim, Rabu (9/10/2024).

Ratusan guru diniyah antusias mendukung Risma-Gus Hans. Mereka mengapresiasi kepemimpinan Risma yang dikenal peduli terhadap kesejahteraan masyarakat kecil serta fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan agama di madrasah diniyah.

Ketua PGDN Jawa Timur, Gus Samsul Khoiri, menyatakan bahwa pihaknya menilai pasangan Risma dan Gus Hans memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan, khususnya pendidikan agama.

"Yang pertama tentu terkait nasabnya, Bu Risma itu cicitnya pendiri NU. Kedua, rekam jejaknya jelas. Ketiga, dia Bu Risma pemimpin yang ikhlas dan bersih," tegas Gus Samsul.

Menurutnya, Risma telah membuktikan kepemimpinannya selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial. Sementara Gus Hans dikenal karena perannya di pondok pesantren besar di Jombang.

"Keduanya pasangan yang pas untuk memimpin Jawa Timur ke depan," cetus Gus Samsul.

Hal senada disampaikan Sekretaris PGDN Jawa Timur, Ayopri, SHI. "Bu Risma adalah pemimpin yang peduli terhadap wong cilik dan tangguh dalam memperjuangkan pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan di madrasah diniyah," ujar Ayopri.

Menurut dia, PGDN yang terdiri dari puluhan ribu guru diniyah tersebar di seluruh Jawa Timur dan berbagai wilayah Indonesia siap berjuang untuk memenangkan Risma dan Gus Hans di Pilgub Jatim 2024.

Risma, yang hadir sebagai tamu kehormatan, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa guru-guru diniyah memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa.

Risma berjanji untuk memperjuangkan hak-hak mereka, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan kapasitas.

"Guru diniyah adalah pilar penting dalam pendidikan karakter anak bangsa. Jika saya ditakdirkan memimpin Jawa Timur, saya akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan para Guru Diniyah," tegas Risma.

Risma juga mengingatkan bahaya yang dihadapi bangsa jika anak-anak tidak mendapatkan pendidikan agama yang memadai. Pengalamannya selama menjadi Wali Kota Surabaya dalam menangani anak-anak yang terlibat dalam masalah sosial seperti narkoba semakin memotivasinya untuk memperhatikan pendidikan agama.

"Saya sudah menginventarisasi berbagai masalah yang dihadapi madrasah, guru, dan para santri. Insya Allah, jika dipercaya memimpin, saya akan fokus pada peningkatan kesejahteraan, legalitas sekolah, insentif beasiswa, serta perbaikan infrastruktur," jelas Risma.

Gus Hans menambahkan bahwa dukungan nyata dari pemerintah diperlukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi guru diniyah. "Butuh tindakan afirmatif. Pemerintah harus hadir untuk membantu mereka," ujar Gus Hans.

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.